Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 21


__ADS_3

Riko pun order pizza dan pasta untuk beby... Biar cepat karena ingat beby belum makan dari istirahat sekolah tadi . Sambil menunggu pizza riko dan aril sibuk kembali main PS dan sedangkan beby sibuk membaca komik dengan rebahan dan kelamaan malah ketiduran .


Tak butuh waktu lama pizza dan pasta yang di pesan pun datang , segera saja aril menyerbu pizza karena sudah lapar sedangkan riko memindah kan pizza kedalam piring dan berniat untuk membangunkan beby tapi malah melihat pemandangan yang menggemaskan pun jadi tak tega dan membiarkan beby untuk tidur sebentar , dan riko ikut bergabung dengan aril untuk makan pizza .


Dering HP aril mengalihkan perhatian aril dari pizza di tangannya dan segera dia mengangkat telfonya yang ternyata dari ibunya . Yang menyuruh aril untuk segera pulang .


"hallo mah... Aril di riko ... Iya aril pulang mah." jawab aril sambil mematikan sambungan telefonnya dan memasukan HP di kantong celananya serta pamit pulang ke riko.


"iya hati-hati ril." balas riko sambil membereskan pizza yang tergeletak di atas karpet ruang tv .


Setelah aril pergi riko menghampiri beby yang masih tertidur dam membangunkannya dengan lembut .


"bebz bangun yuk makan dulu .. Pasta yach dingin nanti nggak enak ..." ucap riko sambil menyentuh pipi beby dengan lembut


" Hemmm ...iko iya beby bangun ini." balas beby dengan enggan membuka mata dan bangun dari rebahannya .


" ini akan dulu ... Apa mau di panaskan lagi pastanya ?" tanya riko sambil menyerahkan pasta kepada beby


"nggak usah akh kaya gini aja masih enak ko makasih ." jawab beby sambil mengedarkan pandangannya dari seluruh ruangan mencari keberadaan aril .


"aril sudah pulang tadi di telfon ibunya bebz." sanggah riko yang mengerti arah pandang beby .


"okh gitu ... Beby abis makan ini pulang juga ya ko." pinta beby kepada riko sambil mengunyah pastanya .

__ADS_1


"ya nanti jam 5 sore iko antar beby pulangnya yah ." balas riko dengan santai dan pergi ke kulkas untuk mengambil air minum untuk beby .


Beby pun terdiam dan lebih memilih untuk melanjutkan makan pastanya karena takut kalau membantah sekarang karena tidak ada yang membelanya .


dan dia pun berjanji pada dirinya sendiri besok-besok dia akan menghindari riko karena dia merasa sikap baik riko tidak seperti sahabat-sahabatnya di sekolah dan dia takut riko bertindak macam-macam .


"iko katanya maya dan trully mau dateng ko sudah lama beby di sini nggak nongol-nongol si maya ya.?" tanya beby sambil jalan menuju wastafel memcuci piring kotornya.


"maya tadi chat kalau dia nggak bisa dateng karena dady sugar ya ngajak ketemu." balas riko menjelaskan ke beby sambil menatap wajah beby yang cemberut.


Kalau beby yang dan riko sedang berbicara mengenai komik kesukaan mereka beda halnya di rumah beby yang dimana mimi lagi ngomel-ngomel anak gadis ya jam 2 siang belum pulang-pulang yang biasanya jam 12 siang sudah ada di rumah . Mana di telfon dan di chat tidak ada balasannya sama sekali, bikin mimi pusing .


"duh beby kemana sih jam segini belum pulang sekolah , perasaan dia nggak ada ngomong ada kegiatan atau mau pergi kemana dulu ma temannya deh ." dumel mimi sambil nonton film andini


Sampai jam 4 sore beby belum pulang juga malah bapaknya duluan yang sampai rumah .


"walaikumsalam .. Pak beby dari pagi belum pulang sekolah di telfon atau pun di chat nggak ada balasnya mimi jadi khawatir pak ?" balas mimi sambil nahan nangis


"tumben nggak kaya biasnya beby nggak ngasih kabar kalau ada kegiatan apa-apa ." ungkap bapak yang ikut cemas juga


"apa udah chat keni atau siti mi.." tanya bapak lagi


"ya allah pak mimi lupa ..hehehehe ." balas mimi sambil tersenyum malu

__ADS_1


"mungkin dia ke toko buku kaya biasanya bu nyari novel dan komik .. Kita tunggu aja sampai magrib kalau belum pulang juga bapak bakalan nyari beby ke rumah teman-temanya ." terang bapak berusaha menenangkan mimi .


"iya pak .. Mimi cuma khawatir aja pak semalam beby abis demam .... Belum sembuh benar takut sakit pak .." papar mimi menjelaskan


Bapak pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan sedangkan mimi membuatkan bapak teh hangat di lanjutkan memasak di dapur untuk makan malam nanti, sambil berdoa di dalam hatinya mudah - mudahkan beby cepat pulang dan pulang dalam keadaan sehat.( amin )


Balik lagi ke kostan riko ... Beby yang asik membaca komik tidak menyadari riko yang memperhatikannya dengan intes dan senyum yang terus terpatri di bibir indahnya .


" beby kenapa nggak mau jadi pacar iko.?" tanya iko penasaran


"masih kecil iko ... Bapak sama mimi selalu bilang ke beby kalau sekarang beby masih kecil hanya boleh belajar dan boleh punya banyak teman se banyak beby mampu berteman ." jelas beby tanpa menatap lawan bicaranya .


"iya iko nggak apa-apa ..asalkan beby punya temannya perempuan aja jangan sama lelaki ... Dan nggak boleh deket-deket dan memandang lelaki di luar sana okay." ucap riko bicara serius dengan beby


"loh ko pilih kasih gitu... Di sekolah kan beby punya banyak teman lelaki juga dan beby nggak mau membedakan mereka iko.." tolak beby sambil menatap tajam riko


"mulai sekarang karena iko teman dekat beby jadi beby nurut sama iko ... Dan tidak ada penolakan ." ucap tegas riko


" beby nggak suka sikap iko ." balas beby marah sambil membereskan buku komiknya dan siap untuk pulang


"mau kemana iko belum selesai bicara sama kamu bebz .. Duduk." pinta iko sambil mencekal pergelangan beby jangan lupa tatapan tajamnya


"nggak mau .. Beby nggak suka iko suka mengatur pertemanan beby dengan teman beby ... Iko cuma teman beby bukan orang tua beby ." kekek beby yang menolak ajakan riko

__ADS_1


"jangan sampai bikin iko marah bebz ." riko memberikan peringatan kepada beby


"bodo akh ... Kalau beby nggak mau ya nggak mau nggak usah maksa .. Lepas beby mau pulang ."beby memberontak dan mencoba melepaskan diri dari riko


__ADS_2