Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 119


__ADS_3

"Tapi janji kan tidak akan melakukan ITU ?" tanya yah dengan gugup.


"Iya janji sayang." balasnya dengan tersenyum .


"tapi pakai kolor yah .... Beby risih please " pintanya dengan tatapan memohonnya .


Riko yang melihat tatapan memohon sang istri pun tidak tega dan mengiyakan permintaan sang istri , dengan ogah-ogahan Riko mengambil dan memakai kembali bokser nya dan memulai mandinya dengan sang istrinya meski tak jarang Riko yang sering mencuri curi kesempatan untuk mencium dan meremas jika dia merasa gemas dengan bagian tubuh sang istri yang justru bikin Beby teriak atau pun ngomel dengan kelakuan sang suami .


Acara ritual mandi yang seharusnya memakan waktu singkat ini harus memakan waktu 1 jam karena ulah sang suami dan Beby hanya bisa mendesah dan membatin saja setidaknya tidak melakukan itu dulu pikir Beby karena ia masih belum siap untuk kehilangan hal berharganya


itu .


Sekarang mereka sedang makan malam berdua di apartemen yang cukup luas dan mewah itu . Dengan diam dan cuek Beby menikmati makan malamnya tanpa menghiraukan tatapan sang suami yang selalu mencuri pandang dengannya itu.


Setelah selesai makan malam kini mereka beralih duduk di ruang keluarga yang terdapat TV untuk menunggu waktu untuk tidur .yang dimana riko yang sedang duduk sambil memeluk Beby yang sedang menikmati nonton drakor kesayangannya itu.


" Besok aku akan berangkat ke kampus dan selama aku di kampus kamu akan di apartemen dan di temani meta ." ucap Riko memberi tahu sang istri sambil membelai rambut Beby dengan sayang .


"Hem ". ucap beby acuh .


"dan jangan coba-coba kamu keluar karena di luar ada pengawal yang kan selalu berjaga di depan pintu." lanjutnya.


"Hem."ucapnya masih acuh

__ADS_1


"Dan semua cemilan kesukaan mu sudah tersedia serta jangan melakukan pekerjaan apa pun sayang karena sudah ada ART yang akan mengerjakannya ... Apa kamu mengerti." tanya Riko lagi mencoba membangun komunikasi dengan sang istri .


"Hem ." balas lagi sang istri dengan singkat dan mata yang masih fokus dengan drakor di tv yang mana membuat Riko emosi dan langsung mematikan tv dan bangun dari duduknya serta mengajak sang istri ke kamar dengan sedikit menyeretnya .


"IKh apaan sih ko malah di matiin Tv nya mana lagi seru lagi ... Dan kenapa membawa ku ke dalam kamar Iko?" protes Beby dengan sedikit berontak .


Namun Riko tak menghiraukan akan protes sang istri dan menggenggam erat di tangan Beby lebih erat lagi menyebabkan rasa sakit di pergelangan tangan beby sambil meringis Beby berteriak minta di lepaskan oleh Beby namun tidak di pedulikan karena Riko yang sedang terpancing emosi .


"LEPASKAN!!!!"


Setelah berada di dalam kamar Riko langsung menghempaskan sang istri ke tempat tidur begitu saja dan cukup keras sehingga membuat sang istri terjatuh terjerembab di tempat tidur dan Riko langsung mengunci pintu kamar .


Beby yang melihat itu pun panik langsung berusaha bangkit dari tempat tidur dan menghampiri sang suami yang masih berdiri sambil mengantongi kunci kamarnya ke dalam saku celana yang di kenakan sang suami .


"Memang kenapa kalau suami mu ini mengunci pintu ." Riko malah berbalik tanya ke pada Beby sambil menekankan kata "SUAMI".


"Ya nggak bisa gitu dong ... Kenapa mesti di kunci ? Buka akh ." pinta Beby.


"Gak ... Gak akan Aku buka sebelum kamu menurut perintah suam dan tidak mengacuhkan suami lagi ." Balas Riko sambil menarik pinggang Beby dan memeluk Erat sabil menikmati wajah sang istri .


"Lah kapan Aku mengacuhkan mu ????" tanya Beby dengan wajah bingungnya sambil menahan dada Riko dengan kedua tangannya yang menempel di dada .


"Kamu lupa apa pura - pura lupa hem?" ucap Riko sambil berjalan perlahan menggiring sang istri ke tempat tidur.

__ADS_1


"Aku nggak pernah mengacuhkan mu ko? Please jangan gini aku nggak nyaman ." ucapnya sambil terbata -bata .


Riko yang melihat sang istri gugup dan mulai panik makin menyukainya dan Riko mulai aksinya lagi dan mencuri cium di bibir manis sang istri .


"Cup...Cup... Di ruang Tv sayang kalau kamu lupa kamu terlalu fokus dengan drama korea ke timbang dengan suami mu sendiri ."jelas Riko kepada sang istri.


"Kan aku sudah jawab ko mesti singkat dan yang penting aku mendengarkan semua ucapan mu tadi ." ucap beby membela diri .


"Tetap saja kamu sudah mendua kan aku sayang dan aku nggak suka ." ujarnya dengan tatapan tajamnya Riko langsung mengigit baha sang istri .


" Agh sakit ko hik..hik.. " ucap beby


"sakit ...? Kmu bilang ini sakit ??? Ini nggak sebanding rasa sakitnya sayang dengan apa yang hati aku rasakan ." Balas Riko dan mengigit bagu tengkuk leher Beby dengan keras melampiaskan rasa sakit dan tak nyaman di hati .


"Agh... Sakit ko ampun .. Hik..hik.. Berhenti please aku nggak akan mengulanginya lagi ." ucap beby dengan cepat dan panik saat Riko menggigitnya lagi .


Setelah mendengarkan penuturan sang istri Riko melepaskan gigitnya dan memandang wajah sang istri untuk melihat keseriusan setiap katanya dan setelahnya Riko mencium luka bekas gigitnya tadi dengan sayang dan lembut .


CUP


CUP


"

__ADS_1


__ADS_2