
Sedangkan di dalam aril cukup kesulitan mencari keberadaan riko butuh waktu sampai 15 menit untuk aril menemukan riko yang ternyata sedang duduk termenung di kazebo samping rumah .
" ko .... Lu ternyata ada di sini toh.... Angkat cewek lu sana ... Cewek lu tidur di mobil abis nangis gw bentak tadi .." ucap aril memberi tahu riko
" ko nangis sih ril ... Dan lu kenapa bentak beby?" tanya riko dengan bingung sambil berjalan keluar untuk mengangkat beby
"abisnya cewek lu cerewet banget .. Parahnya malah teriak di telinga gw ... Jadi gw reflek bentak dia ko ... Maafin gw ko " balas aril yang berusaha menjelaskan
" sudah nggak apa-apa ril ... Thanks yah sudah bawa beby kesini .. Lu bisa pulang besok gw telfon lu kalau gw butuh lu ... Gw pingin ngerayain ultah dia berdua aja sama gw " ucap riko menenangkan temannya itu
Begitu sampai di depan mobil aril riko segera membuka pintu mobil dan melihat beby yang tertidur dengan pulas riko pun tersenyum dan segera mengangkatnya untuk di bawa ke kamarnya .
Dengan perlahan riko membaringkan beby di tempat tidurnya dan menyelimuti tubuhnya setelah itu dia keluar dan menghampiri aril dan maya yang masih menunggunya di depan .
" makasih may lu pulang aja sama aril " pinta riko
" okay ... Gw titip beby dan tolong ko jangan sakiti dia apalagi sampai lu merusaknya " pinta maya yang memohon kepada riko
"lu tenang aja may ..beby aman sama gw dan gw nggak akan merusak masa depan beby , gw nggak sejahat itu may " balas riko dengan galaknya dan jangan lupa tatapan matanya yang menusuk itu
Aril dan maya pun pergi meninggalkan beby sama riko berdua di rumah riko yang cukup jauh dari keramaian kota . Setelah memastikan mobil aril keluar dari pekarangan riko berjalan ke gerbang dan menggemboknya agar beby tidak kabur setelah itu dia masuk ke dalam rumah dan menunggu kekasih hatinya bangun dari tidur siangnya .
Sambil menunggu beby riko melanjutkan melihat laporan keuangan cafenya yang beberapa bulan ini belum di cek karena terlalu fokus dengan pekerjaannya riko tak menyadari akan sosok cewek yang memperhatikannya dari sudut pintu kamar beby yang sempat di tempati . Karena rasa penasarannya beby menghampiri riko dan duduk di samping riko , riko pun terkejut dengan kehadiran beby yang menurutnya tiba-tiba itu.
"ekh.... Loh sudah bangun sayang hemm?" tanya riko sambil meletakkan leptopnya di meja dan memfokuskan pandangannya ke beby .
__ADS_1
"hemm ..."sahutnya sambil mengedarkan pangannya di sekitar ruangan itu
"ko beby ada di sini sih ??? Bukanya tadi beby pergi sama aril dan maya yah?? Sekarang maya dan aril kemana??" lanjut beby bertanya
"memang... Beby ke di sini karena yang mengantarkannya mereka dan mereka tentunya sudah pulang ke rumah sayang ." ucap riko dengan enteng sambil mencoba mengelus pipi beby tapi beby menghindar dan memundurkan duduknya agar tidak terlalu dekat
"ko pulang sih mereka ??? Terus beby gimana ??? Beby pulangnya gimana ??" tanya beby dengan raut mukanya yang kebingungan
"karena mereka sudah tidak punya kepentingan di sini sayang ... Dan siapa yan memberikan izin kamu untuk pulang sayang??? Kamu nggak akan pulang sampai besok" ucap riko menjelaskan dengan tatapan tajamnya karena menahan amarah atas penolakan beby tadi tapi masih mencoba bersabar
"ko... Beby lapar... Beby lum makan siang ini sudah sore ..." ucap beby untuk mengalihkan dari rasa takutnya
"lapar???? Beby mau makan apa???? Ayo iko buatin nasi goreng mau?" ajak riko ke dapur
"hemmm apa aja ..." balasnya dengan singkat
Setelah memastikan beby duduk dengan nyaman riko membuat nasi goreng dengan tenang dan fokus sedangkan beby edang berfikir untuk mencari cara bagaimana caranya dia bisa pulang dan tak berlama-lama di sini dengan riko yang cukup menakutkan melihat sosok yang sekarang dengan aura tegas dan tatapan matanya yang selalu menatap matanya dengan tatapan tajam dan angkuhnya .
"ekhm... Ekhm... Bebz...? hey... Hey " ucap riko yang berusaha memanggil beby tapi tidak mendapatkan respon dari beby yang sedang melamun
"ah iya apa ????"balas beby yanng terkejut karena melihat wajah riko yang begitu dekat dengan wajahnya
" nggak usah melamun sayang dan jangan berfikir kamu bisa kabur dari sini karena aku sudah memastikannya kalau kamu nggak akan bisa kabur dan lari dari sini untuk beberapa hari kedepannya ." jawab riko dengan penuh dengan penekanan
"ini makan nasi gorengnya .... Dan habiskan " lanjut titahnya yang tak terbantahkan
__ADS_1
"iiya... Beby bakan sekarang " balasnya dengan cepat dan memakannya dengan dim dan sekali-kali melirik ke arah riko
"nggak usah curi pandang bebz... Fokus sama makanannya " ucap riko dengan cuek
Beby yang merasa tertangkap basah pun malu dan tertunduk sambil menghabiskan makannya meskipun sebenarnya beby tak sanggup untuk menghabiskan ni goreng yang amat sangat banyak untuk porsi makannya .
" ko... Beby udah kenyang .... Udah yah makanya " pinta beby dengan takut-takut
"nggak boleh ada sisa sayang habiskan atau riko hukum???? Mau ???tanya riko
"nggak mau ... Ii,,iya beby habiskan " balasnya dengan cepat
"di tinggal riko sebulan aja kamu jadi kurus kering begini.... Kamu makan apa setiap harinya ????? Lagian pastinya kamu sudah puas dong yah selama riko pergi kamu bermainnya sayang " jawab riko yang sedikit mengungkit tingkah kekasihnya
Sedangkan beby hanya diam malas ataupun sebenarnya terlalu takut untuk menanggapi omongan dari riko yang sekarang dia berasa seperti penjahat atau bahkan seperti seorang istri yang tertangkap berselingkuh ... Ukhh sungguh beby sangat pusing untuk mengahadapi permasalahan ini yang dia kira dengan riko tak pernah muncul lagi di hadapannya selama 1 bulan ini sebuah kebebasan untuknya malah menjadi sebuah petaka buat dirinya . Beby sibuk dengan pemikirannya dan riko yang memperhatikan beby dengan diam .
Sedangkan di gerbang sekolah sahabat beby yang antara lain keni dan siti hanya terbengong dengan tingkah maya dan aril yang menyerat beby masuk ke mobil tanpa menghiraukan mereka berdua . Dan dengan bodohnya mereka bukannya membantu beby atau pun menghalangi mereka untuk membawa beby pergi mereka berdua malah hanya bisa bengong dan bau sadar begitu mobil yang membawa beby pergi jauh .
" sit... Ko kita dian aja yah... padahal jelas-jelas tadi beby nggak mau ikut mereka ." tanya siti dengan muka begonya
"iya ken siti juga bingung... Ko kita malah anteng-anteng aja malah jadi penonton doang...kasian beby pasti dia di bawa buat ketemu pacar pemaksanya itu" ungkap siti sambil menarik nafas dengan kasar
"iya sit... Kasian beby baru juga merasa terbebas malah sudah tertangkap lagi.." balas keni tak kalah frustasinya
"sudahlah ayo pulang aja ken .. Kita berdoa saja beby tidak kenapa-napa .." ajak siti
__ADS_1
"ayolah.... "sahut keni
Keni dan siti pun menyetop angkot dan langsung naik dan pulang bersama dengan perasaan tak tenang akan nasib sahabatnya itu. Namun mereka juga tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa berdoa untuk temannya itu .