MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_56..Tidak Percaya


__ADS_3

Grace dan Nelsy berjalan semakin mendekati danau karena mereka hanya ingin bermain-main air saja dengan kaki yang di celupkan.


Tapi tidak untuk kedua pria yang sangat posesif yang saat ini tengah kalangan kabut melihat kedua wanita yang tadi masih dalam pengawasan mereka tiba-tiba menghilang dan kini malah sudah dekat dengan danau.


"Graceeeeeee no"


"Babyyyyyy no"


Teriak kedua pria tampan yang kini tengah kelabakan berlari menuju Grace dan Nelsy yang kian dekat dengan danau.sungguh dada Max Dan Mark berdegub sangat kencang melihat hal itu dan mereka sangat takut jika kedua wanita itu menceburkan diri ke dalam danau.


"Kalian kenapa?" tanya Nelsy dengan wajah santai nya melihat wajah dua pria di depan nya sudah memerah.


"Huhhhhh..huhhhhh..huhhhhh"


Kedua pria itu masih berusaha mengatur nafas mereka masing-masing yang terlihat sekali ngos-ngosan.Grace hanya memandangi Max yang kini tengah menumpu kening nya di pundak nya.

__ADS_1


"Kau huhhhhh..huhhhh...membuatku takut baby huhhhh..huhhhh" ujar Max lalu memeluk Grace erat dan Grace pun membalas pelukan Max lalu mengusap punggung Max.


Max tersenyum mendapatkan balasan dari Grace,dia sangat bahagia dan dia tidak sabar untuk segera melamar Grace dan mempersunting nya untuk diri nya seorang dan membuatkan adik untuk NIKE mereka yang sudah mendahului mereka.


"Sudah lebih baik kita duduk saja di taman lagi,dan kalian ya jangan sekali-kali lagi menghilang dari pandangan kami kalian tau kalian itu membuat jantungan kami saja kalian tau" ujar Mark lalu memeluk pinggang sang istri nakal nya itu dan membawa nya melangkah menuju taman lagi dan duduk.


Begitupun dengan Grace dan Max, Max merangkul pinggang Grace dan Grace balik merangkul pinggang Max dan hal itu membuat Max bagaikan sedang berada di taman bunga.


"I love you Grace" kata Max sambil mengecup kepala Grace


'I love you too Max' balas Grace yang hanya bisa dia utarakan dalam hati.


Belum waktu nya dia mengungkapkan diri nya yang sudah sembuh total pada keluarga dan orang-orang terdekat nya karena masih ada satu orang lagi yang harus Grace habisi yaitu wanita yang sudah membuat anak nya mengalah pergi meninggalkan rahim nya.


'Mommy akan membalaskan sakit mu nak,tenang saja mommy janji tidak akan lama lagi' batin Grace dengan pandangan kosong menatap lurus.

__ADS_1


#


Setelah Max mengantar Grace ke kamar untuk mandi,dia juga kembali ke kamar nya untuk mandi juga karena dia sangat kegerahan setelah berlari mengejar dua gadis tengil yang membuat nya dan sang sahabat kalang kabut.


"Rupa nya aku sudah sedalam ini mencintaimu Grace, cepat lah sembuh agar aku bisa Menikahinya dan kita bisa hidup bahagia bersama selama nya" gumam Max di bawah guyuran air shower yang mengucur deras.


Setelah selesai dengan mandi nya Max kemudian berpakaian lengkap dan rapih,rencana nya dia akan mengajak Grace keluar ke pasar malam agar Grace tidak selalu di lingkungan itu-itu saja dan malah bisa membuat nya bosan.


Max menuju kamar Grace dan hendak membuka pintu nya tapi dia mendengar suara Grace tengah berbicara dengan seseorang yang pasti melalui telefon dan Max tidak tau hal itu.Max masih terdiam di depan pintu yang memang sedikit terbuka dan Grace tidak menyadari nya.


"Aku mau segera temukan dia bagaimana pun cara nya karena aku sendiri yang akan menghabisi nya dengan tangan ku" ujar Grace pada seseorang di sebrang telepon.


Deggg....


'Grace ini..ini impossible' batin Max menggelengkan kepala nya tidak percaya.

__ADS_1


__ADS_2