MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_7..Kembali Bangkit


__ADS_3

2 bulan berlalu begitu cepat kondisi Grace pun semakin membaik meski batin nya masih berduka akan kepergian anak nya.


Grace memutuskan untuk kembali ke rumah karena dia merasa sudah terlalu lama berada di rumah sakit..dia tak mau membuat keluarga nya khawatir karena dia tak pernah kembali sejak malam naas itu.


Grace kembali ke rumah..dia semakin menjadi pendiam..tanpa ada yang tau Grace selalu mengkonsumsi obat anti depresi agar dia menjadi tenang dan tak terlalu tampak bahwa diri nya tidak lah baik-baik saja.


"Mom..dad..Ge,,aku pulang" ujar Grace sambil memasuki rumah keluarga nya.


Dari arah dapur tampak seorang wanita yang tak lagi muda namun masih tampak cantik menghampiri nya lalu memeluk nya dengan erat penuh kerinduan.


"Sayang..oh astaga Miss you so much" ujar si wanita berumur tadi yang tak lain adalah ibu nya Vallery.


Grace membalas pelukan hangat ibu nya dan menghapus setitik air mata nya agar tak membuat ibu nya khawatir..dia juga merindukan ibu nya dan keluarga nya tapi dia tidak mau kondisinya di ketahui oleh keluarga nya karena hanya akan membuat malu saja.


"Miss you too mom" balas Grace singkat lalu melepas pelukan mereka.


"Grace lelah,Grace istirahat dulu" ujar Grace lalu meninggalkan ibu nya yang tengah menatap nya penuh luka.


Vallery merasa anak perempuan nya akhir-akhir ini berubah menjadi lebih pendiam..sudah hampir tiga bulan ini dia bahkan tidak pernah melihat anak nya itu tapi setelah kembali lagi dia malah menemukan sang anak lebih banyak diam dan datar.


"Kau kenapa sayang..mommy merindukan mu yang dulu hiks" ujar Vallery menatap sendu putri nya yang mulai menghilang dari balik pintu.


Tak berapa lama kemudian tampak seorang pria yang tak lagi muda namun masih tampan dan berkarisma mendekati Vallery istri nya.


"Sayang kau kenapa?" tanya si pria sambil merangkul pundak istri nya.


"Will..kenapa aku merasa Grace semakin berubah" ujar Vallery menatap sendu pintu kamar putri nya yang baru saja kembali.


"Apa Grace sudah pulang..kenapa aku tidak tau?" tanya Will karena dia memang tidak tau.

__ADS_1


"Dia baru saja pulang Will..tapi dia semakin menjadi pendiam.. Aku takut putri ku kenapa-kenapa Will" ujar Vallery dengan guratan kekhawatiran yang tampak begitu jelas di wajah yang tak lagi secantik dulu.


"Sudah sayang mungkin dia lelah..biar aku yang berbicara dengan nya nanti" usul Willy suami dari Vallery dan ayah dari Gerald juga Grace.


"Baiklah"


Kedua nya kembali ke kamar..Willy keluar lagi dari kamar nya menuju kamar putri nya yang selama hampir 3 bulan ini bagai di telan bumi..sebagai ayah Willy juga khawatir dengan keadaan putri nya.


Dia takut putri nya menyimpan maslahat sendiri dan malah akan membebani pikiran nya..dia tidak mau gagal mendidik anak-anak nya..dia ingin menjadi ayah sekaligus teman bagi kedua anak nya.


Tok....


Tok ...


Tok....


"Grace bolehkah Daddy masuk?" ujar Willy dari luar pintu kamar Grace.


Ceklek....


"Hey Princess..kau kembali tapi tidak menemui si tua ini" ujar Willy memecah suasana.


"Maaf dad..Grace lelah" kata Grace tersenyum kecil sangat minim hampir tak terlihat jika tidak jeli.


"Bolehkah Daddy tau kesibukan mu princess?" tanya Willy sambil duduk di sisi Grace yang kini tengah bersandar di kepala ranjang.


Grace menatap wajah tua ayah nya..dia benar-benar merasa sangat bersalah karena telah membuat semua orang merasa khawatir pada nya.


"Grace hanya sibuk dengan pekerjaan saja dad..maaf Grace bahkan tidak pernah pulang" kata Grace sendu merasa bersalah pada semua keluarga nya.

__ADS_1


"It's ok princess..apa kau tau Nelsy mengalami hal buruk beberapa waktu yang lalu" kata Willy memberitahu Grace mengenai Nelsy.


"Nelsy..kenapa dia dad?" tanya Grace penasaran karena sejak beberapa waktu yang lalu dia bahkan lost kontak dengan semua keluarga nya.


"Dia di perkosssa oleh pria gila dan saat ini sedang berada di negara M menyusul uncle Bas dan aunty Arny..kasihan dia karena yang Daddy dengar saat itu terjadi Nelsy bahkan tak sadarkan diri.. Daddy benar-benar ingin menghabisi pria gila itu..jika itu terjadi pada mu Daddy tak akan tinggal diam dan akan memutilasi pria brengsek itu..jaga diri mu nak..Daddy benar-benar menyayangi mu" kata Willy berapi-api menceritakan tentang Nelsy pada Grace.


Grace tampak menutup mulut nya dengan kedua tangan..dia tak menyangka bahwa Nelsy mengalami hal itu..astaga apa saja yang telah dia lewatkan selama ini.


Ya tuhan bukan hanya diri nya yang mengalami hal itu tapi saudaranya juga..kenapa takdir begitu kejam..dia kehilangan janin nya sedangkan Nelsy dia mungkin akan hamil tanpa suami.


"Apa..apa Nelsy baik-baik saja dad?" tanya Grace benar-benar khawatir dengan keadaan Nelsy.


"Yang Daddy dengar dari uncle Rey sih dia baik-baik saja hanya saja dia butuh waktu untuk menyendiri..uncle Bas dan Aunty Arny bahkan belum tau keadaan Nelsy yang sedang hamil.. Nichole memberitahu uncle Rey tentang masalah nya dan kebetulan saat itu Daddy sedang berada di rumah uncle Rey jadi Daddy tau semua nya" jelas Willy mengusap kepala putri nya dengan penuh sayang.


"Pasti berat berada di posisi Nelsy..semoga dia bisa kuat" ujar Grace berharap Nelsy bisa kuat dan mau mempertahankan janin nya jika dia benar-benar hamil nanti nya.


"Amin sayang..ya sudah istirahatlah" kata Willy lalu mengecup kepala putri nya dan beranjak meninggalkan Grace sendirian.


Setelah kepergian Willy..Grace meraih tas nya dan membuka nya dengan sedikit terburu-buru..dia mengambil sebuah botol berwarna putih lalu membuka nya dan menuang dua pil..dia menelan pil itu lalu minum sesaat kemudian dia merasa lebih baik.


"Aku benar-benar tidak menyangka Nelsy juga mengalami hal yang sama..semoga kau bisa mempertahankan janin nya jika kau benar-benar hamil Nelsy..jangan seperti ku yang malah membahayakan anakku..hiks..maafkan mommy nak" ujar Grace kembali terisak mengingat anak nya yang telah tiada.


Grace memilih memejamkan mata nya berusaha keras untuk tenang agar tidak membuat keluarga nya tau akan kondisi nya yang sebenarnya.


#


#


"Jadi siapa yang telah ku nodai malam itu..sialannnn aku benar-benar tidak bisa mengingat nya..kamera pengawas pun telah di sabotase oleh seseorang arkhhh aku benar-benar tidak tau lagi harus bagaimana" ujar seorang pria yang kini tengah frustasi memikirkan wanita yang telah dia nodai malam itu.

__ADS_1


Pasal nya beberapa waktu yang lalu dia menemukan fakta bahwa bukan kekasih nya yang telah dia nodai melainkan wanita lain dan dia tidak ingat apa-apa lagi setelah itu.


__ADS_2