
"Ya sudah sana kamu istirahat dan makan ." kita bahas besok ya sayang.
"Iya mah ... Makasih." balasnya sambil berlalu menuju kamar yang sudah lama dia tak tempati .
Riko langsung masuk kamar dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang berasa lengket , hanya waktu 15 menit Riko menyelesaikan mandinya dan langsung rebahan di tempat tidur untuk membaca laporan dari orang suruhannya untuk mengintai kegiatan Beby .
Riko pun membuka Hp dan mendapatkan beberapa chat dan kiriman foto yang di mana Beby sedang makan berdua dengan Novi atau pun saat Novi yang mengantar Beby pulang ke kosannya riko yang melihat semua itu tiba-tiba merasa dadanya panas dan tangannya mengepal menahan rasa marah karena cemburu melihat semua foto-foto Beby dengan Novi itu.
Riko pun langsung menelfon orang suruhannya untuk menjauhkan Beby dengan teman lelakinya itu sampai ia datang untuk menjemput sang kekasih .
"Halo ... Der lu awasi beby lebih ketat lagi kalau perlu entah giman caranya Beby jangan sampai bisa dekat-dekat lagi dengan lelaki yang bernama Novi itu... lu paham ?" ucap Riko memberi perintah
"........................"
"Gw besok akan ke sana kita ketemu di sana ." balasnya dengan sura dingin .
"..............................................."
"Ingat gw nggak suka kegagalan ." peringatan keras dari Riko untuk orang suruhannya .
__ADS_1
setelahnya langsung mematikan panggilannya secara sepihak oleh Riko .
Riko pun langsung merebahkan badanya di kasur empuknya untuk mengumpulkan tenaga dan menekan rasa amarahnya , karena besok dia masih harus melakukan perjalanan panjang lagi ke tempat beby sembunyi.
Dan lama ke lamaan pun Riko mulai terbuai ke alam mimpinya dengan sedikit gelisah riko tidur .
Keesokkan harinya Riko bangun pagi-pagi sekali untuk melakukan joging di sekitaran rumahnya kegiatan rutin Riko setiap pagi untuk menjaga kesehatannya .
Di lain tempat kedua orang tua Beby sedang melakukan persiapan karena akan pergi menjenguk Beby , dengan semangat 45 mimi sampai pergi ke pasar pagi-pagi tadi untuk belanja dan memasakan makanan kesukaan Beby untuk di bawa sedangkan bapak sedang menyimpan beberapa tas pakaian yang di bawanya ke dalam bagasi mobil.
"Mi... Gimana sudah selesai masaknya ..?" tanya bapak dengan menghampiri mimi ke dapur .
"ya sudah bapak akan menunggu di meja makan mi... Sekalian buatkan bapak kopi mi jangan teh ." pinta bapak sebelum pergi menuju meja makan dan duduk dengan tenang .
"siap bapak sayang ." balas mimi dan langsung membuatkan kopi pesanan suaminya dan mengantarkannya dan meletakkannya di depan bapak yang sedang membaca koran .
Mimi pun mulai menyiapkan dan menata makanan yang barusan ia masak di meja makan dan memisahkan masakan untuk di bawa nanti ke dalam wadah Tupperware .
Mimi duduk di depan bapak sambil menyiapkan makanan bapak ke dalam piring dan meletakkannya di hadapan sang suami dan di lanjut ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri , mereka makan dengan tenang dan hening tanpa adanya obrolan yang berarti.
__ADS_1
Bapak dan mimi menyelesaikan makannya dan mulai bersiap untuk pergi dan selama dalam perjalanan menuju kota yang Beby tinggali saat ini mimi tiada henti-hentinya berbicara kepada suaminya yang sedang fokus menyetir.
Karena perjalanan hanya membutuhkan waktu 3 jam untuk di tempuh mereka sampai di sana sekitar jam 11 siang di kost Beby dan Beby pun hari ini sedang off jaadi bisa menghabisan waktu seharian untuk melepas rindu kepada kedua orang tuanya .
"Beby mimi kangen hik..hik... " ucap mimi sambil memeluk anaknya itu dengan tangis harunya.
"Beby juga kangen sama mimi dan bapak ." balasnya yang ikut-ikutan menangis di dalam pelukan ibunya .
"sudah-sudah jangan balapan nangis akh malu tau ." ucap bapak menyela adegan mengahru biru itu .
"Ikh bapak mah nggak asik kan lagi seru-serunya pak." balas mimi sambil melepaskan pelukannya dan meneliti badan Beby yang di rasa semkin kurus dan tidak terawat itu.
" Mimi bawa apa ?" tanya Beby kepada ibunya untuk mengalihkan drama antara bapak dan mimi .
"Mimi bawa rendang , sambel goreng ati sapi sama empal babat kesukaan kamu sayang , ayo kita makan siang bersama ." ajak mimi dan di iya kan sama bapak dan Beby.
Mereka makan dengan canda tawa karena mereka menemukan kebahagian mereka di sini dengan putri semata wayang mereka yang memilih hidup jauh dengan kedua orang tuanya demi bisa terlepas dari jeratan pemuda kaya Riko.
Meski hati orang tua merasa sakit dan berat hidup terpisah dari anak gadisnya tapi kalau menyangkut kebahagian dan kedamaian yang di cari sang anak maka sebagai orang tua hanya bisa mendukung meski mereka cukup was was takut terjadi apa apa dengan anak perempuannya di kota orang.
__ADS_1