My Baby Aurora

My Baby Aurora
Pindah Kamar


__ADS_3

...🖤♥️🖤...


Megan membawa semua barang pribadinya kedalam kamar lamanya yang telah ditempati Amelia.Dia memasukan dan menata barang barang itu didalam lemari.


Lolita tidak membantu,dia hanya duduk diam dengan perasaan tak menentu.Dia masih malu untuk tidur satu kamar dengan Megan,tapi pria itu sepertinya tidak peduli dengan perasaan yang sedang Amelia rasakan saat ini.


Aurora tiba tiba datang sambil membawa sebuah boneka.Kebetulan pintu kamar Amelia terbuka lebar.


"Sayang,ada apa?"Tanya Amelia saat melihat ada yang berbeda dari wajah putrinya.


"Mama,Papa,Aku sakit,"


Seketika Megan melempar pakaian yang tengah dipegang olehnya,dia menghampiri putrinya dan mengecek suhu tubuhnya dengan telapak tangannya.


"Kamu demam tinggi,"ucap Megan.


Mendengar hal itu Amelia langsung mengambil kotak obat miliknya dan mencari obat demam untuk anak anak.


"Aku akan membawanya ke Dokter,"ucap Megan.


"Aku ikut ya?"Pinta Amelia.


"Tidak,kamu dirumah saja.Jaga rumah!"Sahut Megan.


Megan dengan sigap menggendong Aurora dan membawanya masuk kedalam mobil lalu meluncur kerumah sakit terdekat.


Amelia merasa kesal,Megan sedikit berlebihan pada Aurora.Padahal baru saja terkena demam,dicoba diobati pakai obat seadanya dulu saja bisa.


Tunggu,mungkinkah Amelia sedang cemburu pada putrinya sendiri?Tidak boleh seperti itu.Seorang Papa memang sudah sepatutnya menyayangi anak anaknya,sama halnya dengan sayang seorang Mama.


Lama menanti,Megan dan Aurora kembali.Megan langsung menidurkan Aurora diatas kasur mereka dan menyelimuti tubuh kecilnya.


"Apa kata Dokter?"Amelia penasaran.

__ADS_1


"Dia terkena flu dan radang tenggorokan.Kamu jaga dia,aku akan mengambil air hangat untuk mengompres,"


"Oke,"


Megan kembali dengan satu baskom air hangat,dengan telaten Megan mengompres kening putrinya dan berharap demamnya segera turun.


"Tidurlah,ini sudah larut,"perintah Megan pada Amelia.


"Tidak,kamu saja yang tidur.Gantian aku yang menjaganya,besok kamu ke kantor kan?"


"Aku akan ambil cuti besok,agar aku bisa membantu kamu merawat Aurora.Sekarang sebaiknya kamu pergi tidur,"


Amelia tersenyum,dia merasa tersentuh melihat perhatian Megan pada keluarga.Dia merasa beruntung karena bisa memiliki seorang suami seperti Megan.


*****


Pagi hari,Megan bangun lebih awal dari biasanya.Dia membuat dua cangkir teh hangat dan satu gelas susu,kemudian pergi ke gang sebelah untuk membeli tiga porsi bubur ayam.


Saat sarapan sudah tersedia di atas meja,Megan membangunkan anak dan istrinya.Dia memerintahkan keduanya untuk membersihkan diri kemudian turun ke bawah untuk sarapan bersama.


"Tidak apa apa,santai saja,"


Selesai sarapan,Megan menemani putrinya bermain.Sementara Amelia melanjutkan pekerjaannya beres beres rumah.Kemudian Amelia pergi mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian bagus nan seksi.Hari ini dia ingin tampil cantik dan memukau didepan Megan.


Tiba tiba,ponsel Megan berdering.Merasa penasaran dengan pemilik kontak bernama Sara Lee,Amelia memberanikan diri untuk menerima panggilan itu.


"Hallo,sayang..."Sapa wanita dari balik telfon.Amelia hanya terdiam membisu.


"Apa hari ini kamu tidak masuk ke kantor?Aku menunggumu sejak tadi tapi kamu tidak datang datang,"lanjut wanita itu.


Tek,,,


Amelia langsung mematikan telfon itu.Dia kesal karena sepertinya Megan memiliki wanita lain diluar sana.Seperti apakah sosok Sara Lee?Apa dia lebih cantik dari Amelia?

__ADS_1


Sepanjang hari,Amelia cemberut.Tidak ada senyum diwajahnya,seperti langit yang mendung tanpa sinar mentari.


Megan penasaran dengan apa yang terjadi,saat Aurora tidur siang Megan mengajak Amelia untuk mengobrol bersama.


"Apa ada yang salah denganku?"Tanya Megan.


"Pikirkan sendiri!"Sahut Amelia ketus.


"Mana mungkin aku bisa memikirkannya kalau kamu tidak memberi tau,"Megan bersikeras membujuk Amelia agar mau berbicara.


"Siapa Sara Lee?Sepertinya kalian berdua sangat akrab,"


"Apa kamu mengangkat telfon masuk di ponselku?"


"Apa yang aku lakukan salah?"


"Tidak,yang kamu lakukan tidak salah.Kamu istriku,kamu boleh mengangkat telfon atau membaca pesan masuk di ponselku.Tapi,beritahu aku.Kalau ada yang mengganjal langsung tanya saja,jangan tau tau diam dan membuat orang bingung,"


"Baiklah.Siapa Sara Lee?Kenapa dia memanggil kamu sayang?"Tanya Amelia ulang.


"Dia istri temanku,dia menyukaiku tapi aku tidak menyukainya.Dia sedikit gila,jadi kalau ada telfon darinya abaikan saja!"Ucap Megan.


"Bagaimana bisa wanita sudah bersuami menyukai pria lain?Apa lagi pria itu adalah teman dari suaminya,"


"Tentu saja bisa,namanya juga wanita gila!"


Amelia diam,dia menatap suaminya ragu.Apa dia harus mempercayai penjelasan dari suaminya itu?Tapi Megan bukanlah tipe pria yang pandai membual dan sepertinya Amelia harus mempercayai kata katanya.


"Aku mencintaimu,tidak ada yang lain dihatiku selain kamu.Kamu bisa memegang teguh kata kataku itu,"


"Baiklah,aku akan pegang kata katamu.Tapi kalau kamu berani macam macam di belakangku,aku akan menghukum mu!"


Amelia melenggang pergi,meski sudah mendapat penjelasan dari Megan Amelia masih saja marah padanya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2