
"Berhenti siallannnnn"
Teriak seorang pria yang saat ini tengah mengejar seorang pria lain yang mencoba kabur meski tubuh nya sudah penuh dengan luka dan juga memar.
Kedua nya masih saling mengejar satu sama lain,sedangkan dua pria lain nya mengikuti dari belakang dengan santai tak terlalu tergesa-gesa karena dua pria itu sangat yakin bahwa pria di depan mereka bisa menghabisi pria yang sedang teman mereka kejar.
"Berhenti atau aku tembak kau, bajiingan" ucap pria yang mengejar lagi karena dia sudah tidak sabar untuk segera menghabisi pria yang dia kejar.
Pria yang di kejar tak memperdulikan e seseorang yang mengejar nya.dia hanya berusaha lari tanpa perduli pria di belakang nya.
Saat sudah mendekati sebuah jalan raya yang tidak terlalu besar,pria yang di kejar tersenyum karena merasa diri nya berhasil melarikan diri dari kejaran tiga pria psychopath di belakang nya.
Saat pria yang di kejar itu mencapai jalan raya,tampak dari arah sebrang jalan tiba-tiba terdengar suara tembakan yang mana tepat mengenai jantung si pria yang di kejar.
Dorrrrr...
__ADS_1
Brukkkkk
Seketika pria yang di kejar itu pun tewas tak bernyawa dengan satu peluru yang bersarang di jantung nya.sedangkan tiga pria yang mengejar nya seketika berhenti tepat di pinggir jalan dimana tubuh pria yang mereka kejar sudah tak bernyawa lagi.
"Oh shitt,siapa yang melakukan ini" ujar si pria yang mengejar nya sedari tadi.
"Hey, what's going on.apa kau menembak nya?" tanya salah satu pria yang menyusul di belakang nya.
"Wow,dia matii.ckck cepat sekali tidak seru ah" ujar si pria satu lagi sambil melihat pria yang mereka kejar telah tak bernyawa.
"No,saat aku sampai dia sudah seperti ini Mark" balas Max pada pria di ketahui bernama Mark yang tak lain adalah suami dari Nelsy.
"Sudah lah lebih baik kita pergi biar anak buah ku yang membawa nya ke markas kematian" sela Gian kakak dari Genie Istri Ray.
"Hm baiklah" jawab Max dan Mark bersamaan.
__ADS_1
Akhirnya ketiga pria itu pun meninggalkan Harell yang sudah tak bernyawa di pinggir jalan setelah anak buah Gian sampai.
Sebelumnya....
"Kita tidak boleh gegabah karena dia bukan sekedar penjahat kelas teri tapi kelas tuna" kata Gian memperingati Max dan Mark.
"Hm,kau benar Gian.yang ku lihat dan ku tau sejauh ini dia sangat rapih menyembunyikan diri hingga kita sedikit kesulitan untuk menemukan nya" balas Max setuju dengan ucapan Gian.
Saat mereka masuk kedalam rumah itu rupa nya hanya ada 3 perempuan mengenaskan yang seperti nya habis di gagahi oleh Harell.Max pun mulai menelusuri rumah itu dan menemukan bahwa pintu belakang sudah terbuka.
Tanpa pikir panjang Max pun mengejar Harell yang rupa nya baru saja keluar dari rumah itu setelah mendengar suara tembakan yang terdengar hingga kamar nya di saat dia sedang melakukan hal tidak senonoh dengan para pasien nya.
Dan terjadi lah aksi kejar-kejaran antara mereka,anak buah Gian yang lain pun mengurus ketiga wanita yang keadaanya sudah mengenaskan sekali.
Sementara Gian, Max,dan Mark mengejar Harell sebelum berhasil kabur lagi dari mereka.
__ADS_1