my perfect (transmigrasi)

my perfect (transmigrasi)
my perfect (transmigrasi)


__ADS_3

Dengan wajah gembiranya Karin tersenyum dan menyapa wanita yang ada di


hadapannya.


 “Selamat sore Bu Bos”, kata Karin.


“Kamu ada ada saja Karin, panggil biasa saja dengan nama”, kata wanita


tersebut.


“Gak enak saja Bu Bos, nanti Pak Bos marah bisa berabe nanti gajiku ke


potong kan gak etis gitu”.


Wanita itu geleng geleng kepala mendengar perkataan Karin, padahal orang


tua Karin kaya ngapain dia kerja.


 “Kamu minta Ayahmu gak akan uangnya habis sok sok an kayak orang yang butuh


uang banget”.


 “Namanya kerja hasil keringat sendiri sambil lembur ya harus di apresiasi


kali”, jawab Karin.


“Terserah kamu aja Rin, kakak mau ketemu Bos kamu ada apa tidak”, tanya


wanita tersebut.


 “Ada kok Bu Bos, masuk saja buat surprise buat Bos biar aku pulang cepet


karena ada tunangannya datang ke kantor”, kata Karin sambil menggoda.


Wanita tersebut langsung masuk ke ruangan Bos Karin dan langsung melihat


seorang yang duduk di kursi kerjanya yang dia selalu dirindukannya setiap hari.


 Diapun maju semakin dekat untuk mengikis  jarak antara meja kerja laki laki tersebut.


Bos Karin mendongak melihat siapa yang sembarang masuk ke ruangannya tanpa


mengetuk pintu.


 Bospun tersenyum dan berdiri dari duduknya landsung memeluk wanita


tersebut.


 “Kapan balik, kenapa tidak menghubungiku honey”, kata Darren.


Sambil mempererat pelukan Darren dengan tunangannya.


 “Buat surprise saja, aku juga kangen sama kamu”, jawab Yasmine sambil


memeluk dengan nyamannya.


 Darren menuntun tunangannya ke sofa dan mereka berbincang tentang

__ADS_1


keseharian Yasmine.


Datanglah Karin membawa minum dan cemilan untk ke dua Bosnya.


“Silahkan Bos, Cuma ada ini saja kalau mau tambah hubungi saya”, sambil


tersenyum.


 “Makasih Rin, ini sudah cukup kok. Adikmu bisa ikut sama kamu, emangnya gak


di jemput sama Bunda kah”. Tanya Yasmine


 “Gak ada yang jemput, makanya aku ajak kesini dan Bos gak masalah akan hal


itu jadi aku bawa sekalian pulang kerja kita berdua bisa jalan jalan dulu


sebentar”, jawab Karin.


“Kalau gitu kamu pulang saja sekarang Karin, saya sama Yasmine juga mau


pulang cepat”, kata Bos.


 “Beneran Bos, kalau gitu saya undur diri. Makasih ya Bos”, jawab Karin


sambil tersenyum bahagia.


Karin membereskan berkas yang ada di mejanya dan Karin juga memberitahukan


Ana untuk menata peralatan tulisnya agar cepat pulang.


 “Ayo Ana, sudah selesai semuanya kan. Kita langsung pergi ke tempat yang


 “Ok mba, nanti kita ke Mall saja soalnya tempat toko bukunya besar mba”.


 “Baiklah kalau gitu, langsung berangkat ya ke Mall ini”.


“Iya mba Karin, langsung saja kesana”.


Di dalam mobil mereka berdua menyanyi bersama dan saling bercanda sehingga


suasana di dalam mobil ramai.


 Akhirnya tempat yang dituju yaitu Mall yang besar di kota ini, dan mereka


berdua mulai masuk ke dalam.


 Mencari toko buku yang diinginkan Ana sekalian Karin mencari buku untuk


bisnis dan mempelajari hal hal baru dalam masalah pekerjaan.


 Ana langsung masuk tanpa menghirsuksn mbanya yang tertinggal, karena dia


asyik cari buku yang diinginkan.


 Ana adalah anak yang suka membaca buku dan suka mencari hal baru yang tidak


diketahui.

__ADS_1


 Makanya Ana jadi anak yang cerdas di sekolah dan mendapatkan ranking satu


terus.


 Karin juga masuk ke dalam toko tersebut untuk mencari buku yang dicarinya


sama mengawasi adenya disana.


 Ana ketemu Marvel di toko buku tersebut dan mereka berdua asyik berbicara


dan mencari buku bersama.


 Karin hanya lihat dari kejauhan sambil membawa buku yang diinginkannya.


Tapi Karin tidak asing dengan orang yang mengikuti Marvel ke dalam toko


buku.


 Kemudian Karin mendekat ke arah Ana dan Marvel dan berkata


“Ana sudah selesai beli bukunya, nanti keburu antri banyak di kasir”.


 “Hallo mba Karin, kita ketemu lagi”, kata Marvel.


 “iya, kita duluan ya Marvel”, jawab Karin.


Ana mengikuti Karin sekalian melambaikan tangan ke Marvel tanda perpisahan.


Dan orang di dekat Marvel hanya diam dan terus memperhatikan Karin sedari


tadi.


 “Ayo Om kita juga bayar bukunya”’ kata Marvel.


Dan dia hanya menganggukkan kepala saja dan tersenyum.


 Selesai dengan bayar buku Karin dan Ana memutuskan untuk makan di


restaurant dekat toko buku tersebut.


 Dengan senangnya Ana menarik mbanya ke restaurant jepang yang mau dia coba


sama mbanya.


Karin hanya pasrah saja ditarik adiknya untuk ke restaurant tersebut.


 Selesai memesan tiba tiba ada yang datang di meja Karin dan Ana.


Ana yang tersenyum mempersilahkan mereka untuk duduk bersama Ana dan Karin.


Karin hanya diam saja dan tidak ambil pusing akan hal itu.


 Tapi itupun membuat Karin jadi risih karena dilihatin terus sama orang


tersebut.


 Akhirnya Karin menatap balik orang tersebut dan mata mereka bertemu dan

__ADS_1


Karin berucap.....


Author deg degan nihhhhh ^_^


__ADS_2