MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_68..Dugaan


__ADS_3

2 Bulan kemudian....


"Honeyyyyyyyy ayolah aku mau ke sana" rengek seorang wanita yang saat ini tengah bergelayut di lengan kekar seorang pria yang tak lain adalah suami nya sendiri.


"Astaga baby,kau kenapa sih sebenarnya..kita bisa ke sana nanti sepulang aku bekerja karena hari ini uncle Rey akan memimpin rapat jika aku tidak datang maka aku bisa di masukan kandang Leon..apa kau mau suami mu yang tampan ini menjadi tulang belulang?" tolak sang suami yang tak lain adalah Max karena sudah sejak 3 hari yang lalu Grace minta ke club' milik nya dan dia sedang tidak bisa menemani Grace karena uncle Rey akan memimpin rapat penting kali ini.


"Tapi aku mau sekarang huwaaaaa mommyyyyyy" tangis Grace pecah dan kemudian Grace pun keluar dari kamar menuju kamar ibu nya bermaksud untuk mengadu.


Max hanya bisa geleng-geleng kepala melihat aksi sang istri yang makin ke sini makin entah lah..dia juga tidak tau ada apa dengan istri nya itu tapi satu yang pasti dia curiga kalau Grace sedang hamil karena tingkah Grace tidak seperti biasanya.


Grace jarang bermanja-manja dengan nya dan hanya akan bermanja-manja jika mereka sehabis menikmati percintaan panas mereka saja..untuk lebih memastikan nya dia akan mengajak Grace ke dokter untuk memeriksa dan memastikan.

__ADS_1


Dia takut nanti nya Grace bisa memiliki riwayat preklamsia karena dia pernah keguguran sewaktu dulu juga terlalu banyak mengkonsumsi obat anti depresi dengan dosis yang tidak kecil juga dan jangka waktu yang cukup lama.


Dia takut nanti nya akan ada efek samping dari hal-hal itu dan dia tak mau itu terjadi..sedini mungkin dia akan berusaha untuk meminimalisir dampak nya dan juga mencegahnya juga.


"Baby..sayang maafkan aku" ujar Max sambil mengejar Grace yang kini sudah berada di depan pintu kamar mertua nya.


"Sana pergi..kau memang tidak mencintai ku hiks.. mommyyyyyy daddyyyyyy" ujar Grace mendramatisir keadaan dan seakan dia seperti seorang korban yang teraniaya.


Max juga seperti itu maka dari itu dia akan langsung membawa Grace ke rumah sakit saja daripada mengutarakan kecurigaan nya karena Grace bisa saja teringat kembali dengan Nike mereka yang telah tiada sebelum sempat mereka lihat.


"Hey baby..oke maafkan aku baik lah ayo kita ke sana sesuai dengan keinginan mu dan kali ini aku memaksa mu agar mau ke tempat itu" akhirnya Max mengalah dan kini dia menjadi tersangka yang seolah-olah memaksa Grace untuk ikut ke tempat yang Grace ingin kunjungi.

__ADS_1


"Benar..kau yang memaksa dan aku hanya mengikuti mu" kata Grace lalu kembali ke kamar dan berganti pakaian.



Grace telah siap dengan pakaian yang pasti nya akan membuat Max kelojotan tidak tenang..dia memutar-mutar tubuh nya dan dia melihat ke arah perut nya yang sedikit berisi dari sebelum nya..apakah ini pertanda bahwa dia bahagia dengan pernikahannya.


"Apa aku semakin gemuk atau karena aku sangat bahagia?" gumam nya sambil menatap perut nya.


Max pun telah selesai berganti dengan pakaian non formal bukan lagi jas dan kemeja ke kantor tapi dia hanya memakai kemeja lengan panjang nya untuk ke club' milik nya..mereka telah kembali ke negara X karena Grace yang meminta nya.


Keluarga sangat bahagia mendengar permintaan Grace itu begitu pun dengan nya..dia sangat lah bahagia melebihi apapun karena dengan melihat Grace sembuh saja itu sudah cukup untuk nya.

__ADS_1



__ADS_2