MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_33..Beraninya


__ADS_3

"Apa yang terjadi dengan putri ku?” tanya Willy dengan suara menahan geram.


"Tenang uncle..Grace hanya tertidur" kata Max lalu mengangkat Grace dan membaringkan nya di atas ranjang.


Sebelumnya...


Saat Grace tengah histeris seperti melihat sesuatu saat itu lah Max merengkuh Grace meski diri nya harus terkena cakaran,pukulan bahkan gigitan..dia tak perduli asalkan dia bisa menenangkan Grace yang tengah histeris seperti itu.


Max sungguh sakit sekali melihat wanita yang telah dia renggut kehormatan nya bahkan masa depan nya,dan kini dia dengan mata kepala nya sendiri melihat betapa hancur nya jiwa Grace bahkan harus sampai di borgol agar dia tak menyakiti diri sendiri.


Grace masih meronta di pelukan Max dengan masih menggigit bahkan memberontak sekuat tenaga namun Max Masih kekeh dengan rengkuhan nya..hingga berselang beberapa menit berlalu perlahan Grace mulai tenang.


Max selalu membisikan kata-kata yang membuat Grace bisa tenang..dia juga berkali-kali meminta maaf pada Grace dan juga mengusap punggung Grace bermaksud menenangkan nya.


"Ssstt.. aku disini jangan takut"

__ADS_1


"Maafkan aku,maafkan aku Grace"


"Tenang lah dia sudah bahagia di sana,dia sangat bahagia karena pernah singgah di rahim mu..maafkan aku Grace"


"Tenang lah..ada aku di sini yang akan menjagamu..ssstt"


Begitu lah kita nya bisikan-bisikan yang Max utarakan yang mampu membuat Grace lebih tenang hingga berselang beberapa saat Grace terlelap dalam rengkuhan Max..entah merasa nyaman atau bagaimana hingga Grace terlelap begitu damai nya.


"Tidur lah..lupakan sakit mu Grace.. berbagai lah dengan ku" gumam Max yang merasa bahwa Grace sudah terlelap.


#


#


Max hanya mengangguk lalu membenarkan selimut Grace setelah nya dia keluar dari kamar Grace setelah memastikan bahwa aman jika dia meninggalkan Grace sebentar.

__ADS_1


Max menuruni tangga setelah menutup pintu kamar Grace..dia turun ke bawah menuju ruang tamu dan bisa melihat ada Vallery dan juga Gerald.. Gerald yang melihat Max turun dari atas langsung murka.


Dia hendak berlari menyerang Max namun dengan sigap Willy menahan putra nya agar tak membuat keributan.


"Lepas dad..biar Ge hajar si brengsekk itu..kau beraninya kau hah" kata Gerald kalap memberontak dari cekalan tangan Willy dan berteriak pada Max.


"Ge tenang lah..dia tidak melakukan apapun pada Grace..duduk" kata Willy sebelum Gerald semakin menjadi.


Mau tidak mau Gerald duduk di samping ibu nya..sedangkan Vallery sendiri hanya menatap datar Max yang tengah berdiri di depan suami dan putra nya..jika menuruti otak nya maka dia ingin sekali menyuntik matti pria itu.


Kini mereka telah duduk di sofa ruang tamu..sejenak keempat orang itu saling diam tak ada yang berbicara sampai suara Willy memecah keheningan di antara mereka.


"Jadi Max, bagaimana kau akan membuktikan keseriusan mu pada kami?" tanya Willy masih dengan mode datar.


"Dad" kata Gerald yang seolah tak ingin kakak nya di sentuh pria brengs3k seperti Max.

__ADS_1


"Ge,kau tak percaya pada Daddy..Daddy sudah mempercayai mu mengenai Harell dan sekarang tolong percaya pada Daddy atau Daddy akan membawa Grace ke tempat Harell" kata Willy mengancam sang putra agar tak lagi merecoki keputusan nya.


__ADS_2