
Beby yang syok dengan apa yang di lakukan riko dan di tambah ini ciuman pertama beby tubuh beby menegang dan kaku bagaikan patung dan setelahnya dia tersadar dan mendorong riko untuk melepaskan tautannya , riko yang awalnya tidak mendapatkan penolak kan dia terus memberi serangan ******* bibir atas dan bibir bawah beby sampai tiba-tiba beby mendorongnya dengan kuat dan mengigit bibirnya sampai berdarah akhirnya ciuman itu pun terlepas dengan riko yang mendesis menhan rasa perih di bibirnya .
" BEBY... !!!!bentak riko dengan cukup keras
" hik..hik .. Iko jahat ... Iko jahat sudah ngambil ciuman pertama aku ... Hik..hik" ucap beby sambil tisak dan memukuli dada riko dengan tangannya
"BEBY ... DIAM BEBZ..... BEBY!! Bentak riko yang mulai menipis kesabarannya
" nggak mau beby mau pulang sekarang pokoknya iko... Beby mau pulang huwaa....hik..hikk" ucap beby sambil nangis kejer di pangkuan riko
" sayang ... Hai... Dengar iko pacar kamu jadi riko berhak untuk cium beby .. Udah yah jangan nangis lagi sayang ... Dan kamu nggak akan pulang atau pun kemana -mana " jawab riko sambil meluk beby dengan erat sambil membujuk beby untuk berhenti menangis.
Beby bukannya berhenti menangis malah makin kencang di pelukan riko dan riko yang mendengarnya pun tak bisa berbuat apa-apa dan membiarkan beby untuk melampiaskan kekesalannya dengan menangis dan sekali-kali masih memukul dada riko meski tak sekencang waktu awal di peluk kan riko .
Dan setelah menunggu sekitar 30 menit akhirnya beby tenang dan riko bisa mengajak beby untuk berbicara sambil berpelukkan .
" beby... Bisa kita berbicara sekarang .... riko mau bicara serius dengan kamu dan riko harap beby dengar baik-baik karena riko nggak akan mengulanginya .... Mengerti!!!" ucap riko
__ADS_1
"hemm... Mau bicara apa beby akan mendengarkannya ...." ucap jawab dengan jutek
" kenapa sebulan terakhir ini beby selalu menghindar dari iko... Bahkan tak pernah balas chat dan telfon dari iko dan parahnya kamu nggak pernah jenguk iko di rumah sakit ??? Kenapa sayang hemm?" taya riko dengan penuh penekanan dan tatapan mata tajamnya yang tak pernah lepas menatap mata beby
"hemmm... Okay beby akan jawab dengan jujur yah karena beby lihat riko sekarang sudah sehat seperti sedia kala ... Sebenarnya iko juga tahu kalau beby keberatan dengan status beby yang sekarang ..kita pacaran itu paksaan dari iko bukan ke keinginan dari beby , beby nggak nyaman dengan hubungan ini... Beby pingin bebas kaya dulu ... Bebas berteman dengan siapa pun mau cewek atau pun cowok .. Beby pingin kaya dulu saat beby bukan status pacar iko yang bisa bebas main kemana aja samapi jam berapa pun tanpa ada batasan yang di tetapkan iko untuk beby ... Beby nggak suka iko... Beby benar-benar kita temanan aja ..." ucap beby mengungkapkan semua isi hatinya kepada iko dengan semangat yang menggebu berharap iko mengerti keinginannya.
"tapi beby tahu kan ... Iko nggak butuh persetujuan dari kamu bahkan iko sudah mendapat ijin dari orang tua beby untuk pacaran jadi iko harap beby mulai sekarang terima iko sebagai pacar beby suka atau pun nggak ." ucap iko dengan tegas
"KAMU EGOIS IKO... SANGAT EGOIS ... BEBY NGGAK CINTA SAMA KAMU... BEBY NGGAK PUNYA RASA SAMA KAMU IKO "teriak beby marah sambil berontak di pangkuan riko
"NGGAK.. NGGAK MAU ... IKO EGOIS,,,IKO JAHAT SAMA AKU.. BEBY BENCI SAMA KAMU... HIK..HIK..."beby makan histeris dan makin marah
" PLAKK....DIAM!!!"bentak riko sambil menampar muka beby karena lepas kontrol
"DENGAR... KAMU MAU NOLAK SEPERTI APA PUN KAMU NGGAK AKAN BISA MEMUNGKIRI KALAU KAMU PACAR RIKO SEKARANG BEBZ... DAN KAMU HARUS TERIMA ITU... DAN MULAI DETIK INI KAMU HARUS NURUT SAMA SEMUA UCAPAN RIKO MENGERTI!!! Lanjut iko berucap sambil menghapus paksa air mata beby dan menarik rambut beby ke belakang supaya wajah beby bertatapan dengan wajah riko
"hik..hik..." isak beby tanpa berani mengeluarkan suaranya dan hanya merespon dengan menganggukkan kepalnya
__ADS_1
Setelah mendapatkan respon dari beby riko melepaskan cengkraman tangannya dari rambut beby dan mengelusnya dengan pelan dan penuh kasih sayang terus menggendong beby untuk membawanya masuk kedalam rumah dan meletakkan beby di sofa ruang keluarga , setelah mendudukkan beby riko pergi ke dapur untuk mengambil air minum dan membawanya ke beby untuk di minum , tanpa banyak tanya beby pun menerimanya dan meminumnya sampai habis dan meletakan gelasnya di meja .
Sedangkan riko setelah memberikan air minum ke beby riko langsung masuk ke kamar untuk mandi air dingin agar amarahnya mereda selain itu untuk memberi ruang kepada beby untuk menenangkan dirinya dan yang penting untuk menghindari ia lepas kontrol dengan menyakiti beby secara fisik .
Sedangkan beby di ruang tengah setelah kepergian riko , dia duduk dengan tatapan mata yang kosong dia hanya melamun tanpa melakukan kegiatan apa-apa , dia terus berfikir mengenai hidupnya yang sekarang berasa berantakan dan di luar jalur dari rencana apa yang sudah dia rencanakan dalam hidupnya .
Setelah berfikir cukup lama dan tidak mendapatkan jawaban atas apa yang di pertanyakan di dalam otaknya beby merasa lelah dan dia pun tertidur di sofa sambil menangis , menangisi kehidupannya yang cukup tragis bagi beby .
Riko keluar dari kamarnya setelah merasa segar dan emosinya mereda dia mencari beby dan merasa heran karena merasa sepi dia pun segera menuju ke ruang tengah untuk melihat beby apa yang dia lakukan , setelah menemukan beby dalam keadaan tertidur di sofa riko mendekat dan berjongkok dia membelai pipi beby dan menghapus jejak air mata beby sambil berucap.
"maaf ... Maaf sayang riko menyakiti beby di hari spesial kamu ... please beri riko kesempatan bebz untuk membuat kamu jatuh cinta sama riko dan riko memberikan kebahagian ... Riko benar-benar sayang dan cinta sama kamu sayang.....selamat ulang tahun sayang.." ucapnya dengan pelan
"cup...cup..cup..cup..jangan pernah berfikir untuk bisa pergi dari hidup riko sayang kalau kamu sampai nekad riko pun bisa nekad buat bikin kamu selalu ada di sisi riko meskipun harus membuat kamu cacat sayang." lanjutnya sambil mencium seluruh wajah beby dari kening,,hidung mata dan pipi
Riko membawa beby ke dalam kamar agar tidurnya nyaman dan riko pun ikut tidur di samping beby sambil memeluknya dengan erat dan ikut menyusul beby ke dalam mimpi indahnya sambil berdoa semoga esok hari beby sudah ceria dan tak akan ada perdebatan lagi .
"
__ADS_1