My Baby Aurora

My Baby Aurora
Wedding Ruben & Bella


__ADS_3

...♥️🖤♥️...


Hari yang paling ditunggu oleh keluarga besar tiba,yaitu hari dimana Ruben dan Bella menikah.


Pasangan kekasih itu duduk bersanding di pelaminan bak raja dan ratu,setelah melaksanakan akad nikah.Aurora kecil terus meledek mereka dengan guyonan khas anak anak,membuat keceriaan sepasang pengantin baru itu bertambah.


Bella tak pernah bermimpi hubungannya yang kandas bersama Ruben bisa terikat kembali,apa lagi sampai ke meja penghulu.Begitu juga Ruben,dia tidak pernah bermimpi mendapatkan gadis keras kepala yang selalu ingin menang sendiri itu.


"Sayang,aku sudah tidak sabar menunggu acara ini cepat selesai,"bisik Ruben.


"Berhenti berpikir kotor!"Omel bella.


"Ini bukan pikiran kotor,semua pengantin baru pasti mendambakannya.Termasuk aku,"lanjut Ruben.


Pipi Bella memerah,dia tidak menyangka suaminya akan mengatakan hal itu kepadanya saat pesta pernikahan mereka masih berlangsung.Ruben terlalu berterus terang,Bella jadi ketar ketir memiliki suami seperti itu.


Beberapa jam berlalu,pesta pernikahan berakhir.Saatnya bagi Ruben dan Bella untuk pergi menuju tempat mereka berbulan madu.Mereka berpamitan kepada keluarga besar.


"Hati hati dijalan,kabari kami jika sudah sampai tempat tujuan,"Ucap Ibunda Bella sambil menyeka air matanya.


Kedua mempelai masuk kedalam mobil,mereka membuka jendela dan melambaikan tangan.Awal kehidupan baru bagi Ruben dan Bella akan segera dimulai.


*****


Tiba dirumah,Amelia merasa kelelahan dan langsung melompat ke tempat tidur.Sementara Megan begitu sangat bersemangat,dia menatap Amelia dengan penuh g*irah hingga membuat bulu kuduk Amelia berdiri.

__ADS_1


Amel paham betul apa yang sedang suaminya inginkan.Meski malas,dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri agar sang suami tidak protes karena ada bau keringat.


"Dia pasti iri pada Ruben dan Bella,mereka yang menikah,Megan yang kegenitan minta jatah,",gerutu Amelia sambil membasuh wajahnya dengan air dingin.


Tiba tiba Megan masuk ke dalam kamar mandi,dia menubruk wanita itu dari belakang dan menghujaninya dengan c*uman.


"Sayang,ini dikamar mandi,"


"Memangnya kenapa?Sekali kali kita melakukannya disini,"Megan tersenyum senang.


Yang megan inginkan terwujud,Monika pasrah karena tidak bisa menolak permintaan suaminya.Jika di tolak pun,Megan pasti akan memaksanya.


Keduanya bergulat selama kurang lebih tiga puluh menit,meski singkat,mereka berdua sama sama berhasil meraih puncak k*nikmatan.


"Amel,apa kamu tau Ruben dan Bella pergi kemana?"


"Aku tidak tau,aku juga tidak mau tau urusan orang.Memangnya kenapa?"


"Tidak apa apa,hanya saja aku jadi ingin mengajakmu pergi berbulan madu,"


"Anak kita sudah dua,yang satu bahkan masih kecil.Jangankan pergi liburan,ingin tidur lebih cepat pun aku tidak bisa,"


"Kamu pasti sudah sangat mengantuk,tidurlah.Aku tidak akan mengganggu kamu lagi,"


*****

__ADS_1


Keesokan harinya,ponsel Monika dipenuhi chat dari Ruben.Dia mengirim foto selfie ditempat bagus sambil berpose mesra bersama istrinya.


"Aku merasa iri,mungkin memang aku butuh liburan,"Amelia mengangkat alisnya sebelah.


Aurora mendekati sang Mama,dia kewalahan berjalan sambil menggendong adik laki lakinya.Amelia langsung berlari merebut Radja dari putrinya,takut balita itu terjatuh dan terluka.


"Nak,kamu belum bisa menggendong Radja.Lain kali jangan diulangi lagi ya?"Omel Amelia.


"Aku hanya ingin bermain bersamanya,masa begitu saja tidak boleh,"Aurora cemberut.


Megan menghampiri Amelia dan Aurora yang sedang ribut kecil.


"Ada apa ini?"Megan penasaran.


"Aurora menggendong Radja,mereka berdua bisa jatuh bersama,"adu Amel.


"Tapi mereka berdua tidak jatuh bukan?"


"Ya..Tidak sih,"


"Sudahlah,jangan marahi Aurora lagi.Toh tidak terjadi apapun pada mereka,tapi lain kali jangan diulangi lagi ya cantik,"Megan mencubit pipi Aurora gemas.


Keluarga itu sangat harmonis,membuat iri siapa saja yang melihatnya.Megan berharap,mereka semua bisa hidup rukun,akur,dan sejahtera untuk selamanya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2