
Dengan kagetnya Karin melihat kakak keduanya ada dilantai, dengan bertanya tanya
kenapa kak Abi bisa ada di bawah.
“Kak Abi kenapa di bawah, mau cosplay jadi suster ngesot apa”, kata Karin.
“Enak aja kamu bilang Karin, ini semua gara-gara kak Aidan tau”.
“Emangnya kak Aidan apain kak Abi sampai di bawah sih, apa jangan – jangan gak boleh tidur
di kasur kak Aidan sehingga kak Abi tidur di lantai. Kasian kak Abi, sini Karin bantu berdiri”.
Dengan menggerutu Abi di bantu Karin berdiri dan ditatap dengan tajam kakaknya.
Abi membatin, “awas aja kakak kalau nanti kekamarku terus ada Karin akan aku lakukan
yang lebih kejam dari pada ini, tunggu pembalasanku “.
Dan akhirnya mereka bertiga turun menuju meja makan untuk kumpul makan malam
bersama keluarga.
“Abi lama banget panggil kakak sama adikmu sih, ade Ana sudah lapar lho”, kata Bunda.
“Maaf Bun ada masalah sedikit karna membangunkan Karin lama banget.
Soalnya nyenyak tidurnya di peluk sama kak Aidan “, kata Karin sedikit berbohong.
“ Kalau gitu ayo makan dan jangan lupa berdoa”, kata Ayah.
Kami di meja makan pun menganggukkan kepala dan memulai makan malamnya.
Kami berkumpul di ruang tv dan Karin beserta Bunda membawa cemilan sama minum
untuk menonton acara telivisi yang ditonton.
Tak lupa juga Ana sambil mengerjakan Prnya di sana, soalnya rame dan sekalian
__ADS_1
kalau gak bisa soal yang dikerjakan bisa minta bantu kakak-kakaknya.
Selesai mengobrol dan menonton televisi, semuanya pada kembali ke kamar masing-masing.
Pagi datang datang, ayam berkokok pun bersaut sautan. Matahari menyapa bumi beserta isinya
dan menyinarinya. Udara yang sejuk di pagi hari membuat kita malas untuk bangun
dan menarik selimut lagi seperti yang dilakukan oleh Karin.
Libur kerja alias weekend dibuat bermalas - malasan untuk Karin bangun siang dan dia
juga mau olahraga di pagi hari sekalian ke taman yang ramai pengunjung
pada hari minggu tersebut.
Dengan ogah-ogahan Karin turun dari kasur dan membuka korden dan jendela untuk
menghirup udara pagi hari yang cerah ini. Diapun melihat jam weker yang diatas
mejanya untuk melihat sekarang sudah jam berapa.
mengerakkan badannya.
Karin pun siap-siap dengan baju olahraganya dan melunjur untuk jogging di hari minggu.
“Bunda Karin pergi dulu ya mau olahraga sebentar”, sambil salim sama Bundanya.
“Hati-hati ya”.kata Bunda
Dan hanya di anjungin jempol oleh Karin sambil keluar lewat pintu utama.
“Ternyata kalau gak pernah lari dan lari itu capek juga ya”, keluhnya Karin pada
dirinya sendiri.
Mengelilingi taman 5 putaran dengan semangat 55 sampai Karin mau pingsan sehingga
__ADS_1
sampai di bawah pohon rindang Karin pun tepar.
Dengan berselonjoran di tempat teduh dan memulihkan energi yang terkuras habis saat lari
tadi dengan istirahat beberapa menit bisa fit lagi.
Selanjutnya Karin cari makanan untuk sarapan dan kuliner makanan, sekali-kali gak papa bukan.
“Enaknya makan apa dulu ya, aku kok bingung”, monognya Karin.
“Bubur saja deh buat mengganjal perut biar gak meronta ronta nih cacing yang ada dii perut.
Duduk sini enak nih teduh dan anginnya sepoi-sepoi”.
Karin makan bubur dengan nikmat dan selanjutnya kuliner jajanan yang ada di taman tersebut
seperti batagor, somay, pentol mercon, seblak, corn dog, dan lainnya.
Semua dicoba oleh Karin sampai perutnya sudah tidak muat untuk di masukkin
lagi sama makanan.
Dan akhirnya Karin pulang dengan membawa makanan yang di beli yang masih tersisa
buat di akan di rumah nanti. Karena sudah kekenyangan akhirnya Karin pulang dengan
menaiki ojek online. Sesampai di rumah makanan yang dibawanya di taruh di
tupperware dan dimasukkan ke lemari es agar bisa di makan lagi nantinya.
Aktivitas selanjutnya Karin bersih-bersih badan yang bau akan keringat dan membersihkan
kamarnya.
Selesai mandi dan badan terasa segar. Karin menistirahatkan badannya sebelum melanjutkan
aktivitasnya untuk berbenah kamarnya dan memilih barang yang sudah layak gak
__ADS_1
dipakai dan ganti yang baru saja.
Semangatttttt.....