
Di rumah Radit.
Melly membantu Nenek Randit turun dari mobil.
"Nek Nenek istirahat ke kamar yaa.."
Ujar Radit sambil membantu neneknya berjalan.
Lalu Radit berteriak memanggil Bi Ana.
Bi Ana adalah pengasuh Neneknya Radit.
"Bi..,Bi Ana?"
Lalu bi ana berlari menuju letak suara.
"Iya tuan ada apa?"
"Ini tolong anterin nenek ke kamarnya."
Kata Radit sambil memberikan neneknya pada bi Ana.
Bi Ana pun langsung mengantarkan neneknya Radit.
Di tempat lain Melly masuk ke rumah Radit dan melihat sekeliling isi rumah.
"Wahh ini rumah apa istana sihh? Geude bangettt.."
Gumam Melly sambil melihat sekeliling rumah.
Raditpun datang menghampiri Melly.
"Mell lagi ngapain?"
Tegur Radit mengagetkan Melly.
"Ehh Radit,nggak kok,cuman liat liat aja."
Ujar Melly dengan gugup.
"Oh iya nenek mana ?"
"Nenek sedang istirahat di kamarnya Mell."
"Oh yauda aku kalo gitu aku pamit pulang dulu yaa?"
"Lah ko buru buru sih,sini duduk dulu."
Radit memperslahkan Melly duduk di kursi.
__ADS_1
Mellypun duduk dan banyak mengobrol sampai sampai tidak ingat waktu.
Langit sudah Mulai gelap dan lalu turun hujan di barengi petir.
"Lah ko ujan ya?padahal udah mau pulang,gimana ini."
Ujar Melly sembari berjalan ke pintu melihat cuaca di luar.
Raditpun mengikuti langkah Melly.
"Duh ujan ya,keasyikan ngombrol sih jadi lupa waktu gini yaa."
Seru Radit sembari melihat air hujan.
"Yaudah Mell kamu nginep aja di sini,toh aku takut ada apa apa sama kamu kalo pulang ujan gini,mana udah malem lagi."
Radit menyuruh Melly menginap di rumahnya. Mellypun kebingungan,dia berfikir kalau dia maksain pulang nanti ada apa apa kan kasian ibunya pasti mengkhawatirkannya,akhirnya mellypun menginap di rumah Radit.
"Eumm apa aku gak ngerepotin kamu dit?"
"Ya nggak lah justru nenek bakalan seneng kalo ada kamu."
"Yaudah aku nginep satu hari di sini ya dit."
Raditpun langsung mengantar Melly ke kamar tamu.
"Kamu tidur di ruang tamu ya mell."
Kata Radit sembari menunjukan kamar untuk Melly.
"Yaudah aku pergi ke kamar dulu ya.".
Raditpun beranjak pergi dari hadapan Melly.
Melly memasuki kamar.
"Wah kamar tamu aja se indah ini,apa lagi kamar yang punya ini."
Melly pun langsung membaringkan tubuhnya di kasur.
"wahhh empuk banget dahh ini kasur kaya roti."
Ujar Melly sambil memejamkan matanya.
Melly pun tertidur lelap.
Suasana semakin malam semakin dingin. Mellypun menarik selimutnya menutupi tubuhnya.
Tiba tiba...
__ADS_1
Krekett...
Suara pintu kamar Melly terbuka.
Brruukk...
Seorang pria menjatuhkan tubuhnya ke kasur yang di tiduri Melly. Melly yang tidak menyadari ada orang lain dikamarnya tertidur sangat nyenyak.
Ayam berkokok sangat keras sampai Mellypun terbangun dari tidurnya. Melly dengan mata yang masih tertutup merasakan hal aneh.
"Aduh berat banget apaan sih ini."
Melly langsung membuka matanya.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA......."
BRAKKK...
DUAGGGG....
PLAKKKK...
Melly menampar dan menendang pria yang sedang tidur di sampingnya.
"SII...SIAPA KAMU?"
Tanya Melly dengan sangat emosi.
Pria itu lalu bangun dan berdiri.
"Aduhh...pinggang gue.."
Ujar pria yang ditendang oleh Melly.
Sontak melly ternganga melihat pria yang ada di hadapannya.
Pria itupun terlihat sangat kaget melihat wajah Melly.
Keduanya pun bedtediak barengan.
"KAAAUUUU!!!"
Teriak keduanya...
*Bersambung....................*
"Halo guys selamat membaca ya π₯°.."
"Terima kasih sudah membaca "MUSUHKU ADALAH JODOHKU"..
__ADS_1
" jangan lupa VOTE and LIKE ya Eh komen juga."
" I LOVE YOU ALLπππ"