
Saat ini Max dan Grace tengah duduk di bangku taman seraya mengeringkan pakaian mereka di karenakan Grace tidak mau pulang dan kekeh ingin duduk di taman saja.
Padahal Max sudah membujuk Grace agar mau pulang dulu dan berganti pakaian yang basah karena dia takut Grace akan sakit tapi Grace menggelengkan kepala nya seraya memukul Max meski pukulan nya seperti pijatan bagi Max,tapi Max menghargai usaha Grace dengan berpura-pura mengaduh kesakitan.
"Hey cantik,kita pulang dulu ya nanti kita ke sini lagi hm?" bujuk Max yang tak mau kalah.
Grace menatap Max dengan tatapan kesal,sudah berkali-kali dia menolak tapi Max masih saja membujuk nya untuk pulang.. lama-lama dia jengah juga.
"Tidak mau" balas Grace masih kekeh dengan pendirian nya.
"Hey cantik nanti kau sakit bagaimana,pakaian kita juga basah loh..kita ganti pakaian dulu nanti kemari lagi bagaimana?" Max masih kekeh membujuk Grace dan tak menyerah.
"Baiklah"
__ADS_1
Dan akhirnya bujukan Max pun berhasil meski harus melewati drama penganiayaan dulu dari Grace,kini mereka menuju mansion yang jarak nya tak terlalu jauh dari danau.
Sambio berjalan menuju Mansion, Max tampak nya tak lelah untuk mengganggu Grace dengan menggoda nya bahkan meledek nya hingga terjadilah perdebatan kecil-kecilan yang sangat menggemaskan jika di lihat.
Entah kenapa juga wajah Grace selalu merona jika di goda oleh Max dan mencebik jika di ledek oleh Max.. Max justru tidak berhenti menggoda dan meledek nya karena dia merasa Grace sangat menggemaskan jika sedang marah dan juga kesal.
"Cantik,hey nona cantik..lihat sini dong"
"Cuitt..cuittt..nona manis kenalan dong sama Abang"
Sedangkan Grace hanya mencebik kesal setelah di buat blushing kini dia di buat kesal oleh Max sungguh ingin rasa nya Grace menghajar Max.
"Max jahat" hanya dua kata itu yang selalu terucap jika Max berhasil membuat nya tak berkutik.
__ADS_1
"Hahaha..kau sangat lucu nona manis" ledek Max yang tak pernah puas menggoda Grace.
Sepanjang jalan juga Max selalu mencolek dagu Grace dengan mengerlingkan mata nya ala-ala playboy yang sedang merayu buruan nya..dan itu membuat Grace kesal juga menggigit jari Max dan membuat Max meringis menahan sakit di jari telunjuk nya.
"Oke baiklah aku kalah nona manis..kau sangat garang rupa nya" ujar Max sambil mengibas-ngibaskan jari nya yang terasa nyut-nyutan karena Grace gigit sekuat tenaga saking kesal nya.
Tapi meski begitu Max tidak lah marah atau kesal,dia malah tersenyum haru melihat perubahan Grace yang semakin kesini semakin membaik.
"Terimakasih Grace sudah berjuang bersama-sama" ucap Max dalam hati sembari merangkul Grace dan memasuki gerbang mansion dan di sambut oleh para bodyguard.
Para bodyguard yang melihat keromantisan kedua nya hanya bisa tersenyum-senyum sendiri dan juga bersyukur karena setidak nya mereka bisa melihat rona bahagia di kedua wajah majikan nya.
"Astaga,hey kalian darimana kenapa basah kuyup begini..ya tuhan" ujar Vallery yang terkejut melihat Max dan Grace yang malah pulang-pulang sudah basah kuyup.
__ADS_1
"Tadi kami main air aunty,maafkan aku..kalau begitu sebaik nya aunty membantu Grace mengganti pakaian dulu takut nya Grace masuk angin" jawab Max lalu dia juga memasuki kamar nya untuk berganti pakaian.