my perfect (transmigrasi)

my perfect (transmigrasi)
my perfect (transmigrasi)


__ADS_3

Misi (1)


POV KARIN


Setelah dari ruang kerja Ayah, Karin bergegas ke kamar membuka laptop dan mencari lowongan


kerja dan bikin CV. Ternyata susah juga cari kerja, di kehidupanku yang dulu aku tidak susah-susah membuat


surat lamaran pekerjaan. Karna kerjaku dulu serabutan jadi tidak pakai CV, pusing aku jadinya


Apa aku bisa cari kerja yang sesuai dengan jurusannya Karin, kalau aku dulu di kantor pasti jadi OB


soalnya lulusanku cuma SMA saja. Semangat Karin kamu pasti bisa cari kerja yang lebih


baik dan pastinya pinter, semoga saja.


Aku melamar semua kantor yang mencari pegawai dari bermacam-macam bidang, semoga saja besok


dihubungi oleh pihak perusahaan tersebut. Aku sambil tiduran dan menerawang, ini misi pertama aku untuk


cari kerja dan dapat kerjaan yang layak dan tidak merepotkan keluarga. Harus mandiri dan membanggakan, seenggaknya jangan merepotkan terus. Mungkin tubuh ini sering merepotkan dan menyusahkan keluarganya. Seolah Karin ini anaknya bermasalah semuanya dimata keluarganya.


Keesokkan paginya aku dihubungi dari pihak salah satu perusahaan yang aku kirim Cvnya untuk


ke perusahaan tersebut untuk interview.

__ADS_1


Aku seneng banget, tidak uasah nunggu lama akhirnya ada pihak perusahaan yang menghubungi aku untuk interview, semoga saja diterima Aamiin....


Dan aku pamit sama Bunda dan Ana kalau aku mau keluar untuk interview melamar kerja dan untuk


do’akan aku semoga diterima sama perusahaan tersebut.


Aku sampai di perusaan tersebut langsung ke ruang interview dan syukurnya aku tidak grogi dikasih


pertanyaan yang lumayan aku pelajari kemarin sebelum interview ini.


Dan akupun lolos masuk ke perusahaan tersebut, lalu di siruh kepihak HRD.


Sesampai di pihak HRD, aku dikasih tau banyak hal tentang pekerjaan yang nanti aku kerjakan


di prusahaan ini dan tidak disangkanya aku di khususkan sebagai asisten CEO alias bos besar.


 “Apa aku bisa ya Bu, soalnya baru masuk perusahaan dan aku gak punya pengalaman dalam hal ini”,


kataku.


“Gak papa, dijalani dulu pasti bisa. Soalnya asisten Bos lagi cuti lahiran, menggantikan sementara


saja hanya beberapa bulan Rin”, kata Bu HRD


Akupun hanya mengiyakan saja dan pamit keluar ruangan HRD.

__ADS_1


Misi pertama sudah aku selesaikan dengan baik dan menyenangkan. Akhirnya aku pulang ke rumah


dan istirahat. Malam harinya kumpul kekuarga Ayah tanya-tanya pada anaknya tentang kegiatan hari ini.


“Karin, gimana kegiatanmu hari ini lancar”, tanya Ayah.


“Lancar Yah, dan aku sudah masuk kerja besok”, jawabku dengan tersenyum.


Kak Aidan bertanya, “kerja dimana de’ kok kakak gak tau”.


“Kerja di perusahaan Surya Company kak”.


“Masak iya de’ itu temannya kak Abi yang punya perusahaan Surya Company”, kata kak Abi


Akupun kaget mendengar perkataan kak Abi.


“Masak sih kak, Karin gak tau lho. Soalnya aku juga suruh jadi asisten sementara Bos disana


soalnya asistennya cuti mau lahiran”. Jawabku cepat, bisa berabe kalau di


bilang kak Abi kalau aku mau goda temannya gila aja.


“Emang asistennya mau lahiran, tapi awas kalau kamu goda dia. Bosmu sudah punya tunangan”,bilangnya.


“Ya kali aku godain Bosku bisa dipecat aku. Baru saja masuk kerja di pecat dan terus di hajar tunangannya

__ADS_1


bisa hancur aku”, batinku sambil bergedik ngeri bayanginnya.


__ADS_2