
Jalan Berdua
Selesai dengan ritualnya Karin turun sekalian membawa cemilan dibawa ke tasnya. Menunggu Axel di ruang tamu sambil menghubungi keluarganya.
“Ayo sweety kita langsung jalan”, dianggukin Karin dan berdiri mengikuti Axel keluar dari apartemen.
“Kak Axel sudah tahu tempatnya buat ke taman hiburan disini”.
“Kakak pernah kesini jadi agak lumayan tahu tempat tempat wisata di kota ini”.
“Mau kak”, menyodorkan coklat ke Axel.
Axel menganggukkan kepala” tapi suapin kakak soalnya lagi nyetir”. Karin menyuapi coklat ke mullut Axel dan setelah itu giliran dia memakan coklatnya. Axel hanya geleng-geleng kepala mellihat kelakuan Karin.
__ADS_1
Masuk ke parkiran taman wisata dan mereka turun dari mobil selanjutnya membeli tiket masuk taman hiburan tersebut. Mereka berdua masuk bergandengan tangan dan Karin menarik tangan Axel menuju wahana yang diinginkan Karin terlebih dahulu.
Antusias Karin membuat Axel bahagia karena bisa bikin senyum Karin tidak luntur. Ternyata membahagiakan Karin hanya sesimpel itu hanya ke tempat hiburan. Acara bermain tersebut membuat mereka akrab satu sama lain dan tak lupa berphoto sendiri maupun berdua.
“Kak kita naik roller coster ya, Karin pengen banget” dengan wajah memohonnya dan Axel hanya pasrah mengikuti kemauan Karin. Dan disinilah Karin bersama Axel duduk bersebelahan naik wahana yang menurut disitu sangat menegangkan.
“Kak Axel kenapa tadi ikut naik wahana tersebut kalau gak kuat, maaf buat kakak sakit kayak gini”.
__ADS_1
“Gak papa sweety, kak pengen nyoba dan melihatmu sangat antusias sehingga kakak mau ikut main”.
“Tapi jangan lakukan lagi ya”, Karin langsung memberikan air minum kepada Axel.
Mereka memutuskan mencari makanan yang dekat sama taman bermain agar tidak memakan waktu untuk melanjutkan ke tempat yang lain.
Mereka makan diselingi obrolan tentang kota ini beserta oeh oleh buah tangan untuk keluarga dan temannya. Sorenya mereka menuju wisata kuliner karena tempatnya agak jauh dan jalan lumayan ramai. Wisata kuliner bukanya jam 17:00 sore dan mereka juga mau mencicipi makanan khas kota tersebut.
Axel dan Karin masuk setelah membeli tiket masuk. Karin melihat berbagai macam makanan yang pernah
__ADS_1
dia coba dan ada juga yang belum dia coba. Pengunjung di wisata kuliner sangat ramai dan membeli makanan banyak yang antri. Disini juga makanan terjangkau cukup murah untuk anak remaja dan itu membuat acara disini banyak peminatnya, Tak kalah menarik juga ada acara lomba untuk anak muda dan permainan seperti di pasar malam.
Dengan tidak sabarnya Karin meninggalkan Axel dan di berjalan sendiri menuju stand menjual makanan yang maiu dia coba. Axel mengejar Karin agar tidak lepas dari jangkauannya. Berbagai makanan dibeli Karin sampai-sampai tangan Axel banyak makanan dan begitu pula di tangan Karin. Karin berjalan sambil makan dan tak lupa menyuapi Axel. Mereka berdua seperti sepasang kekasih yang lagi kencan dan hal tersebut banyak orang yang memperhatikan mereka berdua. Mulai malam mereka memutuskan pulang dan dilanjutkan makanan yang dibeli mereka di makan di apartemen.