
Acara pemberkatan pun telah usai kedai mempelai lakukan..kini kedua nya telah sah menjadi sepasang suami istri dan siap untuk menjalani biduk rumah tangga guna untuk saling melengkapi satu sama lain.
Grace begitu bahagia karena sakit yang dia rasakan selama ini akhirnya bisa lepas menguap entah kemana..Grace menatap ke arah para tamu undangan yang menyaksikan momen bahagia nya dan tanpa sengaja dia menatap sesosok tubuh mungil tengah menatap nya dan Max dengan tatapan penuh kebahagiaan.
"Nike" ucap Grace lalu air mata nya terjatuh dan sesosok itu pun tak lagi terlihat di pandangan nya.
"Hey baby kenapa?" tanya Max yang merasa istri nya sedikit aneh.
"Aku melihat Nike Max..di.. dia..dia ada di sana tadi dan melihat kita dengan tatapan kebahagiaan juga dia tersenyum pada ku seakan dia sudah bahagia hiks..Nike kita sudah bahagia Max hiks" jelas Grace sedikit terbata dan juga tak lagi bisa menahan isakan nya.
__ADS_1
"Hey tenang jangan seperti ini..kalau Nike kita sudah bahagia maka kita tidak boleh terlihat sedih karena yang dia mau adalah kita harus bahagia juga sama seperti nya..apa kau paham hm?" ujar Max memberikan pengertian kepada istri nya yang memang sensitif perkara Nike.
"Sorry..I'm so sorry" ujar Grace lalu memeluk Max dan menelusupkan wajah nya di dada Max guna untuk meresapi aroma Max.
Max hanya mengusap-usap punggung Grace seakan sedang memberikan ketenangan untuk istri nya itu..jujur dia juga sama seperti Grace seperti melihat sesosok tubuh mungil yang tengah menatap nya dengan binar bahagia juga tersenyum seperti tengah menegaskan bahwa dia sudah bahagia dan senang akhirnya kedua orang tua nya sudah bersatu.
Dia hanya diam tak berani mengatakan pada Grace karena takut Grace akan histeris lagi jika di ingatkan mengenai Nike-nya.
"Baby,apa kau lelah..pesta sebentar lagi juga selesai apa kau mau istirahat dulu?" tanya Max karena dia melihat wajah Grace seperti sudah kelelahan sejak tadi karena banyak tamu yang memberi selamat pada mereka.
__ADS_1
"Hm sebenarnya aku lelah tapi masih banyak tamu" balas Grace tersenyum manis mengusap pipi Max dan Max balas dengan ciuman di telapak tangan Grace.
"Ayo kita ke kamar..biarkan Daddy dan yang lain nya yang menghandle pesta..aku tak mau kau kelelahan" ajak Max lalu menarik tangan Grace lembut dan berjalan menuju ke arah kamar mereka.
Max memberikan kode pada Willy dan Willy hanya mengangguk juga Mark yang seakan tau apa yang akan sahabat nya itu lakukan..apakah dia harus mengerjai Max agar malam pertama nya tertunda?.
"Jauhkan otak licik dan jahil mu atau kau tidur di luar selama seminggu" ancam Nelsy yang seakan tau tatapan dan otak suami nya yang ingin mengerjai Max dan Grace.
"Hehe baby..tidak kok aku hanya sedang membayangkan saja wajah anak mereka akan seperti Grace atau Max so brengsekk itu hehe..I love you baby" Mark pun mengelak karena dia tak mau di suruh tidur di luar.
__ADS_1
Bucin atau takut istri..beda tipis.