Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 127.


__ADS_3

Sampai matari yang mulai menampakan sinarnya dengan malu-malu pasangan suami istri yang baru melakukan ritual buka segal itu masih nyaman dalam hangatnya pelukan dan nyaman ya selimut yang menyelimuti tubuh polos mereka .


Sampai sinar bias matahari pagi mengganggu salah satu penghuni tempat tidur dan memaksa membuka matanya ,yang pertama ia lihat adalah sepasang tangan imut yang melingkar di perut serta rambut panjang yang menghalangi pandangnya .


Disingkirkannya rambut sang istri dari wajahnya dengan perlahan lalu tangan Riko membelai wajah polos Beby dengan sayang sampai ketika berhenti arah pandangannya ke kedua mata Beby yang bengkak efek dari tangis semalam .


Dikecupnya mata itu degan tangan pelan takut membangunkan sang punya mata indah itu dan sekali lagi Riko memandangi ya dalam hati Riko berjanji akan selalu menjaga dan menyayangi sang istri sampai ia menutup mata kelak tapi ia tak bisa menjanjikan kalau mata Ini (menyentuh mata Beby dengan jemarinya riko)


akan berhenti mengeluarkan air mata karena cinta yang Riko beri untuk sang istri adalah Cinta yang Egoi (menyakitkan) untuk Beby.


Secara perlahan Riko memindahkan kepala Beby ke bantal dan menempatkan guling untuk Beby peluk ,setelah terlepas dari pelukan Beby Riko membereskan baju yang berserakan di lantai dan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .

__ADS_1


Tak lama kemudian Beby terusik mendengar suara gemericik yang berasal dari kamar mandi secara perlahan ia membuka mata dan mengedarkan pandangannya ke sekitar kamar.


Setelah mengenali dan mulai mengingat detik-detik kejadian semalam tanpa di minta air mata Beby keluar dengan sendirinya ia mulai terisak dan punggungnya mulai terguncang kecil manahan isakkan tangisnya .


Sungguh berasa sakit dan kecewa... lagi-lagi Riko memaksa Melakukan hal yang tak ingin ia lakukan dan ia tak bisa melawan hanya bisa menerima meski itu sakit amat sangat sakit.


Hah.... Beby hanya berharap ia tak akan hamil dengan cepat atau dia bisa gila menghadapai kehidupan mendatang karena begitu banyak tekanan yang Riko berikan untuknya.


"Hai... kenapa menangis hemmm??? apa ada yang sakit???." tanya Riko yang begitu khawatir dengan keadaan sang istri.


Namun tidak mendapatkan jawaban atau pun respon lainnya dari sang istri hanya terdengar suara tangis yang makin keras dan pukulan-pukulan dari tangan Beby ke dada Riko yang tak bertenaga itu.

__ADS_1


Dan Riko membiarkan tindakan sang istri untuk melampiaskan kemarahannya karena Riko tahu Beby marah dangan Ia dan kecewa dengan perbuatan semalam tapi Riko tak menyesalinya atau pun kecewa akan penolakan dan kemarahan sang istri .


Sekitar 1/2 jam Beby melampiaskan amarahnya dan mulai tenang Riko mengurai pelukannya dan menangkupkan kedua tangan ya di wajah sang istri dan menghapus jejak air mata yang masih mengalir di pipinya.


"Beby.... Iko tahu kamu kecewa dan marah dengan Iko tapi Disini Iko gak akan meminta maaf atas apa yang Iko lakukan semalam dengan kamu sayang ... karena itu Hak iko sebagai suami dan kamu berkewajiban memberikannya ...." ucap Iko sambil menatap dalam bola mata Beby.... dengan tegas dan menekan setiap katanya.


" Dan Iko harap Kamu sadar akan posisi kamu sebagai Istri bukan sebagai pacar Iko lagi dan dengan ini juga Iko bisa bilang menekankan kamu kalau Hidup kamu dunia akhirat itu sudah tanggung jawab aku dan tanpa seijin dari aku sebagai suami kamu ...Kamu tidak bisa melewati batas yang semestinya ..okay??? paham?" lanjutnya memberikan peringatan tegas kepada sang istri yang hanya diam .


"Cup.... Iko sayang Beby... Iko Cinta Beby." ungkapnya dengan mencium bibir Beby.


"Iko pakai baju dulu.... kamu diam di sini dan jangan Bergerak pasti masih sakit okay .... nanti iko bantu bersih akan badan kamu ....cup."ucapnya lalu beranjak untuk mengenakan pakaian dengan kilat.

__ADS_1


Beby hanya diam...dan diam sebagai bentuk protes kepada Riko.... Beby seakan tidak punya jiwa dan tak punya Gairah hidup.


__ADS_2