My Nerd Girlfriend

My Nerd Girlfriend
MNG {37}


__ADS_3

"Keren yaa tamannya!" komentar Aira saat sudah di dalam mobil. Ia dan Alvin baru saja mengantarkan Adelia ke rumahnya. Karena permintaan gadis itu sendiri.


"Kamu suka?" Alvin malah bertanya balik. Aira menganggukkan kepala spontan.


"Pasti Papa Adel sayang bangett sama istrinya. Sampai bikin taman kayak gitu." Aira berucap dengan mata berbinar. Dalam sejarah dunia, ada begitu banyak hal yang membuat kagum semua orang mengenai bukti cinta. Tentang Taj mahal yang di bangun seorang suami untuk istrinya, pun hanya sebuah taman namun teramat nyaman serta memanjakan mata.


"Kamu mau aku buatin gitu?"


Aira tertawa. Berpikir bahwa Alvin hanya bercanda. Ia kembali berucap dengan nada canda, "Mauuu, tapi pengennya ada 999 macam bunga."


"Dih! banyak bangeeet!" cibir Alvin yang ikut tertawa.


"Biarin! 'kan kamu nawarin!"


***


Adelia melangkah yakin masuk ke rumahnya. Gadis itu terkesiap saat melihat siapa yang ada di ruang tamu.

__ADS_1


"Adelia."


Suara berat Sang Papa menyadarkan Adelia. Gadis itu berjalan elegan ke arah tiga orang tua yang duduk di sofa.


"Sini Sayang," ucap Tante Fara sembari menarik tangan Adelia untuk duduk di sebelahnya. Dengan rasa terpaksa, gadis itu akhirnya duduk di antara Papa dan Tante Fara.


"Kenalin Adelia, ini calon suami kamu. Bagas Sanjaya."


Kedua mata Adelia membola sembari menatap sang Papa. Kemudian lelaki yang duduk di hadapannya dan hanya terhalang meja. Lelaki tampan dan terlihat elegan.


Terlihat berusia awal 30 tahunan. Adelia menggelengkan kepala. "Papa, Adel mau ngomong bentar. Boleh yaa?" pinta gadis itu dengan secuil keberanian.


"Kamu harus balas budi untuk Papa kamu sendiri. Jadi anak jangan gak tau diri," bisik Tante Fara dengan nada ancaman. Bagas Sanjaya adalah lelaki yang membantu perusahaan Papa Adelia saat akan bangkrut dan hancur tak bersisa.


Fara juga tak tau, mengapa saat itu. Lelaki tampan itu meminta anak tirinya untuk di jadikan istri. Papa Adelia saat itu tak menyetujui. Namun Fara berhasil membujuk sang suami dan mengatakan untuk kebaikan Adelia sendiri.


Jika perusahaan bangkrut dan ekonomi mereka terpuruk. Adelia akan sulit mengenyam pendidikan yang layak. Sebab masalah ekonomi yang sudah terbatas. Tapi saat gadis itu menjadi istri Bagas Sanjaya. Masa depannya akan terjamin.

__ADS_1


Akhirnya, Papa Adelia menyetujui dengan berat hati. Lelaki paruh baya itu memang merasa seperti menjual anaknya sendiri tapi beberapa kali menguatkan hati. Bahwa semua demi sang putri. Adelia.


"Nanti aja ya, gak enak sama Om Bagas." Papa Adelia berucap setelah sejenak menatap Bagas.


"Gak papa kalau kalian harus bicara." Lelaki itu angkat bicara dengan nada dingin. Adelia menautkan alis.


"Lebih baik saya pergi dulu. Lain kali, kita atur pertemuan kembali."


***


"Kenapa sih Adelia! kamu gak sopan tau gak?" bentak sang Papa sembari menatap tajam Adelia.


"Udah Mas, Adel mungkin memang mau ngomong sesuatu yang penting." Seperti biasa, Tante Fara bersikap manis dan selalu membela Adelia jika di depan Papanya.


"Pa, Adel gak mau nikah sama Om itu. Adelia masih SMA." Adelia berucap dengan tegas.


"Sebenarnya, kapan kalian menikah masih belum kita ketahui. Entah dalam waktu dekat atau setelah kamu lulus nanti. Jadi untuk sekarang, cukup disetujui!"

__ADS_1


TBC


Satu part aja. Kalau banyak nanti part terakhirnya aja yang di like😐


__ADS_2