My Baby Aurora

My Baby Aurora
Tidur Bersama


__ADS_3

...🖤♥️🖤...


Megan tidur dikamar tamu,mulai malam itu dan seterusnya kamar yang harusnya menjadi kamar untuk tamu akan menjadi kamar pribadinya.Seperti tebakannya,Amelia menolak tidur satu kamar dengan Megan walaupun mereka berdua sudah menjadi suami istri.Hal itu menjadi pertanda kalau Amelia tidak memiliki perasaan apapun padanya,dia mau menikah dengannya hanya untuk kebahagiaan Aurora.


Tok...Tok...Tok...


Terdengar suara seseorang mengetuk pintu kamar.Megan segera bangkit dari tempat tidurnya untuk membuka pintu tersebut.


Ceklek,


Pintu terbuka,Amelia dan Aurora berdiri disana.Yang satu memegang beberapa lembar selimut,yang satunya lagi menenteng bantal guling tambahan.


"Papa,mari kita tidur bersama,"ucap Aurora.


Megan melirik kearah Amelia yang hanya diam tanpa mengeluarkan kata kata.Tapi Megan bisa melihat dengan jelas kalau wanita itu tidak akan berani membantah keinginan putrinya.


"Ti...Tidur bersama?"Megan terbata bata.


"Iya,tidur bersama.Papa,Mama dan Aurora.Pasti seru kalau kita bertiga bisa tidur bersama,"Aurora meringis.


"Ah,baiklah.Ayo masuk,"


Aurora naik keatas kasur,dia memposisikan dirinya ditengah tengah.Sementara Amelia dan Megan ada disisi kanan dan kiri anak kecil itu.


Benar benar malam yang canggung bagi Amelia,baru beberapa menit yang lalu dia melempari Megan dengan bantal dan mengusirnya pergi dari kamarnya sendiri.Tapi sekarang Amelia malah datang dan tidur satu ranjang dengan pria itu,memalukan!


Amelia sebenarnya ingin menolak permintaan Aurora,tapi gadis muda itu terus merengek dan memohon padanya dengan penuh harap.Amelia tidak bisa melakukan apapun selain mengabulkan permohonan putrinya,semoga saja Megan bisa menjaga sikapnya dengan baik malam ini.

__ADS_1


Megan mengajak Aurora untuk membaca doa sebelum tidur,setelah itu mereka bertiga memejamkan mata dan mulai merajut mimpi.


Beberapa waktu kemudian,terdengar suara Aurora mendengkur.Amelia membuka matanya dan memeriksa apakah putrinya sudah benar benar tertidur.


"Apa dia sudah tertidur pulas?"Tanya Megan.


"Sepertinya sudah,"sahut Amelia.


"Aku akan keluar dari kamar ini kalau kamu merasa tidak nyaman kita tidur bertiga,"


"Jangan! Nanti kalau Aurora bangun dia akan mencari kamu dan menangis,"


"Jadi,kamu tidak keberatan kita tidur bersama?"Megan menaikan alisnya sebelah.


"Tidak,tapi kamu jangan macam macam ya!"


"Aku tidak akan macam macam padamu,kecuali kamu sendiri yang memintanya,"goda Megan.Dia sedikit menahan tawa diujung bibirnya saat mengatakan hal itu.


Amelia memiringkan tubuhnya membelakangi Megan,dia menyembunyikan kedua pipinya yang merona.Bisa bisanya Amel tersipu hanya dengan gombalan receh yang dilontarkan oleh Megan,mungkin itu efek dari terlalu lama hidup menjomblo.


Akhirnya malam pertama Megan dan Amelia bisa dilalui dengan tidur bersama,walaupun ada Aurora ditengah tengah mereka.


Megan terbangun dari tidur nyenyaknya,dia merasakan ada sebuah tangan tengah memeluk pinggangnya erat.Ternyata tangan itu adalah tangan Amelia istrinya.


Aurora tidak lagi ada ditengah tengah mereka,kemana dia pergi?Apa dia sengaja melakukan ini semua agar hubungan Megan dan Amelia semakin dekat?Dasar,anak pintar!


Amelia menggeliat,dia membuka mata secara perlahan.Hal yang pertama dia lihat saat itu adalah wajah tampan seorang Megan.Dia tidur dengan tenang seperti tidak sedang memiliki beban pikiran.

__ADS_1


"Sebenarnya,dia lumayan tampan juga,"gumam Amelia lirih.Amelia tidak tau kalau Megan hanya berpura pura tidur dan dia mendengar pujiannya tadi.


Amelia menarik tangannya dari pinggang Megan,dia mencari cari keberadaan putrinya dibalik selimut tapi Aurora tidak ada.


"Anak itu pergi kemana?"Ucap Amelia sambil beranjak pergi dari tempat tidur.


*****


Klunting...Klunting...Klunting...


Bunyi seseorang mengaduk air didalam gelas.Rupanya Aurora ada di dapur,dia sedang membuat dua cangkir kopi untuk orangtuanya dan satu gelas susu untuk dirinya sendiri.


"Sayang,sedang apa kamu disini?"Tanya Amelia.


"Membuat sarapan untuk kita bertiga,"sahut Aurora.


"Emhmmm...Kamu manis sekali,"Amelia mencubit pipi putrinya gemas.


"Tapi masih kurang roti bakarnya nih Ma,"


"Kamu duduk saja ya,sekarang biar Mama yang membuat roti bakarnya,"


"Oke deh."


Sementara itu didalam kamar,Megan sedang berguling guling diatas kasur seperti orang gila.Dia merasa senang karena dipuji tampan oleh Amelia.Megan pikir Amelia tidak pernah memperhatikannya,tapi ternyata pikiran Megan salah.


"Ayolah Megan,Amelia bukan wanita pertama yang memuji dirimu tampan.Kenapa kamu bisa mengeluarkan reaksi berlebihan seperti itu?"Celoteh Megan pada dirinya sendiri.

__ADS_1


Megan bangun dari tempat tidur,dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.Selesai mandi,dia memakai pakaian terbaiknya kemudian keluar kamar untuk mencari Aurora dan Amelia.


Bersambung...


__ADS_2