
...🖤♥️🖤...
Aku mencintaimu,entah sejak kapan.Yang jelas rasa cinta itu telah menancap cukup dalam dihatiku.
Amelia terus memandangi Megan dan Aurora yang sedang asik bermain boneka.Pria itu jika dilihat dengan seksama memiliki karisma yang begitu menggoda.Pantas saja jika Sara mengejar ngejar cintanya seperti orang gila.
Tampan,mapan dan royal.Wanita mana yang tidak suka?Terlebih Megan sangat perhatian dan lembut.Tak terasa,Amelia sudah memandangi suaminya tanpa berkedip.Dia malu pada dirinya sendiri.
Megan melempar pandanganya kearah istrinya,Amelia membuang muka.
"Ehem..."Amelia berdehem.
"Apa ada yang salah dengan wajahku?Kenapa kamu menatapku seperti itu?"Megan tertawa.
"Aku,emh...Aku mengantuk,aku mau ke kamar dulu,"Amelia melarikan diri.
Megan menemani Aurora bermain sampai gadis kecil itu mengantuk,kemudian dia membawa Aurora ke kamarnya.Anak perempuan itu meminta Megan untuk membaca buku dongeng,meski malas Megan menurutinya agar putrinya bisa segera tertidur.
Setelah menunggu sekita satu jam lamanya,akhirnya Aurora tertidur.Dia bisa pergi ke kamarnya dan menyelesaikan urusannya dengan Amelia yang belum selesai.
Ceklek,,,
Megan membuka pintu,dia mendapati istrinya sudah meringkuk diatas kasur.Megan mendekat,wanita itu rupanya sudah tertidur pulas.Ingin hati Megan membangunkan Amelia,tapi dia merasa tidak tega.Akhirnya Megan ikut berbaring dan tidur disebelah Amelia.
*****
Pagi hari,Amelia membuka mata.Dia mendapati Megan sedang tidur sambil memeluknya.Wajah itu terlihat damai dan tenang,Amelia tergoda untuk membelainya.
Tiba tiba Megan membuka mata,Amelia langsung salah tingkah dibuatnya.
"Apa aku begitu tampan?"Megan tersenyum.
"Pede kamu!"
__ADS_1
"Sejak semalam kamu selalu menatapi wajahku dengan tatapan berbinar,"
"Kamu salah lihat!"
"Sudahlah,mengaku saja kalau kamu terpesona oleh ketampanan wajahku ini,"Megan menarik ujung hidung istrinya.
Segumpal keinginan untuk bertempur di pagi hari pun muncul,Megan memberi kode dengan sentuhan dan pijatan lembut diberbagai area sensitif istrinya.Amelia tidak mengisyaratkan penolakan,Megan semakin gencar memulai pergerakan.
Satu jam berlalu,keduanya terkulai lemas setelah mencapai titik kepuasan masing masing.
"Terimakasih ya,kamu baik sekali,"ucap Megan manja setelah apa yang dia mau dituruti.
"Aku minta imbalan untuk semua itu,"
"Imbalan?Baiklah,kamu boleh meminta apapun padaku.Aku akan menurutinya,"
"Benarkah?Kalau begitu tolong kamu beres beres rumah hari ini,aku sedang ingin bermalas-malasan seharian,"
Hari ini,Megan beres beres rumah.Mulai dari menyapu,mengepel,mencuci baju dan menyetrika.Megan juga mengelap debu,menyirami tanaman,memasak dan mencuci piring.
Megan sadar menjadi Ibu rumah tangga ternyata melelahkan.Akhirnya pria itu memutuskan untuk mencari ART.Dia harus mendiskusikan hal itu pada istrinya.
Megan menghampiri Amelia yang sedang duduk santai sambil minum secangkir teh hangat.
"Sayang,sepertinya kita perlu ART.Apa lagi sebentar lagi kamu punya anak bayi,"ucap Megan.
"Kamu saja yang mencarinya,cari yang sudah paruh baya saja ya.Aku tidak suka ada wanita muda lain selain diriku dirumah ini,"
"Iya,aku tau.Kamu kan cemburuan,"goda Megan.
"Jangan sembarangan bicara,aku tidak cemburuan kok,"Amelia marah.
"Lihat dirimu,menggemaskan sekali kalau sedang seperti itu,"Megan tertawa geli.
__ADS_1
Keduanya saling meledek satu sama lain hingga lelah.
*****
Aurora pulang dari tempat les,dia terlihat lesu dan lemas.Megan langsung mengecek suhu tubuh putrinya karena khawatir anaknya sakit.Tapi ternyata dia baik baik saja.
Sepertinya Aurora sedang ada masalah ditempat les,masalahnya itu yang membuatnya sedih hingga nampak lesu dan lemas.
"Kamu kenapa?"Tanya Megan.
"Guru les ku ganti Papa,aku tidak suka dengan guru les yang baru,"
"Loh,kok bisa tidak suka?Memangnya kenapa?"
"Guru les ku yang dulu tampan,mirip artis K-Pop.Tapi guru les ku yang sekarang galak dan berwajah menyeramkan,"
"Astaga,semua wanita dibelahan bumi manapun sama saja.Mau tua,mau muda,mereka selalu suka pada pria tampan,"celetuk Megan asal.
"Ayolah Papa,Mama juga tidak akan mau menikah sama Papa kalau Papa tidak good looking dan good rekening,"
"Benarkah?Berarti sifat kamu itu menurun dari Mama mu dong?"
"Mungkin,"Aurora menahan tawa diujung bibir kecilnya.
Merasa penasaran dengan keseriusan obrolan suami dan putrinya,Amelia menghampiri dua orang itu.Anehnya mulut Megan dan Aurora langsung mengatup.
"Apa kalian berdua sedang membicarakan aku dibelakang?"Amelia menatap ragu.
"Tidak,"sahut Aurora dan Megan kompak.Tapi Amelia tidak begitu saja percaya dengan omongan dua orang itu.
Megan dan Aurora memang selalu kompak dalam melakukan apapun,termasuk soal mengelabui Amelia.
Bersambung...
__ADS_1