my perfect (transmigrasi)

my perfect (transmigrasi)
my perfect (transmigrasi)


__ADS_3

Tak terduga


Dengan kesalnya Axel membuka pintunya dan yang


terlihat adalah Mamanya.


“Adapa Ma tumben bangunin Axel” dengan muka bantalnya


yang terlihat mata pandanya.


Mamanya hanya geleng kepala melihat anaknya yang satu


ini tidaak ada senyum senyumnya.


“Ditunggu Marvel di bawah sekalian sarapan cepat” kata Mama.


“Emangnya kenapa Marvel nunggu Axel Ma”.


“Kamu janjiin dia mau ngajak jalan jalan sama temannya, jangan


bilang kamu lupa Xel” dengan tatapan curiga Mamanya.


“Ya Axel lupa Ma, kalau gitu Axel siap siap dulu”.


Selesai kegiatan mandi Axel turun dan sarapan dulu


sebelum berangkat sama Marvin ke rumah Ana.


“Om lupa Vel, sekarang apa nanti kita ke rumah Ana”, tanya Axel.


“Sekarang saja Om”, Marvel berdiri dam berpamitan


sama Granpa Granma dan orang tuanya.


Mobil Axel melaju ke luar dari rumah untuk menuju


ke rumah Ana.


Didalam mobil hanya suara musik yang terdengar,


Axel fokus menyetir sedangkan Marvel melihat pemandangan


dari jendala samping.


Sampai di gerbang rumah Ana, mobil Axel dipersilahkan


masuk oleh satpam yang menjaga kediaman Ana.


Dan dipersilahkan masuk menuju ke ruang tamu sama


Bibi untuk menunggu sebentar non Ananya.


Ana menuruni tangga menuju ruang tamu menyapa Marvel dan Axel.


“Nunggu lama ya Vel” tanya Ana.

__ADS_1


“Tidak kok, aku baru sampai sama Om” jawab Marvel.


“Langsung berangkat sekarang apa nanti kak Axel” ucap Ana.


“Ana sama siapa kamu pergi biar berempat atau rame


juga boleh”, ucap Marvel dengan cengirannya.


“Sama kak Aidan tapi gak tahu bisa apa enggak dan


tunggu sebentar Ana bawa makanan untuk jalan jalan


kita nanti”.


Marvel dan Axel hanya menganggukkan kepala dan


menunggu personil satu lagi. Axel berharap Karin yang


ikut kenapa malah Aidan, Axel jadi ttak semangat.


Tiba tiba ada yang datang membawa barang untuk pergi


dan begitu terkejut dan senangnya yang ikut ternyata


Karin.


“Loh mba katanya kak Aidan yang nemenin Ana jalan


jalan kok malah mba Karin” tanya Ana dengan


kebingungannya.


Maafin kak Aidan, dengan gantinya mba yang


nemenin Ana pergi”.


“It's ok mba, ayo langsung jalan aja ya Vel keburu kesiangan”.


Dan direspon mereka bertiga dengan senyuman langsung


pamit pada tuan rumah untuk pergi jalan jalan.


Mereka berempat masuk ke dalam mobil, menyetir Axel


sebelahnya Karin dan di belakang Marvel bersama Ana.


Didalam mobil Ana dan Marvel banyak bercerita Karin


dan Axel hanya menimpali pertanyaan mereka


berdua.


Perjalanan cukup ramai oleh kendaraan yang lalu lalang


namun tidak membuat macet dan perjalanan

__ADS_1


berjalan lancar.


Mereka mengunjungi kebun binatang yang tidak terlalu


jauh dengan perkotaan. Axel membeli tiket masuk kebun


binatang tersebut dan bertiga menunggu duduk di antrian tiket.


Setelah membeli tiket mereka berempat masuk dan


melihat berbagai hewan yang ada disana.


Ana dan Marvel sangat antusias dan bertanya tentang


apa binatang yang belum diketahui.


Dengan senang hati Karin menjawab pertanyaan yang


diajukan Marvel dan Ana.


Aktivitas mereka bertiga tak luput dari Axel yang nenatap


dengan senyuman dan kebahagiaan yang utama


tertuju pada Karin.


Mereka istirahat sejenak dan nanti akan melanjutkan


melihat satwa yang ada di kbun binatang.


Karin membelikan mereka bertiga minuman dan cemilan


untuk mengganjal perut agar tidak terlalu lapar.


“Ini minum dan makan snack dulu sebelum melanjutkan


rute selanjutnya” ucap Karin.


Istirahat sudah cukup kemudian melanjutkan melihat satwa


sampai puas dan dilanjutkan ke taman yang untuk bersantai


ria dan memakan bekal yang sudah disiapkan oleh Karin


tadi di rumah.


Taman tersebut ada di tengah kota yang sejuk banyak pohon pohon


dan mainan untuk anak anak dan itu pula menjadi tujuan Karin


untuk mengajak Ana Marvel sama Axel.


Tujuan sudah sampai dan


dengan terkejutkan Axel melihat.......

__ADS_1


Melihat apa ya


Axelnyaaaa...


__ADS_2