
"By!"
Lita berteriak girang saat masuk ke mobil Baim. Gadis itu senang saat sang pacar langsung menyetujui untuk jalan atau berkencan.
"Seneng banget keknya!" ucap Baim sembari mencubit ujung hidung Lita. Gadis itu mengerjapkan mata dengan kedua pipi yang merona.
"Iya, biasanya 'kan kamu susah di ajakin jalan By. Biasanya suka nongkrong sama dua sahabat kamu." Lita berucap sembari mencebikkan bibirnya.
Baim menginjak pedal gas sembari menghela napas. Ia jadi ingat dua sahabatnya. Lelaki tampan itu kemudian berkata pelan dengan nada keluhan, "Alvin sama Ray sekarang aneh gitu."
Lita yang asik bercermin langsung menoleh pada sang kekasih. Hingga Baim kembali melanjutkan, "Mereka kayak perang dingin, Yang. Tapi penyebabnya apa coba?"
"Mana aku tauuu. Itu 'kan sahabat kamu," sahut Lita. Kemudian kembali berkata, "Mungkin masalah kecil aja. Jangan terlalu di pikiran dong By ...."
Lita menyenderkan kepalanya di bahu Baim yang mendapat protesan dari lelaki itu. "Aku lagi nyetir nih Sayang ...."
"Bentar aja. Kangen tau gak," sahut Lita sembari memejamkan mata. Baim melirik sekilas pada pacarnya. Kangen apanya? mereka saja satu sekolah. Bertemu tiap hari. Begitu pikirnya. Tapi memilih diam saja. Dari pada mendapat amukan Lita.
__ADS_1
Sesampainya di Mall. Mereka menuju lantai tempat bioskop di buka. Keduanya kembali berbincang sambil duduk menunggu film mulai di tayangkan.
"Film ini tentang apa?" tanya Baim yang berniat basa basi saja.
"Film romantis By. Aku dikasih spoiler sama Aqila. Katanya tentang dua anak SMA yang melakukan hubungan suami istri terus akhirnya hamil. Kisahnya dramatis deh." Lita mencomot popcorn kemudian mengunyahnya dengan cepat.
Baim mendelikkan mata. Merasa muak dengan genre romantis yang selalu saja terkesan alay dan lebay bagi dirinya. Lelaki itu mengalihkan pandangan dan tak sengaja melihat sosok gadis yang ia kenali. Melirik sekilas pada Lita yang asik dengan ponselnya. Baim kemudian menatap lama gadis cantik berambut sepinggang dan terlihat elegan.
Baim mengalihkan tatapan saat gadis itu menatapnya. Ia ketahuan menatap dalam diam. Melirik lagi pada Lita yang asik main instagram, lelaki itu melirik sekali lagi gadis cantik yang ternyata berjalan ke arahnya.
Baim mengerjap heran saat gadis itu duduk di sebelahnya. Sementara sang gadis menunjukkan kertas yang terlihat nomor duduknya. Tepat di sebelah Baim.
Sepanjang film di tayangkan. Baim cukup risih pada gadis di sebelahnya yang terus menempelkan tubuhnya.
Lelaki itu takut Lita melihat dan menuduh bahwa dia yang mencari kesempatan. Ia melirik pada Lita yang serius menatap layar lebar di hadapan mereka. Kemudian melirik pada gadis di sebelahnya.
Gadis itu juga sama seperti Lita. Fokus melihat film yang tayang di depan mata.
__ADS_1
Satu jam lebih berlalu. Lita dan Baim berdiri akan keluar ruangan. Di dahului Lita. Dan Baim tak menyangka saat gadis yang ia perhatikan tadi justru menggenggam tangannya.
Baim membeku dengan raut wajah bingung hingga gadis itu melepas tangannya. Ia melihat kertas di telapak tangan kemudian berucap tanpa suara, "Ini apa?"
Gadis itu mengedipkan mata tanpa bersuara.
***
"Aku mau ke toilet dulu sayang!" ucap Baim saat Lita memilih beberapa hoodie di salah satu toko.
Lita menganggukkan kepala lalu berkata, "Iya, jangan lama lama!"
Saat di toilet. Baim mengambil kertas di saku celananya. Username instagram dan nomor wa. Gadis cantik dan menggoda. Baim menelan saliva. Ia membuka instagram dan melihat gadis itu yang benar-benar cantik dan memiliki ribuan followers.
Baim membuang kertas itu di bak sampah saat sudah menyimpan nomor gadis itu. Ia menyakinkan hati hanya ingin berteman. Namun yang ia tak sadari. Perselingkuhan di awali dengan pertemanan.
TBC
__ADS_1
Aku selingi dikit kisah mereka ini yaa, wkwk
Semoga ga papa aja. Jangan lupa like nya❤