
Setelah itu Riko keluar menuju tempat kerjanya karena sudah ada janji temu dengan calon investornya .
sedangkan bibi melanjutkan acara masak memasaknya untuk makan malam nanti sambil sesekali menengok kedalam kamar Riko untuk mengecek keadaan nona nya yang sedang hamil.
Sekarang sudah jam 11 malam dan Riko baru sampai rumah ..... begitu masuk sudah ada BIbi yang menunggu kepulangan majikannya itu .
"Akh bibi masih belum tidur?" ucap Riko begitu sampai di ruang keluarga yang masih melihat bibi duduk sambil menonton TV.
"Akh mas Riko sudah pulang.... iya bibi takut non Beby butuh sesuatu kalau bibi tinggal tidur tapi mas Riko belum pulang mas.... mas Riko mau makan ?" jelas Bibi sambil menawarkan makan untuk majikannya itu.
"Tidak usah bi... Riko sudah makan di luar tadi.... apa Beby sempat bangun bi..?" tanya Riko sambil duduk di samping pengasuhnya itu.
"Nggak mas.... beberapa kali bibi ngecek ke kamar non Beby tidur dengan nyenyak malam ini.... mas harus lebih sabar yah dan jangan menyerah untuk mengambil hati non Beby ... bibi yakin suatu saat non akan cinta dan sayang sama mas Riko apalagi kan ada pengikat di antara kalian nanti ." ucap Bibi lembut memberi semangat moril kepada anak asuhnya itu.
"Hemmm...makasih Bi selalu ada di saat-saat tersulit Iko.... bibi nggak usah khawatir Iko akan selalu sabar dan Iko pun tahu cinta itu tak bisa di paksakan." balasnya dengan memberi senyum buat menenangkan bibi.
"Ya sudah bibi istrhat dulu...mas sana masuk ke kamar dan istrhat sudah larut malam ." pinta bibi lalu beranjak masuk ke kamarnya meninggalkan anak asuhnya sendiri.
Setelah melihat bibi masuk riko mengambil nafas dan merebahkan tubuhnya di sofa sambil memejamkan matanya sambil berfikir sampai kapan hubungan yach dengan beby begini apakah sampai anak mereka lahir nanti sikap anti pati Beby akan tetap ada .
__ADS_1
Tak terasa Riko terbawa tidur sampai teebangun karena mendengar suara ribut-ribut di dapur , Riko bangun untuk mengeceknya dan betapa terkejutnya ia melihat sang istri memanjat kursi untuk mengambil sesuatu di atas lemari.
Riko pun segera berlari ke arah sang istri dengan nafas yang ngos...ngosan dan detak jantung yang tak karuan Riko memegang kursi yang di naiki Beby sambil berkata.
"Apa yang kau cari Beb....hemmmm. ??? ayo turun sayang ini sayang berbahaya..." ucapnya penuh dengan penekanan sambilenhan amarah di dalam dadanya karena melihat kelakuan sang istri.
"Akh...Akh kau mengangetkan ku ....Ikh" balasnya dengan berkata jutek Beby turun mengikuti perintah sang suami.
"Hati-hati Beby." ucap Riko sambil memegang dan membantu Beby untuk turun.
Beby turun sambil merenggut karena kesal .... padahal ia lapar dan ingin makan mie seblak level iblis buatannya tapi tergganggu aksinya .
"Apakah kamu terbangun karena lapar sayang?" ucap Riko sambil menatap wajah sang istri.
"Hemmm... aku cuma mau ngemil mie seblak saja." balas Beby dengn acuh tak acuh .
"Ha...apa mie seblak??? sayang itu nggak sehat ....ngemil buah aja ya?" tawar Riko .
"Gak usah .... udah nggak pingin." ucapnya sambil bangkit dari kursi makan dan hendak pergi namin pergelangan tangannya di cekal Riko.
__ADS_1
"Apa pingin banget Hemmm." balas Riko
"Iya.... pingin mie seblak level iblis." ucapnya tanpa memandang wajah lanwan bicaranya .
"Beb ... itu terlalu pedas .... level normal saja ya.... kasian anak kita nanti yah sayang..." protes Riko sambil memwbri penawaran.
"Gak usah kalau gitu." balasnya dan langsung menepis tangan Riko yang masih menggenggam pergelangan tangannya itu.
"Okay...Okay kali ini Riko ngalah ..... siapa mau buat Riko atau bibi." ucap cepat Riko.
"Hemmm aku buat sendiri aja ." balas Beby dengan wajah cerianya yang membuat Riko terpana sejenak .
Dan lalu Beby sibuk membuat makanan yang ia inginkan dan Riko duduk di kursi meja makan sambil mengawasi dan menemani Beby makan nanti .
Tanpa menunggu waktu lama Mie seblak Level iblis pun siap untuk di santap dan dengan senyum yang selalu mengembang beby membawa hasil karyanya ke meja makan dan akan memakannya nanti.
"Hemmm akh bau yach enak dan harum sekali. " gumam Beby yang tak sabar untuk mencicipinya.
Riko yang melihat penampakan makanan yangengwrikan itu ada di hadapannya hanya bisa menahan amarahnya sambil mengepalkan tangannya ia bangkit untuk membuatkan beby susu hangat untuk memalisirkan rasa pedas dan panas di perut nanti .
__ADS_1