
Gimana Ngomongnya
Dan disinilah Karin bersama Bosnya untuk meeting dengan
pemegang saham untuk masalah proyek yang akan ditinjau
ulang dalam penggarapan yang sudah 85 % telah selesai
tinggal 15 % lagi akan finish.
Sebagai CEO di Surya Company Darren disni juga sebagai
pemegang saham tertinggi ke dua setelah Ayahnya.
Kursi sudah penuh dengan orang orang pemegang saham dan
giliran Darren duduk di kursi CEO dan mempersilahkan Karin
untuk membagikan data data yang sudah dirancang dalam
penyelesaian tentang proyek tersebut.
Dan kagetnya Karin melihat Axel, Tomo, Akbar dan kakaknya
ada disini juga.
Sebagai sekertaris dia harus profesional dalam bekerja dan
setelah membagikan Karin mempersilahkan moderator
untuk memulai rapatnya.
Meetingpun berjalan cukup lama dan ada perbedaan pendapat.
Untung Bos Karin bisa mengatasi pemegang saham yang belum
puas akan metode yang di paparkan tadi.
Akhirnya semua menyetujui usulan dan ide ide dari Darren maupaun
dari Aidan dan Axel agar proyek berjalan lancar.
Mereka sebagai investasi di proyek tersebut harus meninjau ulang
tentang selesai dan memuaskan dengan apa yang disampaikan.
Karena hal tersebut Darren, Karin, Axel,Akbar,Aidan dan Tomo akan
meninjau proyek tersebut.
“Terima kasih atas kehadirannya, semoga proyek ini berjalan dengan
lancar dan siap di buka untuk umum”, kata Bos Karin.
Dan semua pada berpamitan untuk kembali ke perusahaan
masing masing.
__ADS_1
Karin menunggu semua keluar, setelah itu Karin merapikan data data
yang sudah dibuat untuk rapat dan rapikan lagi.
Sampai jam makan siang, Karin makan di kantin kantor bersama
karyawan lainnya untuk mengisi perutnya.
Antri ambil makanan, kemudian mencari meja yang kosong
Karin duduki.
Karin makan dengan lahap karena sudah lapar, tiba tiba ada yang
datang di mejanya sambil manggil Karin.
“Karin, kakak boleh makan bersama kamu”.
Karin mengangguk dan mempersilahkannya untuk makan di meja
yang sama.
“Makannya pelan pelan nanti kesedak”.
“Maaf kak, soalnya aku lapar banget. Meetingnya juga lama,
kak Akbar kok makan disini tidak bareng sama kak Aidan”.
“Enggaklah mau makan sama adenya saja, kangen soalnya”,
Karin pun cemberut dibuat Akbar dan Akbar ketawa melihat Karin
cemberut tambah gemesin.
Hal itu terlihat oleh Alex Tomo sekaligus asistennya dan dengan
tampang datarnya Axel berjalan menuju meja Karin.
Axel lalu duduk disebelah Karin dan disusul Tomo dan hal itu tak
luput dari karyawan disana.
“Karin, Marvel mau ngajak Ana jalan weekend nanti apakah
bisa”, tanya Axel.
Perkataan Axel terlihat mengejutkan bagi Akbar dan Tomo,
karena Axel tidak suka dekat sama Karin dulu.
“Nanti aku coba tanyakan sama Ana dan orang di rumah weekend
ini ada acara apa tidak”, jawab Karin dan di anggukkin sama Axel.
Akbar tiba tiba menimpali “kirain weekend gak ada acara Rin mau
__ADS_1
kakak ajak jalan jalan”.
Tomo disitu hanya menjadi pendengar dan pengamat situasi saat ini.
Perasaan Alex sangat was was kalau benar Karin mau jalan sama Akbar.
“Kapan kapan ya kak, nanti kalau ada waktu pasti aku kabari.
Sekalian kumpul bareng teman teman kak bang Abi.
Dan Akbar hanya merespon dengan mengangkat jempolnya sambil
tersenyum dan di balas senyum oleh Karin.
Hawa dimeja lumayan suram karena hawa dari Axel yang terusik
akan keakraban Karin sama Akbar.
“Kalau gitu kakak pamit dulu, semangat kerjanya jangan lupa
kabari”, kata Akbar dan langsung direspon Karin dengan tangan
membentuk lingkaran.
Tak lupa Akbar mengacak rambut Karin dan hal itu tak luput
dari penglihatan Axel sama Tomo.
Yang merasa membuat hati Axel gundah akan interaksi
mereka berdua.
Tiba tiba Karin berdiri dari duduknya dan berpamitan sama
Axel dan Tomo.
“Jam istirahat sudah selesai, kalau gitu saya undur diri
Pak Axel dan PakmTomo”, dengan menundukkan kepala
serta tersenyum dan Karin keluar dari area kantin kantor
untuk menuju ke ruangannya.
Axel berdiri dan diikuti oleh Tomo keluar dari kantin, lalu
menuju loby untuk kembali ke perusahaan masing masing.
Skipp
Axel di kursi kebesarannya tidak konsen untuk mengerjakan
pekerjaan karena terbayang bayang akan interaksi antara
Karin dan Akbar.
Dengan prustasinya Axel mengacak ngacak rambutnya dan
__ADS_1
terlintas ide di otaknya yang membuat dia tersenyum lebar.
Hal apa ya........