
Menunggu senja sebentar lagi akan tiba membuat Karin antusias memandang langit yang menunjuk akan waktu terlihatnya senja datang.
Dengan suasana dan pemandangan bagus sepasang kekasih tersebut saling berpegangan tangan untuk menyimpan memori hari ini yang begitu menyenangkan.
"Kak semoga ini awal tentang perjalanan kita saling lebih dekat dan terbuka satu sama lain agar kedepannya kalau ada halangan kecil pun bisa dilewati secara bersama", ucap Karin sambil memandang Axel dengan teduh.
"Saling menjaga, percaya dan selalu memberi kabar walaupun cuma pesan. Itu akan membuat hubungan menjadi lebih baik menurut kakak", ucap Axel menggenggam tangan Karin dengan erat.
Mereka berdua melihat matahari sampai tenggelam dan menandakan mau malam hari. Axel mengajak Karin masuk ke dalam rumah untuk membersihkan badan dan juga makan malam bersama Opa dan Oma Axel.
Karin masuk ke kamar tamu yang biasanya pernah di pakai cucu Oma yang lain kalau datang kesini.
Setelah selesai mandi, Karin segera memberi kabar ke Bundanya bahwa Karin akan menginap di rumah Omanya Axel dan besoknya baru pulang.
Syukurnya Bunda mengizinkan dan juga Bunda titip salam buat Oma dan Opanya Axel karena mereka adalah sahabat neneknya Karin waktu dulu.
Bunda bilang kalau Axel sudah minta izin sama Bunda kalau anaknya mau diajak menginap disana.
Obralan akhirnya berakhir sehingga Karin siap-siap menuju dapur membantu Oma bersama pelayan memasak buat makan malam.
"Wahhh Karin ketinggalan nih Oma, maaf kalau Karin gak bantuin Oma", katanya dengan raut wajah sedih.
"Tidak apa-apa sayang Oma juga dibantu sama pelayan yang memasak disini tenang saja dan jangan merasa bersalah", ucap Oma.
Oma meninggalkan Karin untuk memanggil suaminya makan malam. Axel berjalan mendekati Karin lalu mencium keningnya.
"Ayo duduk dulu sweety sekalian tunggu pasangan suami istri datang", kata Axel sambil terkekeh.
Yang ditunggu muncul juga sehingga makan malam segera di mulai. Sambil mengobrol satu sama lain Karin langsung memberitahukan kalau Opa dan Oma kalau Bunda titip salam buat mereka.
Oma menceritakan dulu dengan Nenekku yang dulu sahabat sejati Oma. Namun sayangnya masa-masa tua ini sahabatnya sudah meninggal dulu.
"Pasti dulu Nenek sama Oma terkenal dikalangan laki-laki yang ada disana", ucap Karin.
"Iya dong, Opa saja kejar-kejar Oma untuk jadi kekasihnya waktu kuliah. Kalau Nenekmu ketemu dengan Kakekmu waktu pas sudah kerja sayang", jawab Oma.
__ADS_1
"Cerita Oma kayak seru gitu tentang perjalanan cintanya", ucapnya.
"Sudahlah tentang cerita Oma dan Opa. Sekarang Opa mau tanya gimana tentang hubungan kalian", tanya Opa.
"Doain saja Opa, Axel waktu dekat ini mau melamar Karin", ungkap Axel kemudian memandang Karin dengan senyuman.
"Bagus itu Xel lebih cepat lebih baik, kalau hal yang baik jangan terlalu lama nanti ke buru diambil orang", kata Oma
"Janganlah Oma dan Oma doain yang baik-baik malah nakut-nakutin Axel", gerutunya.
"Sudah malam Opa dan Oma mau istirahat dulu dan kalian berdua juga segera istirahat soalnya besok mau kembali ke kota", ucap Opa.
Mereka mengangguk tanda setuju akan ucapan Opa dan akhirnya pada meninggalkan ruangan tersebut menuju ke kamar masing-masing.
Sebelum tidur Karin membersihkan wajah dan gosok gigi. Dirasa sudah rutinitas yang dilakukan sebelum tidur telah usai ia memutuskan untuk tidur agar besok tidak terlambat bangun.
Karena kelelahan atau cuacanya yang nyaman baru beberapa menit ia sudah tertidur. Pintunya tiba-tiba kebuka dan Axellah yang masuk ke kamar Karin.
Terlihatnya wajah kekasihnya yang tertidur lelap membuat dia melihat dengan seuntai senyuman.
Naiklah Axel ke tempat tidur Karin dan tidur disebelah sang kekasih sambil memandang wajahnya.
Ikut masuk kedalam selimut yang dipakai oleh Karin dan menarik Karin untuk dipeluk langsung masuk dalam dekapan Axel. Membuat Axel memejamkan mata sambil tersenyum.
(jangan mencari kesempatan ya Axel meresahkan ini si Axel).
SKIPPP.....
Pagi telah tiba terdengar suara ayam berkokok pertanda waktu untuk semua manusia memulai aktivitasnya termasuk Karin saat ini.
Tadi waktu bangun dia kaget mendapati Axel tidur disebelahnya dan membuat ia kesal juga lepas dari pelukkan sang kekasih agak sulit.
Dengan menggerutu Karin menuju dapur membantu membuat sarapan pagi. Untunglah pagi ini belum terlihat Oma maupun pelayan yang ada di dapur sehingga dia ngedumel pagi-pagi tidak ada yang tahu.
Dari pada ngedumel Karin memutuskan masak buat sarapan pagi ini nasi goreng saja. Dengan cekatan ia memasak dan mengiris bahan bahan yang mau diolah tak lupa untuk melengkapi nasi goreng dia menambahkan udang crispy, telur omelette dan kerupuk tak lupa juga timun.
__ADS_1
Selesai memasak kemudian disajikan ke meja makan dan membuat teh hangat untuk minumnya tak lupa ada juga air minum.
"Sayang sudah bangun dan semua makanan ini kamu masak sendiri kenapa tidak nungguin Oma", ucap Oma.
"Oma ini hanya sedikit Karin masak sekarang Oma panggil Opa saja untuk sarapan dan Karin juga mau memanggil kak Axel menuju meja makan untuk makan bersama", ucap Karin dan dilanjutkan berjalan menuju kamar yang ditempati untuk membangunkan Axel.
"Kak Axel ayo bangun sudah ditungguin Ola sama Oma untuk sarapan", kata Karin menggoyangkan badan Axel.
Axel terbangun dengan senyum dipagi hari dan bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
"Kalau gitu Karin keluar dulu kak", ucap Karin langsung keluar dari kamar tersebut.
Duduk di meja makan sudah ada Opa dan Oma tinggal menunggu Axel saja. Axel telah tiba akhirnya sarapan dimulai.
Semua makan dengan nikmat dan tidak berbicara. setelah selesai makan Karin dan Axel berpamitan untuk pulang.
Dengan berat hati Oma mengizinkan cucunya kembali ke kota dan ia bahagia cucunya tinggal disini.
"Oma jangan sedih nanti kalau Axel ada liburan nanti pasti datang kesini bersama dengan Karin", kata Axel.
"Janji pokoknya kalau tidak sibuk harus ke sini", kata Oma lalu memeluk Axel dan Karin secara bergantian.
"Kalau cucu Oma yang satu ini membuat kesayangan Oma sedih bilang sama Oma nanti cucu nakal ini tak kasih pelajaran", Ucap Oma dan dianggukkin sama Karin.
"Kita pulang ya Opa dan Oma sampai jumpa kembali", ucap Karin sambil melambaikan tangan.
Axel dan Karin masuk ke dalam mobil dan meninggalkan perkarangan rumah Oma. Mobil melaju dengan kecepatan sedang untuk menuju ke kota.
Dan tak terasa ke tempat Omanya Axel mendapatkan cerita tersendiri bagi mereka berdua. Dan juga menemukan sisi lain antara satu sama lain. Didalam hati mereka berdoa semoga perjalanan cinta mereka seperti Opa dan Oma sampai sudah tua dan melihat anaknya bahagia bersama pasangannya kemudian mempunyai cucu.
Dukungan untuk Neni
Vote
Like
__ADS_1
Komentar yang membangun
memberikan hadiah juga Neni terima 😁😁😁🌹🍮