MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_66..Pernikahan


__ADS_3

"Baiklah pernikahan akan di gelar dua hari lagi jadi Grace, Max persiapkan diri kalian agar tidak ada halangan nanti nya..kalian sebaik nya berpisah dan tidak bertemu selama dua hari ini dan kalian akan bertemu lagi ketika di atas altar tepat di hari pernikahan kalian" ujar Gerald dengan wajah tengil nya karena dia ingin melihat wajah frustasi Max dan Grace.


"What's..apa maksud mu Ge?" tanya Grace yang tampak kesal dengan ulah Gerald sang adik.


"Itu hanya sebuah tradisi yang memang sudah sejak lama kita pakai..benarkan mom,dad?" ujar Gerald mengelak dan mencari komplotan.


"Hey kau mau ku hajar hah..tidak ada nama nya berpisah sebentar atau aku akan kabur dan kawinn lari dengan Max" ancam Grace membuat Gerald mendengus mendengar kata-kata Grace yang sangat menyebalkan.


"Ck..kau ini benar-benar tidak ada jual mahal nya sama sekali cih" ejek Gerald tidak serius dengan ucapan nya dan hanya bercanda.


"Suka-suka,makanya cari pasangan jangan hanya bisa menulis resep obat yang memuakan" balas Grace dan membuat Gerald melotot kesal namun tak bisa melakukan apapun karena kedua orang tua nya malah menertawakan nya begitu pun dengan Max yang ikut terkekeh.

__ADS_1


"Ck sudah lah terserah kalian..menyebalkan" akhirnya Gerald kalah dan rencana nya tak bisa dia jalankan karena Grace memegang kartu as nya.


Akhirnya keputusan seperti semula tak ada istilah di pingit seperti keinginan Gerald karena dia tidak miliki komplotan yang bisa membantu nya menjalankan rencana balas dendam nya.


#


Hari pernikahan pun tiba..Grace telah siap dengan gaun pengantin yang sangat indah melekat di tubuh nya sedangkan Max,dia tengah berdiri sembari menunggu kedatangan sang pujaan hati yang sebentar lagi akan menjadi istri nya.


Max menunggu di dampingi oleh Mark sahabat nya sekaligus keluarga satu-satu nya yang dia miliki sejak remaja..dan sebagai pelengkap maka Rey bertugas untuk menjadi pendamping nya pengganti orangtuanya.


"Siallan kau Mark..jangan mengejekku karena aku sangat gugup untuk sekarang" umpat Max yang kesal karena di ledek oleh sahabat nya.

__ADS_1


"Hahaha..awas hati-hati nanti kau salah menyebutkan nama mempelai wanita jika gugup" ejek Mark lagi yang seakan tak kenal kapok.


"Diam kau brengsekk" kesal Max akhirnya dia menjual kepala Mark yang hanya di tanggapi kekehan dari Mark sendiri.


Mark jadi ingat dengan pesta pernikahan nya dulu yang di adakan ulang setelah anak kedua nya lahir..putri nya Greysia yang saat itu baru menginjak usia 1 tahun dan momen itu di jadikan juga sebagai momen pernikahan ulang nya dengan Nelsy.


Dia sangat bahagia karena sudah memiliki dua anak yang sangat membuat nya benar-benar bahagia.. Greyson dan Greysia dua anugrah yang tak bisa tergantikan dengan apapun bahkan nyawa nya tak akan bisa menggantikan mereka.


Tak berapa lama kemudian pintu penghubung antar altar pun terbuka.. Max menatap tanpa berkedip pada pintu yang kini sudah terbuka dan menampakkan seorang wanita cantik dengan gaun pengantin yang sangat indah melamar di tubuh nya dengan di apit oleh kedua laki-laki yang sangat posesif terhadap wanita itu.


"Aku serahkan putriku padamu..jaga dia dan cintai dia..jika kau sudah tak mencintai nya lagi maka kembalikan dia pada kami maka kami akan menerima nya dengan lapang dan akan kami berikan cinta yang tak kan bisa tergantikan oleh apapun..aku percayakan putri ku padamu" ujar Willy sambil menyerahkan tangan Grace ketika mereka telah sampai di depan Max.

__ADS_1


Gerald tampak berkaca-kaca melihat momen itu..dia menyerahkan sepenuh nya kakak nya pada pria pilihan kakak nya dan dia akan percaya bahwa pria itu mampu memberikan kebahagiaan untuk Grace yang belum pernah Grace rasakan sejak kejadian kelam itu.


"Aku percaya kau pasti akan bahagia dengan pria brengsekk ini Grace" ujar Gerald sebelum dia turun dari aktor mengikuti Willy.


__ADS_2