MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_75..Launching


__ADS_3

Tak terasa usia kandungan Grace sudah memasuki 8 bulan lebih satu minggu,perut Grace benar-benar membuat Max tak bisa membiarkan nya bergerak seenak nya sendiri.


Max selalu berusaha supaya dia selalu ada di sisi Grace karena dia takut sewaktu-waktu Grace membutuhkan nya..dia juga sudah cuti untuk 3 bulan ini karena dia mau fokus dulu pada sang istri.


Pekerjaan nya di gantikan oleh anak muda di keluarga Wilson yaitu Carlos anak Deril yang baru menginjak usia 22 tahun adik Alice istri dari Aldebar..sementara untuk pendamping nya selalu Gio yang turun tangan untuk membimbing para adik-adik nya.


"Baby kau butuh sesuatu?" tanya Max sambil mengusap perut Grace yang sudah benar-benar besar dan sesekali terlihat menonjol di bagian tertentu.


Kadang Max juga di sapa oleh kedua anak nya melalui tendangan bebas yang bisa saja mengenai bagian wajah nya..dia sangat bahagia dan senang bisa merasakan momen seperti itu..momen yang tidak pernah dia rasakan di kehamilan Grace yang pertama karena anak nya sudah lebih memilih mengalah.


"Tidak honey..aku hanya mau di temani oleh mu saja" kata Grace sambil menelusup kan wajah nya pada dada bidang Max.


"Baiklah aku milik mu baby" ujar Max lalu mengusap kembali perut Grace.


Saat Grace sedang menikmati usapan tangan Max, tiba-tiba perut nya menegang dan sedikit mulas.. seperti nya dia kontraksi tapi tunggu kontraksi nya lebih sering dulu karena dia tidak suka di rumah sakit.

__ADS_1


"Kau kenapa baby?" tanya Max yang seakan tau.


"Aku kontraksi honey,tapi nanti saja ke rumah sakit nya tunggu kontraksi nya lebih sering biar proses nya lebih cepat" kata Grace yang memang akan melahirkan normal tapi jika pembukaan nya belum juga bertambah maka dia harus operasi itu ketentuan dari Max dan Gerald.


2 jam kemudian...


"Baby kita ke rumah sakit saja ya..aku takut kau kenapa-kenapa" ujar Max menyarankan karena dia tidak tega melihat istri nya meringis saat kontraksi.


"Hm baiklah" jawab Grace menurut saja karena dia juga lama-lama lemas harus menahan sakit.


Max membantu Grace berjalan menuju mobil..dia sudah mengabarkan hal ini pada keluarga mertua nya dan mereka akan meluncur ke rumah sakit begitu dia dan Grace sampai.


"Maaf tuan seperti nya nona harus operasi saja karena pembukaan nya masih stuck di satu dan kami hanya takut jika nona kehabisan tenaga.. bagaimana tuan?" ujar dokter paruh baya yang menghampiri Max untuk memberitahu kondisi Grace.


"Lakukan yang terbaik untuk mereka dok" kata Max yang tak mau ketiga kesayangan nya kenapa-kenapa.

__ADS_1


"Baik tuan" balas si dokter lalu mulai mempersiapkan segala sesuatu nya untuk operasi cecar.


Setelah lama menunggu sekitar 1 jam lama nya proses operasi,kini Max bisa mendengar dan melihat dengan jelas mahakarya nya yang selama ini dia nanti-nanti.


Oekkk....


Oekkk.....


"Selamat tuan anak pertama anda laki-laki" kata si dokter sambil memberikan baby pada suster untuk di bersihkan.


Max tak kuasa menahan air mata nya,dia menangis lalu dia kecup kening Grace yang tak sadarkan diri karena efek bius nya..setelah bayi pertama di bersihkan kemudian si dokter mulai mengeluarkan lagi bagi kedua Max dan Grace.


Oekkk...


Oekkk....

__ADS_1


"Selamat tuan anak kedua anda perempuan" kata sang dokter memberitahu Max.


"Terimakasih baby.. terimakasih" kata Max lalu menciumi kening dan bibir Grace yang masih tak sadarkan diri.


__ADS_2