
" Beb bantar kamu duduk di sini dulu ya...aku ambilkan air hangat dulu biar perutnya nggak sakit..okay." lanjutnya kepada sang istri Setelah berhasil mendudukkan Beby.
"Iya...jangan lama-lama ...isssssshhhh.... " ucapnya sambil mengringis menahan rasa sakit ngilu...ngilu gimna gitu.
Riko hanya menganggukkan kepala lalu bergegas ke keluar kamar menuju kamar bibi pengasuhnya untuk memastikan dugaannya benar.
"Tokkk..tokkk..bi...bibi." ucap Riko yang memanggil bibi
"Ceklek ....Ikh mas Iko ada apa mas.... ?" tanya bibi yang heran melihat wajah panik majikannya.
"Bi Beby kayanya mau melahirkan deh bi.... udah berasa sakit gitu perutnya di tambah keluar cairan kaya pipis di sela kakinya bi." ucap riko dengan panik dan khawatir.
"Waduh .... ayok den bawa nona ke rumah sakit sekarang ...." jawabnya langsung menarik tangan Riko untuk menuju ke kamarnya .
Begitu sampai di kamar bibi langsung melepaskan genggaman tangannya dan menuju Beby untuk membantu berjalan sedangkan riko mengambil dan membawa perlengkapan beby dan dede yang sudah di siapa kan jauh-jauh hari.
Mereka bertiga menuju rumah sakit mengunakan mobil yang mana beby di tengah Dengan bibi di sampingnya yang selalu menangkan sang nona dan ikut membantu mengelus perut non tanya Dengan sabar dan telaten .
Riko sendiri mencoba untuk fokus menyetir agar selamat sampai rumah sakit meski sebenarnya harap-harap cemas.
Sampai rumah sakit Beby langsung di bawa ke tempat UGD lalu langsung di pindahkan ke tempat bersalin sedangkan riko dan bibi di luar menunggu dengan harap-harap cemas .
dalam diamnya Riko hanya berdoa untuk keselamatan sang anak dan istri fak lupa bibi yang selalu mendampingi dan memberi semangat buat majikannya itu .
__ADS_1
Tak lama terdengar suara tangis bayi yang mana membuat Riko sujud syukur karena sang anak lahir dengan selamat mesti belum tahu keadaan sang istri.
"Selamat mas dede ya sudah lahir." ucap bibi dengan mata berkaca-kaca bibi memeluk anak asuhnya itu dengan rasa bahagia .
" Makasih bi...makasih selalu ada buat Riko dan Beby." balas riko tak kalah erat membalas pelukan pengasuhnya itu Dengan air mata yang berlinang .
perawat pun keluar untuk memanggil Riko agar masuk dan mengadzani sang anak lalu Setelah nya langsung menuju sang istri yang sedang terlelap karena lelah habis melahirkan anaknya gitu mengecup kening Dengan sayang dan mengucapakan terimakasih dan kata cinta sebelum keluar kembali.
Sekarang Riko,Bibi dan Beby ada di ruangan perawatan Beby yang mana tadi sudah di pindahkan sambil menunggu sang anak di antar kan ke kamar Riko mengechat kedua orang tua dan mertuanya memberikan kabar kalau Beby sudah melahirkan dan mereka di karuniai anak lelaki yang tanpan tidak lupa juga memberi kabar kepada kedua sahabatnya juga Meta dan Aril.
Dan sekarang semua keluarga sudah berkumpul termasuk mba rika dan kedua sahabatnya Sedangkan bibi pulang ke apartemennya untuk istrhat karena semalaman tidak tidur .Beby sedang makan karena merasa sangat lapar tenaganya berasa terkuras habis di tambah tadi sempat menyusui sang anak sebelum keluarga nya pada dateng .
"Wah cucu mamah jagoan lagi.... mana ganteng banget ini." ucap mamah Riko yang heboh sambil menggendong sang cucu.
"Bukan lokal mi..tapi interlokal kali masuk nya." jawab Meta meralat ucapan mimi.
"iya itu yang campur...campuran gitu....Riko kan cina-cina gitu kalau beby kan pribumi di. campur jadi campuran." ucap mimi
" Blasteran mi." ucap mamah
" nah betul itu maksud mimi....sudah ngomongnya." balasnya
Dan semua sekarang paham maksud mimi dan hanya senyum tuk menanggapinya sedangkan bapak melah duduk anteng sambil memperhatikan anak perempuannya yang sedang di suapi makan oleh sang suami.
__ADS_1
"Ko anak kamu mau di kasih nama siapa??" tanya mba rika penasaran
"Siapa ya... Beb kamu punya ide nama buat dede.?" tanya Riko kepada istrinya
"Nggak ada." ucapnya
" Apa boleh Iko yang kasih nama dede hem." ucapnya meminta izin sang istri
"hem." balasnya .
"Gimana kalau aku kasih nama Muhammad Azhaf
Pratama Putra hem apa kamu suka ." tanya Riko
"Wah keren itu." celetuk Meta
"Iya mama suka " ucap mamah dengan senyum bahagianya .
dan yang lainnya setuju dengan nama itu dan Beby pun ikut setuju karena nama putranya sungguh gagah dan menghilangkan identitas islaminya.
"Aku suka dan setuju Mas." ucap beby Dengan senyum tulusnya .
Dan mereka pun senang dan larut dalam kebagian yang Mereka dapatkan . Kehadiran anggota keluarga baru yang membuat perhatian mereka tertuju kepada sang dede yang di beri nama "Muhammad Azhaf Pratama Putra."
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸TAMAT🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸