
Sedangkan riko dan mbak rika berasa kaget dengan ucapan spontan beby yang berasa sangat semangat itu , karena mereka jujur saja baru tahu sisi beby yang lain ini.
" Mamah tahu nggak kalau beby dari sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama itu selalu juara kelas dan mendapat beasiswa , sayang sekolah sekarang sekolah swasta jadi tak menyediakan beasiswa." ucap mbak rika memberi tahu mamahnya
" Okh iya ... Wah pasti bangga banget orang tua kamu sayang ." ungkap mamah dengan bangga sedangkan riko hanya bengong merasa tidak percaya kalau pacarnya ini teryata anak yang pintar dan mandiri d balik sikap manja dan kas kepalanya .
" Hehehe... Ikh mbak rika tahu dari mana beby nggak pernah cerita sama siapa -siapa deh yang tahu cuma bapak dan mimi saja .... Mamah juga jangan begitulah beby kan jadi malu." protes beby sambil menyembunyikan wajahnya di lengan riko .
" HAHAHAHHAHA...... Kamu lucu sayang" ucap mamah sambil tertawa begitupun juga dengan mbak rika yang ikut tertawa melihat tingkah beby
Kalau riko jangan di tanya dia yang paling senangnya karena dengan tingkah beby tanpa malu-malu mau bersentuhan dengannya entah itu dia melakukannya secara sadar atau tidak riko tidak peduli yang penting dia suka , riko pun merangkul kepala beby sambil mengusap kepalanya dengan sayang.
__ADS_1
Mamah dan mbak rika yang melihat interaksi riko dan beby merasa gemas dan hanya bisa mengigit jari dengan tingkah mereka berdua . Mereka pun hanya meledek dan bercanda sepanjang perjalanan menuju rumah sakit yang membuat perjalanan tak terasa sudah sampai di parkiran rumah sakit .
Mamah turun dan langsung memanggil dua orang sekuriti untuk membantu riko turun dari mobil , mbak rika mengambil kursi roda dari bagasi mobil sedangkan beby sibuk memakai switer riko untuk menutupi seramnya dan setelahnya ikut turun dari mobil dan menunggu riko di samping mamah riko.
Setelah riko duduk dengan nyaman di kursi rodanya mereka segera menuju ruang dokter riko yang di dorong oleh mbak rika beby jalan di samping kanan riko yang tangannya selalu di genggam riko dengan erat sedangkan mamah jalan di depan mereka , setelah sampai di dalam ruangan dokter riko di bawa perawat untuk ke ruangan terapi beby dan mbak rika mengikuti dari belakang dan akan menunggu di ruang tunggu sampai terapinya selesai nanti sedangkan mamah sibuk konsultasi dengan dokter tulang dan saraf riko.
Hampir memerlukan 4 samapi 5 jam beby dan mbak rika menunggu riko terapi tapi beby tetap semangat menemani dan melihat riko dari balik jendela sampai beby tahu perjuangan riko yang dia tempuh untuk sehat lagi. Dan di saat-saat tertentu riko yang sekali - kali memandang jendela tertangkap pandang oleh beby dan mbak rika maka beby akan memberikan senyum dan ucapan semangatnya untuk riko meskipun riko tak mendengar apa yang di ucapkan oleh beby tapi riko tahu kalau beby sedang memberinya semangat dan itu sangat berguna untuk riko ,sedangkan mbk rika hanya meringis kaget dengan sikap bar-bar beby.
" Haaaaa.. Masa mbak hehehe.. Maaf mbak ." balas beby dengan senyum kikuknya
" Nggak apa-apa lagian ini rumah sakit bebz nanti kena tegur sama keamanan dan lagi menggangu orang yang sedang sakit sayang ... Jadi jangan d ulangi ya bebz.." jelas mbak rika dengan menepuk pundak beby dengan pelan .
__ADS_1
" Okay mbak cantik ." ceplos beby dengan mata yang tetap fokus kearah riko yang sedang terapi di dalam
Tak berselang lama mamah datang dengan dokter Hendra setelah konsultasi untuk mengambil keputusan tindakan kedepannya untuk riko , mamah duduk di samping mbak rika sedangkan dokter Hendra mask ke ruang terapi yang dimana di dalam ada riko , 2 orang perawat bersama dokter saraf yaitu dokter doni .
" Gimana mah apa kata dokter hendra?" tanya mbak rika kalau beby jangan di tanya walau pun mata memandang riko tapi telinganya fokus untuk mendengarkan pembicaraan mamah dan mbak rika .
" Kalau kata dokter hendra dilihat dari hasil riwayat pengobatan di kota J cukup bagus sebenarnya tulang retak di kakinya sudah mulai sembuh total dan tak perlu ada yang di khawatirkan sedangkan untuk saraf yang kejepit di pergelangan kakinya dilihat dulu dari terapi ini kalau nggak ada kemajuan mau nggak mau operasi sayang." ucap mamah dengan wajah sendunya
" Apa dengan melakukan terapi riko akan berjalan dengan normal mah ." tanya beby yang jalan menghampiri mamah dan mbak rika .
" Kata dokter berjalan dengan normal harapnya 50 % sayang ." ungkap mamah dengan terisak kecil .
__ADS_1