MY BAR-BAR GIRL

MY BAR-BAR GIRL
Ep_44..Tangis Bahagia


__ADS_3

Grace menatap ketiga saudara nya dengan tatapan mata yang berbeda..tidak lagi kosong tapi seperti ada terbesit pancaran kerinduan dari sorot mata nya.


Ketiga nya menyadari hal itu dan tanpa banyak kata mereka merengkuh Grace di tengah-tengah mereka sambil menangis haru..mereka tidak menyangka bahwa Grace akan secepat ini menunjukkan respon baik nya.


"Dasar tengil,aku sangat merindukan mu kau tau hah..hiks lekas sembuh Grace kami merindukan mu" ujar Nelsy terisak-isak sambil memeluk saudara nya itu.


"Cepat sembuh gadis bar-bar,aku ingin bertarung dengan mu dan memukul kepala mu untuk melampiaskan kerinduan ku hiks..hiks..aku merindukan mu Grace hiks" tambah Genie yang juga merindukan Grace.


Sedangkan Via,dia hanya mampu sesenggukan memeluk saudara nya..dia tak mampu mengucapkan sepatah kata pun karena saking harus nya..tanpa mereka duga Grace menangis dan air mata nya pun membasahi lengan Nelsy.


Semakin hari merek di buat Grace,tak menyangka beberapa bulan berlalu kini Grace sudah sangat pesat menunjukkan tanda-tanda baik nya..tak ada kata yang mampu untuk mewakili kebahagiaan mereka saat ini dan hangat tangis bahagia yang mampu mereka keluarkan.

__ADS_1


Sedangkan para pria merasa aneh dan keheranan dengan para wanita..tadi mereka melihat para wanita masih bersenda gurau tapi kini malah menangis berjamaah..tak mau mati penasaran akhirnya keempat pria itu memilih untuk mendekati para wanita.


"Hey girl's ada apa?" tanya Max yang merasa heran dengan para wanita.


"Hiks..Grace menangis Max hiks..hiks" ujar Nelsy masih sesenggukan.


"Really,kalian tidak berbohong kan?" tanya Max yang tak kalah terharu nya mendengar kabar baik itu.


"Aku hiks..aku bahagia hubby.. Grace sudah kembali meski belum sepenuh nya hiks" jelas Nelsy masih sesenggukan di pelukan Mark.


Yang lain nya pun sama seperti Mark memeluk istri masing-masing..hanya Grace dan Max saja yang tersisa.. Max pun memeluk Grace serta menciumi pucuk kepala nya dengan penuh sayang.

__ADS_1


Dia tak perduli dengan tatapan saudara Grace yang menatap nya dengan tatapan aneh..biarkan saja dia hanya terlampau bahagia karena Grace benar-benar sudah jauh lebih pilih dari sebelum nya.


"Terimakasih sudah berjuang bersama ku Grace..aku mencintaimu" kata Max oelan berbisik di telinga Grace.


Entah kenapa Grace malah menangis dalam pelukan Max dan itu membuat Max semakin mengeratkan pelukan nya pada Grace..dia sangat bahagia bahkan lebih bahagia dari yang lain yang ada di sana.


Mereka memutuskan untuk kembali ke Mansion..sudah hampir siang dan hal ini tidak baik untuk para wanita..setelah sampai di ruang tamu mereka berpapasan dengan Willy, Vallery dan Gerald..mereka berhenti dan duduk di sofa untuk berbincang.


Grace tampak tak mau duduk di sofa lain selain dekat dengan Max..Hal itu tentu saja membuat Gerald kesal bahkan cemburu,ingin sekali Gerald memaksa Grace agar mau duduk di sebelah nya tapi dia tidak mau melakukan hal itu karena malah bisa membuat Grace tidak nyaman dan semakin enggan untuk dekat dengan nya.


"Aunty Vall tau tidak tadi Grace merespon dengan kata-kata..dia mengucapkan kata sesak saat kami memeluk nya..huwaaaaa Genie benar-benar terharu dan bahagia Aunty" kata Genie memberitahu respon Grace tadi.

__ADS_1


"Benarkah..sungguh Gen?" tanya Vall seakan belum percaya dan lihat lah wanita tua itu bahkan kini mulai berkaca-kaca menatap ke arah putri nya yang hanya mau dekat-dekat dengan Max.


__ADS_2