
dengan wajah pucat karna takut di marahi oleh majikannya pun terus berjalan.
"Ya Allah kenapa engkau mengujiku seperti ini,sekarang aku harus bagaimana lagi,jika sekarang di pecat mungkin aku tidak akan mempunyai pekerjaan lagi.". Melli membatin.
Sepanjang jalan Melli memikirkan bagaimana agar dia tidak di pecat. Lalu meli melihat ponselnya.
"Bagaimana kalau aku gadaikan saja ponsel ini,nanti kalau aku sudah punya uang aku tebus ponselnya." Kata Melli sembari berjalan.
Melli langgsung bergegas pergi untuk menggadaikan ponselnya.
Matahari mulai naik Melli menjalankan aktifitas seperti biasana berkeliling menjual jus.
Berbeda dari hari hari biasanya hari ini dagangan Melli laku habis dengan kilat. Melli pun langsung menyetorkan hasil daganannya.
"Ahh untung saja sekarang jusnya laku dengan cepat,jadi aku bisa jalan jalan menikmati indahnya sore hari di sini." Ujar Melli sambil mengangkat tangan nya ke atas meluruskan pinggangnya.
Tit..tit...tit....
Suara klakson karna Melli berjalan di tengah jalan.
Brukk..
__ADS_1
Melli pun terjatuh dan tangannya terluka mengenai aspal. Tiba tiba seorang wanita keluar dari dalam mobil yang menabrak Melli.
"Ya ampun... maafkan saya mbak,tadi saya sedang melamun,mari saya bantu." Kata wanita itu sembari menyodorkan tangannya membantu Melli berdiri.
"Aduh.. aduh.., maafkan saya mbak saya tidak lihat ada mobil tadi." Ujar Melli sambil berdiri.
"Eh.. kamu Melli kan? anaknya Bu Suri?" kata wanita itu seperti mengenal Melli.
"Iya,saya Melli,kamu bukannya Anita ya?" Melli pun seperti mengenal wanita itu.
"Iya mell aku Anita."
"Ehh mell kamu gppkan? apa perlu kita ke rumah sakit?" kata Anita sambil melihat lihat tubuh Melli yang luka.
"Aku gpp ko nit,ini luka kecil pake obat merah aja nanti sembuh." Ujar Melli menunjuk tangannya yang luka.
Akhirnya Nita mengajak Melli pergi ke rumahnya,dan mereka berdua pun segera masuk ke dalam mobil.
Mobil Nita melaju dengan cepatnya dan akhirnya sampai di depan rumah.
"Mell kita udah sampai di rumah aku ayo turun." Kata Nita sambil membukakan kunci mobil.
__ADS_1
"Iya Nitt." ujar Melli sembari turun dari mobil.
Mereka berdua masuk ke dalam rumah,Nitapun langsung mengobati tangan Melli yang terluka.
Setelah lama mengobrol akhirnya Melli pun berpamitan pada Nita untuk pergi pulang ke rumahnya.
"Yaudah Nitt aku pulang dulu ya,nanti kalo ada waktu aku pasti main lagi." Ujar Melli sambil berdiri untuk pulang.
"Iya Mell ,hati hati ya,maaf aku gak bisa anterin kamu soalnya aku mau jemput kakak aku." Kata Nita sambil memeluk Melli.
"Iya Nitt gpp ko,aku pulang dulu ya,dadah nitaa.." Melli pun pergi dari rumah Anita untuk pulang ke rumahnya...
ketika Meli sedang asyik berjalan tiba-tiba ada seorang laki-laki yang pingsan. Melli sangat panik dia langgsung berteriak meminta pertolongan,tapi sayangnya tidak ada seorangpun dijalan itu. Jalanan itu benr benar sepi.
"Aduh ini siapa sih,kok bisa sih dia pingsan di sini." Kata Melli sambil membalikan tubuh pria yang pingsan itu.
Seketika Melli terkesima melihat wajah pria itu.
"Lah,kenapa dia?ini kan pria sombong itu. Apa iya harus aku tolong." Melli pun merasa bingung.
Lama sudah Melli memikirkannya,akhirnya Melly bergegas menolongnya dan dibawa ke rumahnya karena Melly tidak tahu rumah Rendra.
__ADS_1