
Tak terasa 5 bulan sudah usia kandungan Grace namun aneh nya kenapa perut Grace seakan-akan sudah menunjukkan kehamilan 7 bulan,besar sekali dan itu membuta Max khawatir.
Seperti saat ini, mereka saat ini sudah berada di sebuah rumah sakit tempat Gerald bekerja..rumah sakit itu adalah rumah sakit milik ayah nya yaitu Willy..Gerald hanya sekedar menjadi dokter umum serta direktur utama rumah sakit itu karena sang ayah sudah enggan untuk kembali menjadi dokter karena sebentar lagi dia akan memiliki cucu.
Ya Vallery dan Willy sangat antusias untuk menyambut kedatangan calon keluarga baru mereka yang tak lain adalah cucu dari Grace..cucu yang telah lama mereka nanti akhrinya sebentar lagi launching.
"Baby apa kau yakin perut mu baik-baik saja,tidak ada yang aneh kan di sini aku hanya takut kau kenapa-kenapa" tanya Max sambil mengusap perut besar Grace.
"I'm fine honey..don't worry" jawab Grace sambil merangkul lengan Max Semakin erat karena mata para perawat menatap lapar pada sang suami.
Dia tidak suka milik nya di tatap lapar oleh mata lain.
__ADS_1
"I'm yours baby" bisik Max menenangkan Grace yang seperti nya sedang kesal karena kaitan di lengan nya semakin mengencang.
"Aku ingin mencongkel semua mata mereka,aku tidak suka melihat mereka menatap mu" balas Grace sambil mendelik tajam ke arah para perawat wanita yang sedang menatap mereka terutama Max.
Max berhenti sejenak lalu dia raih kedua pipi Grace dan dia llumat bibir yang tengah mengerucut itu dengan lembut hingga beberapa saat kemudian terdengar suara deheman dari arah samping mereka.
"Ekhemm"
"Kalian pikir ini kamar bisa seenak nya berkissing?" tanya pria itu menatap kedua nya.
"Kau marah pada kami?" tanya Grace dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
__ADS_1
"Eh bu..bukan begitu..hishhh oke sorry jika kau merasa aku memarahi mu..maafkan aku sister" ujar Gerald yang tak berkutik jika bumil sudah dalam mode melow.
"Baby sssttt jangan menangis nanti baby sedih hm..Ge kau itu malah membuat nya menangis awas saja nanti kau di rumah" bujuk Max agar Grace tak menangis dan menatap kesal pada Gerald yang telah membuat Grace melow.
"Hishhh aku kan tidak bermaksud begitu,lagi pula ini kan juga karena hormon nya..baiklah maafkan aku sister ayo kita USG bukan kah kalian ingin segera melihat baby?" ujar Gerald lalu mengajak kedua nya ke ruangan dokter yang akan menangani Grace.
#
"Selamat tuan,nona kalian akan memiliki twins sebagai pelengkap..selamat ya sekali lagi" ujar si dokter yang usia nya sepantaran Vallery sambil tersenyum ramah kepada kedua pasangan yang di rekomendasikan oleh Gerald.
"Benarkah dok..ini bukan prank Kan?" tanya Max memastikan karena dia takut adik ipar nya mengeprank mereka.
__ADS_1
"Ini nyata tuan..kalian akan memiliki anak kembar dan mereka terlihat sangat sehat di dalam..sebaik nya untuk kegiatan panas kalian jangan terlalu sering usahakan seminggu hanya 2 atau 3 kali saja karena takut nya akan mempengaruhi janin nya dan jangan melakukan aktivitas yang berat serta konsumsi makanan yang di sarankan untuk ibu hamil dan satu lagi hindari stress atau berpikir berlebihan karena dapat memicu terjadinya flek atau gangguan pada janin..untuk olahraga lebih baik lakukan yang ringan atau senam ibu hamil dan usahakan selalu dampingi bila perlu dengan pelatihnya sekalian agar lebih terjamin" saran sang dokter memberitahu apa yang harus di lakukan oleh Grace dan juga Max.