MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_47..Tak Ingin Lengah.


__ADS_3

Max dan Grace sudah berada di taman yang tak terlalu jauh dari mansion tentu masih dalam pengawasan keluarga dan para penjaga keamanan serta bodyguard bayangan dari Rey,ya Rey tak lepas tangan terhadap keselamatan keponakan nya itu..dia selalu memantau dan memastikan keamanan mereka meski dari jauh.


Tak ada satu pun yang tak luput dari pantauan mata tajam Rey yang seperti memiliki mata yang teramat jeli..bahkan masalah mengenai Harell dia juga sudah mengurus nya dan tak mau turun tangan hanya untuk curut satu itu.


Dia serahkan semua pada adik angkat nya yaitu Deril,dia hanya menyerahkan Harell pada sang adik untuk di apakan setelah tertangkap itu urusan Deril,yang pasti dia hanya sekedar membantu menangkap curut satu itu saja.


Meski ada anak-anak nya yang turut serta memburu si curut tapi dia juga tak mau kalah dari para anak muda itu..dia yang terkenal dengan julukan hungry lion harus bisa menjaga image dan nama nya agar tetap berada di urutan pertama dan baru lah di bawah nya ada Gian, Gio,dan para anak muda lain nya.


"Hm, bagaimana?" tanya Rey saat dia berbicara dengan seseorang di telefon sambil mengamati keponakan nya dari layar laptop.

__ADS_1


"Baiklah..jangan sungkan"


Setelah nya, Rey memutuskan sambungan telepon sepihak dan membuat si penelfon mengumpat keras pada nya namun tak bisa dia dengar karena sudah lebih dulu dari matikan.


Kebiasaan emang si Daddy Rey.


"Rupa nya tidak bisa di remehkan juga si curut itu..baiklah biarkan si Max saja yang bertindak karena dia lebih tau makhluk jemis apa spesies satu itu" ujar nya bergumam sambil mengetuk-ngetuk meja.


"Apa kau mau melihat danau itu?" tanya Max karena sejak tadi mereka hanya diam memandangi bunga-bunga yang mulai tumbuh banyak di sekitaran.

__ADS_1


Grace mengangguk dan Max pun menuntun Grace untuk mendekati danau karena jarak nya paling hanya lima meter dari tempat mereka duduk..saat sampai di dekat danau,tampak mata Grace berbinar melihat air yang jernih cenderung berwarna hijau khas danau yang masih asri.


Max meminta Grace duduk di dekat danau dengan jarak aman 1 meter karena danau itu dalam juga tidak tau ada binatang berbahaya apa di dalam danau itu jika mereka mendekat..meski tidak mungkin ada binatang seperti buaya atau anaconda tapi namanya orang khawatir dan waspada tidak apa lah berlebihan sedikit.


Saat sedang menemani Grace duduk di tepi danau,ponsel Max berbunyi hingga dia harus menjawab nya dulu dan sedikit menjauh dari Grace namun masih jarak aman.


"Grace,aku angkat telefon dulu ya..kau jangan dekat-dekat dengan danau itu karena berbahaya.. mengerti hm?" kata Max memberi peringatan dan kemudian berjalan lima langkah ke belakang Grace setelah di angguki oleh Grace.


Grace hanya menatap Max yang sudah mulai bicara dengan orang di seberang telefon,dia melihat ada kupu-kupu lewat dengan warna yang sangat cantik dan membuat nya terpesona..dia melihat kupu-kupu itu terbang ke arah danau dan Grace menggerakkan tangan nya sebagai tanda jangan ke sana pada kupu-kupu itu.

__ADS_1


Grace melihat kupu-kupu itu malah berterbangan di atas air hijau danau itu dan membuat nya ingin meraih kupu-kupu itu hingga dia dengan tanpa sadar berjalan semakin mendekati danau dan mencelupkan kaki nya ke air hingga tiba-tiba.


Byurrrr.....


__ADS_2