
"Thank you baby..thank you so much I love you" kata Max sambil memeluk Grace meski dia sudah curiga dengan hal ini tapi dia tetap merasa bahagia karena momen yang dia tunggu sekian lama akhirnya bisa dia rasakan.
"A..aku hamil honey.. really?" tanya Grace seakan belum percaya bahwa dia kini tengah hamil.
"Iya baby..kau hamil di sini ada anak kita adik Nike" kata Max meyakinkan Grace dengan membawa tangan Grace pada perut nya dan mengusap nya pelan.
Grace speechless tak mampu berkata-kata lagi dia hanya bisa diam namun raut wajah nya menggambarkan bahwa dia sangat bahagia hingga tak mampu berkata-kata.. Max paham dengan apa yang Grace rasakan dan dia memeluk Grace meski di depan mereka masih ada dokter karena mereka belum keluar dari ruangan itu.
Sedangkan si dokter hanya diam dan ikut terharu melihat kebahagiaan yang terpancar jelas dari kedua nya..dia berpikir apakah sudah lama mereka menanti hafur nya seorang bayi dalam hidup mereka ataukah mereka pernah kehilangan hingga kini mereka di beri ganti dan mereka sangat bahagia.
Entah apapun itu yang pasti dia ikut bahagia melihat pasangan itu bahagia..suatu kebahagiaan tersendiri bisa menyaksikan wajah bahagia pasien nya.
__ADS_1
"Baiklah dok kami permisi" kata Max saat dia sadar bahwa mereka kini masih di rumah sakit.
Grace dan Max pun keluar dari ruangan itu.. sepanjang jalan menuju tempat parkir tangan Grace tak pernah lepas dari perut nya..dia berjanji akan menjaga kesehatan nya juga mental nya dan dia akan menjadi penurut untuk kebaikan anak nya.
Dia akan hilangkan sifat bar-bar nya untuk sementara agar anak nya betah di rahim nya dan aman.
"Kau bahagia baby?" tanya Max saat mereka kini sudah masuk kedalam mobil.
Max tak lagi menjawab dia hanya tersenyum dan mengecup pelipis Grace lalu menyalakan mesin mobil dan melesak meninggalkan rumah sakit itu..dia akan memberitahukan kabar bahagia ini pada kedua mertua nya dan semua keluarga Grace juga sahabat nya.
Kini Max tidak lagi sendirian dia memiliki keluarga baru yaitu Grace dan calon anak nya yang masih sangat kecil masih berbentuk embrio.
__ADS_1
Sampai laher karena di mansion.. Max keluar dan berpindah sisi lalu membukakan pintu untuk Grace serta menjaga kepala Grace agar tidak terantuk bagian atas mobil.. Max benar-benar menjadi calon Daddy yang siaga tak membiarkan Grace sendirian.
Max menuntun Grace masuk kedalam mansion dan Grace pun tak protes karena dia sudah berjanji pada diri nya sendiri akan menurut pada Max demi kebaikan nya dan calon janin di rahim nya.
"Mom,dad kami pulang" ujar Max lalu menyapa kedua mertua nya yang kini tengah duduk di ruang keluarga.
"Hey kalian sudah kembali..darimana?" tanya Vallery karena dia tak tau kemana tadi anak mantu nya pergi.
"Duduk dulu baby..kau mau minum atau mau sesuatu?" ujar Max memilih mengabaikan pertanyaan sang ibu mertua sebentar dan memprioritaskan Grace dulu.
"Jus jeruk saja honey" balas Grace tersenyum melihat perlakuan Max yang sangat memperhatikan nya.
__ADS_1
"Oke baby tunggu ya...oh ya mom maaf tadi kami habis dari rumah sakit untuk memastikan sesuatu dan seperti nya kalian akan menjadi grandpa dan grandma di tahun ini,selamat ya dad mom" kata Max dengan senyum bahagia menghiasi wajah nya lalu dia ngeloyor pergi ke dapur untuk mengambilkan pesanan Grace.