
Axel duduk bersebelahan dengan Karin membuatnya tersenyum gemas melihat tingkah Karin.
"Sweety apa yang kamu lihat dilantai membuat terus menatap ke bawah", tanya Axel.
"Tidak ada apa-apa kak hanya saja kak Axel terlalu dekat duduknya aku merasa tidak biasa duduk berdekatan dengan kakak", ucap Karin.
"Harus terbiasa dengan sikapku sweety karena kita akan selalu bersama", ungkap Axel.
"Maksudnya bersama selalu gimana kak, kak dan aku sibuk masing-masing dalam kerjaan lalu perkataan kak Axel membuatku bingung", tanya Karin.
Dengan tersenyum Axel menggenggam tangan Karin lalu berkata " iya kita akan bersama secepatnya untuk meresmikan hubungan kita berdua sweety".
"Tapi aku baru saja memberi kesempatan kepada kak kenapa cepat diresmikan. Karin juga ingin mengenal kakak lebih jauh lagi", ungkap Karin sambil memandang Axel.
__ADS_1
"Kenapa harus menunggu, sweety bisa mengenal kakak dan bertanya apapun tentang diri kakak. Pokoknya harus ada ikatan untuk memikat kita dengan tunangan dulu lebih baik", ucap Axel.
Sebelum Karin protes akan ucapan yang dilontarkan Axel sehingga Axel membicarakan tentang topik lain yang membuat mereka berdua tidak membahas masalah tadi.
"Kakak tidak mau menunggu terlalu lama untuk memikatmu sweety dengan begitu mantan pacarmu tidak akan ngejar-ngejar kamu lagi dan kamu hanya milik Axel seorang", ucap Axel dalam hati.
Berbicara tentang pekerjaan antara Darren dan Axel untuk membahas masalah proyek antar ke dua belah pihak itu hanya alibi Axel agar bisa bertemu dengan Karin. Semua skenario tersebut dibuat Axel dan Darren sebagai sahabat mendukung saat sahabatnya mau serius dengan sekertarisnya.
Di dalam ruangan yang luas ini Karin hanya duduk dengan melihat Axel bekerja membuat ia bosen dan juga jenuh. Akhirnya ia memutuskan tidur di sofa yang muat untuk badannya sebab Karin dilarang pulang dulu dan harus bareng depan Axel.
Axel berjongkok dekat wajah Karin semakin jelas wajah Karin yang manis saat tidur. Dia membelai pipi Karin yang tembem dan hal itu tidak terusik sama sekali tidurnya. Kemudian Axel memutuskan mengangkat pujaan hatinya ke kamar pribadi di ruang kerjanya dan sekalian memghubungi asisten pribadinya agar tidak ada yang mengganggu antara ia dan Karin. Axel mengikuti Karin tidur di sebelahnya dengan memeluk Karin seperti guling tak lupa mencium keningnya.
"Selamat tidur sweety tidur yang nyenyak", ucap Axel dengan berbisik di telinga Karin mendapat respon dari empunya dengan tidur sambil tersenyum.
__ADS_1
(perumpamaan tidur seperti itu ya )
Mereka berdua tertidur dengan nyenyak sampai menjelang matahari tenggelam dan tidak ada yang berani menuju ruangan atasannya dari asisten pribadinya maupun sekertarisnya. Sehingga sekertarisnya memutuskan pulang terlebih dahulu dan hanya asistenlah yang menunggu Tuan mudanya keluar dari ruangan kerjanya.
Karyawan jam lima sore tadi kebanyakan pulang jam segitu dan ada pula yang tetap di kantor untuk lembur. Perusahaan yang dinaungi oleh Axel adalah perusahaan besar dan gaji karyawan cukup besar dari pada di perusahaan lainnya. Banyak orang berbondong-bondong untuk melamar pekerjaan yang dinaungi oleh Axel. Dan sang empu yang di gadang-gadang sebagai CEO yang tampan dan berkarisma terlihat tidur dengan kekasihnya.
Beri bunga agar makin cinta Karin dan untuk Axel kopi juga boleh
Dukung selalu Neni ya Bunda dan kakak-kakak
Like
__ADS_1
Komen
Vote