Musuhku Adalah Jodohku

Musuhku Adalah Jodohku
Bab2


__ADS_3

"Permisi pa,Alhamdulillah pak jus nya habis jiga nih." Ujar Melli sambil memperlihatkan wadah jus yang sudah ludess. "Wah kamu hebat banget,bisa habis gitu dagangannya,kamu dagang kamana?" Tanya pak Syarif (Tulang Jus). "Itu lho pak tdi saya ke komplek L untung aja laku,hehe." Ujar Melli sangar gembira. "Yaudah saya bagi dua ya hasilnya,nanti besok kamu kesini lagi jualan lagi ya,nihh." Pak Syarif memberikan jatah untuk Melli. "Wahhh pak makasih banyak pa,Alhamdulillah YaAllah.. Yaudah pa saya pulang ya pa Saya besok pasti kesini lagi ko pak, Assalamualaikum." Ujar Melli sambil pulang. "Iya,Waalaikumsalam."


Tiba di rumah Melli langsung mandi dan sholat magrib. Langsung Melli menelpon ibunya,memberitahukan bahwa Melli sudah mempunyai pekerjaan.


Tut...Tut...Tut.... suara ponsel Melli yang sedang menelpon ibunya.


"Assalamualaikum Bu, Ibu Alhamdulillah Melli udah dapet pekerjaan,ini semua berkat doa ibu,makasih ya Bu,,walaupun hanya sebagai penjual jus tapi Melli bahagia Bu,Melli bisa kerja buat ibu dan adik2 Melli Bu." Ujar Melli memberitahukan ibunya.


"Waalaikumsalam,Alhamdulillah nak,ibu seneng banget dengernya kmu udah punya pekerjaan ibu jadi lega nak,kamu harus kerja yang baik dan jujur ya jangan sampai majikan kamu kecewa sama kamu ya nak,ibu selalu doain kamu yang terbaik,kamu jangan telat makan hati hati di sana jaga kelakuanmu nak,ibu sangat merindukanmu." Ibunya Melli sangat gembira bercampur sedih,karna anak nya sudah mandiri dan bisa menghidupi keluarganya. "Iya Bu Melli pasti dengerin apa kata ibu,ibu baik baik di sana yaa Bu Melli jua rindu ibu." Ujar Melli dengan sedikit haruu. "Yaudah kamu sekarang tidur biar besok gak kesiangan kerjanya,kamu istirahat nak." Ibunya menyuruh Melli tidur. " Iya Bu Melli juga udah capek Bu mau istirahat, Melli sayang ibu muachh.." Ujar Melli sambil menutup telponnya.

__ADS_1


Adzan subuh berkumandang Melli bangun dan menunaikan sholat terus beres beres rumah dan sarapan langung pergi ke toko jus untuk berjualan seperti biasanya..


"Jussss ..jussss...Jusss... Seger....Seger.... Ayo ayo di belii Juss Buah jus buah.... Wenak tenan....." Teriakan Melli menawarkan jus.


Melli berkeliling terus menerus tiada lelah.


"Lho ko sepi banget ya ini jalan,gak biasanya nih sepi kaya gi,pada kemana ya orang orang?" Melli bertanya pada diri sendiri.


"Wahhh rame bener di sana,kalo aku ke sana pasti banyak yang beli jus kan panas banget pasti orang orang pada haus,Bismillah.." Gumam Melli sambil berjalan menuju tempat yang rame itu.

__ADS_1


"Mbak mas jus nya,seger Lo,mbak mas jus nya enak,seger duhh pokonya mantul kalo lagi panas gini ihhh,Aya di beli mbak masa.." Tawaran Melli pada orang orang yang Melli temui.


"Hadeuhh masih banyak ni jus nya,gimana ya?" Melli melamun di jaln,seketika lamunannya pun terpecahkan. Brukkk prakkkk....


"Ya Allah ini kenapa? Kenapa jadi ginii?" Suara kaget Melli karna wadah jus nya rusak dan berntakan di jalan karna ada seseorang yang menyanggolnya hingga Melli pun terjatuh. " Hey kamu tuh kalo jalan hati hati dong." Melli marahh dan menunjuk seorang pemuda yang menabraknya. "Perasaan Lo yang salah ko gue yang di salahin sih." Ujar pria yang menabraknya.


"Maaf ya Mas saya dari tadi di sini,Mas dateng2 nyenggol saya dan liat gara gara masnya ini dagangan saya semua ancur berntakan. Pokoknya Saya minta ganti rugi Mas.." Melli dengan sangat marah. "Lah orang bukan salah saya buat apa saya ganti rugi." Ucap pria yang manabrak tanpa rasa bersalah


Mereka berdua berdebat sampai menarik perhatian semua orang

__ADS_1


lalu datanglah seorang laki-laki dengan pakaian yang sangat rapi seperti seorang bos besar. "Ada apa ini?". ujar Rendra. Lalu Rendra melihat bahwa itu adalah temannya. "Lah ki kenapa kamu ada apa ini?" tanya rendra. "Ehhh ndra Untung ada kamu ini dia cewek ini minta ganti rugi katanya gue yang senggol dagangnya padahal bukan gue." Rifki mengelak. "lah Mas Kenapa gitu Ini salah Mas Lah emang Mas yang senggol daganggan saya jadi berantakan gini. saya gak mau tahu mana ganti ruginya?" Mela tidak bisa menahan emosinya. lalu Rendra pun membayar ganti rugi temannya "Nih Apa ini cukup buat ganti rugi dagangan mu?" Sembari menyodorkan uang yang cukup untuk ganti rugi.


"Ini kebanyakan mas..." seketika ucapannya berhenti dan mengingat sesuatu tentang Rendra. "Lho kamu kan pria yang sombong itu." dengan refleks Melli menyebutnya sombong. "Apa maksud kamu?? Saya sudah ganti rugi malah dibilang sombong, gak tau terima kasih ya kamu ini." Rendra dengan nada marah. "Lagian juga saya gak mau nih uang kamu." Melli langsung pergi.


__ADS_2