
...♥️🖤♥️...
Ting...Tong...
Bel berdering nyaring,Amelia yang sedang asyik menonton tv langsung pergi keruang tamu untuk melihat siapa tamu yang datang.
Pintu rumah terbuka lebar,sosok tak asing berdiri disana sambil menyunggingkan senyum.Dia adalah Bibi dari amelia,Riska.
"Hallo,apa kabar?"Riska tersenyum masam.Amelia sama sekali tidak membalas senyuman itu.
"Ayo masuk,"ajak Amel.
Riska masuk kedalam rumah,dia mendongakkan kepalanya memperhatikan setiap sudut tempat tinggal keponakannya.Besar,megah dan luas.Dia benar benar takjub dibuatnya.
Amelia berhasil menikahi orang kaya,dia juga sukses membangun bisnisnya sendiri.Perasaan iri muncul dihati Riska dan ingin ikut merasakan kejayaan itu lagi.
"Ada apa Bibi datang kesini?"
"Aku ingin minta maaf padamu,sekalian memberikan kado ini untuk keponakanku,"Riska menyodorkan sebuah Tote bag kecil.
"Aku sudah memaafkan mu,aku juga telah menerima kado ini.Jika tidak ada yang mau dibicarakan lagi pergilah dari sini!"
"Kamu mengusirku?"
"Ya,sama seperti kamu mengusirku dari rumahku sendiri dulu.Ngomong ngomong,aku beri waktu satu tahun,rumahku harus kembali atau Bibi aku penjarakan,"
"Amel,"
"Keluar dari rumah ini!"
Riska bangkit dari duduknya,dia melangkah pergi dari rumah itu dengan berat hati karena belum bertemu dengan anak Amelia.Riska menangis,melihat hal itu Amelia juga ikut menangis.
__ADS_1
jangan lemah Amelia,kamu tidak perlu bersikap baik pada orang itu.Dia sudah merampas segalanya darimu,jangan pernah berhubungan dengan orang itu lagi.
Julian pulang kerumah,dia melihat mata istrinya sembab,dia khawatir dan langsung mengajak Amelia berbicara dari hati ke hati.
"Kamu kenapa?"Tanya Megan.
"Tapi bibiku kesini,"
"Mau apa dia kesini?"
"Dia mau minta maaf dan memberi sebuah kado untuk anak kita,"
"Oh,aku pikir dia menindas kamu lagi,"
"Tidak,"
"Kamu masih sayang padanya bukan?Perbaiki saja hubunganmu dengan dia,lupakan masa lalu,"
"Tidak semudah itu sayang,"
Aurora masuk ke kamar Amelia karena pintunya tidak dikunci,gadis itu membawa boneka dan mengajak Papanya bermain.
"Sayang,Papa masih capek baru pulang kerja,"
"Tidak apa apa,aku akan menemaninya sebentar,"
*****
Sore hari,Amelia pergi ke laundry miliknya dan menitipkan anak anaknya pada Megan.Setelah sekian lama akhirnya dia bisa me time juga,meskipun sambil kerja.
Ditengah perjalanan,Amelia tidak sengaja melihat Aldo tengah nongkrong dengan seorang gadis muda sambil bermesraan.Merasa kesal karena pria itu telah mengkhianati Bibinya,Amelia menepikan mobilnya,dia turun dari mobil dan menghampiri Aldo.
__ADS_1
"Aldo,siapa dia?Kekasihmu kah?"
"Iya,dia kekasihku.Kenapa memangnya?"
"Kamu selingkuh dibelakang Bibiku?"
"Iya,masalah buat kamu?"
Plak....
Sebuah tamparan mendarat di pipi Aldo dengan keras.
"Pria brengsek,dia telah melakukan banyak hal untukmu.Tapi ini balasan mu?"
"Dia yang sekarang tidak lagi seperti dia yang dulu.Dulu dia cantik,seksi dan sehat.Tapi sekarang?Dia terlihat tua,kurus dan sakit sakitan.Aku sudah tidak tertarik padanya,"
"Dasar pria benalu tidak tau diri! Kuburan mu akan sempit dan kamu akan mati dengan cara yang tidak wajar,"Maki Amelia.
"Kamu menyumpahi aku?"
"Iya.Kutil kelamin sepertimu tidak layak hidup di negara ini,pergi saja kamu ke planet mars.Pria brengs*k!"
Puas memaki Aldo,Amelia kembali masuk kedalam mobilnya.Dia pergi menuju tempat usahanya dan meninggalkan manusia sampah itu bersama kekasih gelapnya.
Sepanjang perjalanan menuju laundry Amelia memikirkan keadaan Riska.Apa dia tau kekasihnya selingkuh?Sakit apa yang sedang diderita oleh wanita itu?Tiba tiba saja Amelia merasa menyesal karena telah bersikap buruk padanya pagi tadi.
Masih teringat dengan jelas bagaimana Riska merawat Amelia saat sedang sakit,bagaimana dia memposisikan dirinya sebagai pengganti Ibu Amelia yang sudah meninggal.Dia orang baik,hanya karena satu kesalahan saja Amelia jadi sangat membencinya.
Haruskan Amelia memberikan kesempatan kedua untuk Riska?Sepertinya Amelia harus pergi menemui Riska dan melihat kondisinya.
Air mata jatuh membasahi pipi,Amelia segera menyekanya.Hanya karena seorang pria hubungan persaudaraan jadi renggang,bahkan ada yang sampai bermusuhan dan tidak saling mengenal satu sama lain.
__ADS_1
Hati Amelia melunak,dia ingin hubungannya bersama sang bibi membaik seperti dulu lagi.
Bersambung...