Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
BAB 66


__ADS_3

" kenapa mesti jaga jarak beby ... Apa kita nggak bisa kaya dulu lagi beby mesti hanya sebagai sahabat ?" pinta gugum dengan sendu


"kayanya nggak bisa gum selama itu bocah masih ganggu gw.. .. Bye.." balas beby sambil bangun dan pergi meninggalkan gugum sendiri


Gugum pun merenung dan berfikir keras untuk mengambil keputusan apa untuk masalahnya dan dia pun memutuskan untuk menemui adik kelas gilanya itu supaya masalah ini selesai dan dia bisa dekat lagi dengan beby .


" dewi ... Keluar lu ... Gw mau ngomong sama kamu " ucap gugum


" mau ngomong apa kak?" tanya dewi dengan senyum-senyum gak jelas


"jangan di sini... Kita ke belakang sekolah aja ... Ikut gw " jawab gugum dengan tegas


" iya.." balasnya


Mereka pun pergi ke belakang sekolah dan gugum memastikan keadaan sekitar kalau di sini tidak ada orang yang akan menguping ataupun mendengarkan pembicaraannya dengan dewi .


"mau ngomong apa kak ?" tanya dewi yang sudah penasaran


"lu... Lu ngirim surat kaleng lagi kan ke beby ?" tanya gugum dengan to the poin


"iya.. Memang kenapa??? Dewi nggak suka kalau kak beby dekat-dekat dengan kakak.." jawabnya dengan yakin


" apa hak lo buat ngelarang - ngelarang gw dan beby dekat ...ingat yah jangan lewatin batas lu dewi.." balas gugum dengan sarkas


" tapi dewi nggak suka ... Dewi suka sama kak gugum jadi please jauhi kak beby kak..?" pinta dewi


" lu suka sama gw itu hak lu... Tapi gw nggak punya kewajiban untuk membalas perasaan suka lu itu ... Karena apa??? Karena gw nggak punya perasaan yang sama kaya lu ke gw ... NGERTI!!!" jawab gugum penuh dengan penekanan


" tapi kak.. Dew..."ucapnya terpotong

__ADS_1


"suuttt... Dan gw nggak akan segan-segan bersikap kasar kalau lu masih kurang ajar ganggu sahabat gw itu... Apa lagi samapi mengancam beby .. Lihat apa yang akan gw perbuat ." lanjut ucapan gugum setelahnya dia pergi meninggalkan dewi yang sok dan menangis sendirian di belakang sekolah .


Tet... Tet.... Bunyi bel sekolah pertanda pelajaran pertama akan di mulai beby dan kedua sahabatnya sudah bersiap dengan kaos olah raganya dan sedang menunggu guru olah raga di tengah lapangan dengan bercanda ria dan setiap apa yang di lakukan dengan teman kelasnya tak lepas dari 2 orang yang sedang memperhatikannya .


Maya dengan senyum lebarnya karena melihat ke ceriaan temanya itu tapi sebaliknya kalau gugum melihat beby dangan tatapan sendunya karena sudah tak bisa ikut dalam candaan beby dan teman-temannya karena hanya gara-gara adik kelasnya itu.


Tapi setidaknya gugum tetap bersyukur karena beby masih mau bertegur sapa dengannya mesti ada jarak di antara mereka dan gugum bertekad akan melakukan pendekatan lagi dengan beby supaya dia bisa bersahabat lagi dengan beby meski hatinya meminta lebih tapi ... Entahlah gugum sendiri masih tak begitu yakin akan perasaanya terhadap beby .


Beda beby beda lagi dengan riko yang berada di rumah sakit... Dia sedang memperhatikan beberapa foto terbaru beby yang di kirim oleh maya tadi , betapa imutnya beby yang sedang melakukan olahraga voly bersama temannya ... Riko tidak menyangka dengan tubuh imutnya beby ternyata jago juga main voly .


Akh dia semakin kangen dengan beby yah ... Seandainya beby ada di hadapannya rasanya ingin sekali riko memeluknya dan mencium bibirnya yang seksi itu....sampai bengkak...


shiit... Dengan membayangkan bibirnya saja sudah membuat riko horni buru - buru dia pergi ke kamar mandi untuk mentuntaskan hasratnya .


" ko... Kamu mau kemana buru-buru begitu....? hati-hati ko kaki kamu ?" tanya mamah mencoba memperingati riko untuk hati-hati .


"kebelet pipis mah .." ucap riko memberi alasan sambil menyeret kakinya ke kamar mandi .


Jam sekolah sudah selesai beby dan sahabatnya buru-buru pergi ke bazar sekolah yang ada di alun-alun lewat jalur belakang sekolah karena dia tahu di depan gerbang pasti sudah ada maya dan aril yang menunggunya .


" bebz... Ko kita lewat belakang sih.... Kenapa nggak lewat depan .?" Protes keni sedangkan siti tidak ikut ke bazar karena tidak dapat ijin dari ibunya .


" duh ken... Kalau kita lewat depan yang ada kita nggak akan jadi ke bazar ... Lu mau kita batal ke bazarnya ..?" jawab beby dengan pertanyaan balik ke keni


" ya nggaklah enak aja batal.... Gw kan sudah dari dulu nunggu acara ini .." balasnya dengan cemberut


"makanya jangan banyak protes lu ... Nurut sama gw..." ucap beby sambil berusaha mencari jalan untuk menuju ke jalan raya karena dia dan keni harus melewati galengan sawah untuk bisa mencapai jalan raya .


Kalau keni dan beby sedang bersusah payah di belakang sekolah beda halnya dengan maya dan aril yang kelimpungan mencari beby .

__ADS_1


"may... Lu yakin beby belum pulangkan ?" tanya aril sambil mencari beby di sekitar sekolah dan parkiran


"yakin gw ... Tadi gw lihat dia masih di kelas sama CS yah" jawab maya dengan yakin


" tapi ko nggak keluar-keluar sih ... Riko pasti sudah menunggu dia di rumah sakit mana 3 jam lagi dia mau operasi." balas aril


" ekh itu siti CS yah beby... Bentar gw tanya dia dulu." ucap maya sambil berlari menghampiri siti


"siti.... Bentar dong maya mau tanya .." teriak maya


"ya... Ada apa may... Tumben negur gw ...." jawab siti dengan senyum teduhnya


"lu lihat beby nggak.... Apa beby masih di dalam yah .." tanya maya dengan rasa penasarannya


"okh beby ... Emang lu nggak lihat beby sudah pulang sama keni ... Katanya mau ke bazar sekolah yang di alun-alun kota itu.." jawab siti dengan jujur


" ha... Kapan perginya sit... Dari tadi gw nunggu dia di gerbang ko.." tanya maya merasa heran


"hemmmm.... Kira-kira sudah ada setengah jam lalulah perginya sama keni lewat jalan belakang ." dengan polosnya siti memberi tahu ... Dia lupa dengan ucapan beby sebelum mereka berpisah tadi


" ya sudah yah may gw mau pulang dulu .... Sudah di tunggu ibu .. Dah maya.." pamit siti langsung naik angkut begitu angkutan umum berhenti di depan dia


Sedangkan maya dia bingung harus bicara apa kepada aril .... Mereka kecolongan lagi dengan beby ... Hemmm..... benar-benar licin si beby seperti belut .


Maya segera bergegas menghampiri aril yang masih setia menunggu maya yang sedang menanyakan keberadaaan beby kepada temannya itu.


" Ril... Kita kecolongan lagi... Beby sudah nggak ada di sekolah ... Dia udah cabut sama keni ke bazar sekolah yang ada di alun-alun setengah jam lalu ." ucap maya memberi tahu aril dengan tampang memelasnya


" brengsek... Gw juga apa ... Lu awasi dengan benar akhh... Bentar gw telfon riko dulu.."

__ADS_1


Maya dengan sabar menunggu aril yang sedang melakukan panggilan telfon dengan riko , entah apa yang mereka bicarakan dengan riko dengan muka seriusnya maya hanya diam .


Setelah aril memberi kabar kepada riko , aril mengajak maya untuk ke alun-alun mencari beby sampai ketemu dan mengantarkan beby pulang ke rumahnya dengan selamat , riko melepaskan beby beberapa hari sampai dia bisa pulang dari rumah sakit anggap saja itu ke liburan beby sebelum riko menjerat beby dan mempenjarakannya .


__ADS_2