MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_30..Buktikan


__ADS_3

Setelah nya Willy turun dengan wajah memerah menahan kemurkaan namun juga tersenyum sinis karena pemuda brengsekk itu berani mendatangi nya.


"Punya nyali juga kau rupa nya bedebbah?" ujar Willy sarkas dengan tatapan sinis menatap Max yang hanya menatap nya dengan tatapan tenang.


Max berdiri menyambut Willy,dia menunduk tanda hormat dan menyapa Willy meski Willy tak menjawab sapaan nya sama sekali.


"Selamat sore uncle" sapa Max sopan masih dengan raut wajah yang penuh ketenangan.


Willy hanya diam dan menatap sinis namun lebih ke arah kemarahan..dia tengah menahan amarah nya agar tak langsung melayangkan pukulan nya.

__ADS_1


"Ada apa kau kemari?" tanya Willy dengan nada dingin serta tatapan tajam menatap ke arah Max yang duduk di hadapan nya.


"Aku ingin meminta maaf kepada kalian semua terutama pada Grace..maafkan aku telah menyakiti nya dan juga tidak bisa mengingat apapun setelah malam itu..sungguh aku sangat menyesali nya" kata Max tenang dengan tatapan penuh kesungguhan dan penyesalan yang terpancar dari wajah nya.


Willy hanya terkekeh mendengar kata-kata Max..dia tau Max menyesal dan merasa bersalah tapi kemarahan nya belum menguap pergi setiap kali dia melihat putri nya bagaikan tiang bernyawa.


Willy tidak bisa semudah itu untuk memaafkan pria di hadapan nya..dia belum bisa memberikan maafnya jika sang putri belum kembali seperti semula.. Max harus bisa membuktikan bahwa dia bisa mengembalikan putri nya seperti dulu lagi.


Max yang mendengar hal itu langsung setuju saja..dia akan berusaha keras untuk membuat Grace kembali seperti dulu..dia akan melakukan apapun demi mendapatkan maaf dari keluarga Grace dan juga Grace sendiri.

__ADS_1


"Aku setuju.. Aku terima dan aku akan berusaha keras asalkan kalian mau memaafkanku" kata Max tanpa pikir panjang karena yang dia mau hanya bisa mengembalikan Grace seperti dulu.


"Baiklah aku akan bicarakan ini dengan istri dan anak ku..kau pergi lah" kata Willy langsung mengusir Max tanpa banyak bicara.


"Tapi uncle..sekali saja bolehkah aku melihat Grace.. Aku sangat merindukan nya" kata Max membuat Willy mengernyit heran apa dia tidak salah dengar pria di hadapan nya mengatakan bahwa dia merindukan Grace.


Apa dia sudah gila atau kehilangan sebagian otak nya karena terlalu sering di hajar keluarga besar nya.


"Apa kau kehilangan otak mu setelah di hajar oleh keluarga besar ku?" tanya Willy dengan tatapan mata tak lepas dari raut wajah Max seakan dia tengah mencari sesuatu.

__ADS_1


"Tidak uncle.. Aku benar-benar merindukan nya..setelah sekian lama aku tak bertemu dengan nya aku merasa hidup ku hampa..uncle tentu tau apa yang tengah ku rasakan karena uncle sudah pernah merasakan dan mengalami nya..kali ini ku mohon ijinkan aku menemui Grace meski sekali saja..kumohon uncle" kata Max membuat Willy yakin bahwa pria di depan nya itu serius dengan ucapan nya karena dia pernah muda dan merasakan hal yang sama.


__ADS_2