my perfect (transmigrasi)

my perfect (transmigrasi)
my perfect (transmigrasi)


__ADS_3

Persiapan untuk menghadiri acara  Akbar dengan mengajak Karin sebagai pasangannya. Hal itu disetujui oleh Karin sebagai pasangan partner di acara tersebut.


“Kak Akbar sudah siap”, tanya Karin sambil melihat penampilan Akbar cukup berbeda dari biasanya.


“Sudah, kita berangkat sekarang takut telat” dan hanya diangukkin Karin.


Mereka berjalan beriringan menuju mobil yang sudah disiapkan. Mereka di mobil berbicara khususnya Akbar memberitahu kepada Karin kalau disana kebanyakan teman Akbar jaman kuliah dan tak lupa rekan bisnisnya. Karin mendengarkan dengan serius apa yang harus dilakukan disana dan juga sikapnya. Karena semenjak bekerja menjadi asisten Darren, Karin lumayan sering diajak ke pesta oleh Darren sehingga tidak canggung dan bisa berbaur di acara tersebut.


🌸🌸🌸 Tempat Acara 🌸🌸🌸


Karin bergandengan dengan Akbar untuk menyapa yang mempunyai acara dan memperkenalkan Karin pada teman


maupun rekan bisnisnya. Semua teman pria Akbar melihat Karin terpesona akan tutur kata dan pembawaan diri yang anggun dan elegan. Banyak yang berbicara dengan Karin dan bertanya bagaimana bisa kenal Akbar. Dan jawaban Karin tentang kekepoan teman Akbar di jawab dengan jujur. Akhirnya Akbar pamit dengan Karin untuk menemui rekan bisnisnya dan di persilahkan Karin. Karin pun berbaur dengan sesama perempuan disana dan berbincang bincang masalah fashion maupun karir dan hal itu lumrah didalam lingkungan orang kaya.

__ADS_1


Setelah mengobrol Karin berpamitan dan sekarang dia menuju hidangan yang disediakan di acara tersebut. Dengan memilih makanan yang diinginkan dan minuman langsung saja Karin mencari meja yang kosong untuk menyantap hidangan tersebut. Karin makan dengan nyaman sambil mendengar ada beberapa penyanyi menyanyikan lagu di acara tersebut. Ada seseorang duduk di sebelah Karin di satu meja sehingga Karin menengok ternyata


seseorang yang Karin kenal.


“Hai ketemu lagi kita”, dengan senyum mengejeknya dan hanya ditanggapi Karin dengan senyuman.


“Pasangan yang serasi dan ternyata pasangan Abi bergandengan dengan orang lain. Apa nanti kalau Abi tau kekasihnya jalan sama orang lain”, dengan wajah tidak bersahabatnya.


“Cihhh, jangan besar kepala. Kalau kelakuan kamu kayak gini Abi akan respek sama kamu lagi Rin, jangan mimpi”.


“Gak papa mimpi kan boleh asal jangan jatuh gitu saja kok repot”.


"Kita lihat saja nanti dan jangan besar kepala kalau Abi itu sayang banget sama kamu. Kamu hanya buat pelampiasan karena Abi masih sayang sama aku", ucap Willona dengan percaya dirinya.

__ADS_1


Dalam hati Karin " parah bener perempuan satu ini dan kok bisa-bisanya kak Abi tergila-gila sama tante tante".


"Siapa takut, emang anda siapa dan sok percaya diri banget kalau kak Abi masih mengharapkan anda", kata Karin dengan senyum mengejeknya.


“Awas saja aku pastikan kamu akan tendang oleh Abi” kata Willona sambil meninggalkan Karin karena Willona melihat pasangan Karin mau mendekati mereka berdua.


“Siapa dia Karin”, tanya Akbar.


“Biasa haters, kan Karin terkenal jadi banyak fans dan hatersnya”, jawab Karin dengan bangganya dan Akbar hanya geleng-geleng kepala atas perkataan Karin.


“Ayo kita pulang sekalian pamit sama yang punya acara”,ucap Akbar langsung disetujui oleh Karin. Mereka makhirnya pulang dari acara terebut dan berpamitan sama teman-teman Akbar.


 Maaf baru bisa upload Bunda dan Kakak semua semoga menantikan kelanjutannya. Terima kasih selalu mendukung Neni ^_^  ^_^

__ADS_1


__ADS_2