my perfect (transmigrasi)

my perfect (transmigrasi)
my perfect (transmigrasi)


__ADS_3

Tak Tau Malu


Disaat Karin bertemu dengan masa lalunya berbeda dengan Axel yang tengah jenah dengan Siska teman kuliahnya dulu. Tiba-tiba menerobos masuk ke dalam ruang kerja Axel.


“Ada apa Siksa kamu kesini, aku lagi sibuk”, ucap Axel.


“Aku Cuma mau ngajak kamu makan siang  Xel”, jawab Siska sambil mendekati Axel. Axel merasa jengah atas sikap Siksa selama ini.


“Tidak bisa aku ada janji, silahkan kamu keluar”, ucapnya dengan datar.


Tidak putus asa atas sikap Axel, Siska dengan beraninya merengek pada Axel dan mau tidak mau Axel akhirnya mau makan bersama Siska. Dengan sombongnya Siksa berjalan dengan angkuh untuk menunjukkan kepada karyawan yang ada di perusahaan Axel bahwa dia adalah perempuan yang dekat dengan Bosnya.


Akhirnya mereka berdua pergi suatu restaurant yang dekat dengan kantor Axel. Mereka mencari tempat duduk dan memesan makanan. Siska merasa bahagia saat makan bersama Axel, apalagi banyak oraang yang melihat di mejanya. Makanan pun di sajikan di meja makan dan mereka berdua menyantap makanan tersebut.


Dan di tempat tersebut pula Karin dan Akbar janji ketemuan untuk makan bersama. Karin sampai di restaurant tersebut dan mencari Akbar.


“Kak Akbar maaf menunggu lama”, ucap Karin dengan mimik sedih.


“Enggak kok santai saja dan kakak sudah pesankan makanan untukmu”, jawab Akbar dengan mempersilahkan Karin duduk. Karin dan Akbar makan sambil mengobrol dan bersenda gurau.

__ADS_1


“Karin nanti kakak ajak ke suatu tempat dan kakak mau memperkenalkan seseorang ke kamu”, ucap Akbar.


“Siapa kak, kayaknya orang yang spesial ya”, kata Karin dengan senyum menggoda.


“Pokoknya ada lah, kamu tau orangnya kok”, ucap Akbar sambil tersenyum.


“Aku jadi penasaran akan seseorang itu”, kata Karin dengan tampang menyelidiki Akbar.


Akhirnya mereka berdua selesai makan dan keluar restaurant menuju tempat parkir. Tidak menyangka ternyata Karin sama Akbar bertemu Axel dan Siska sama-sama mau keluar restaurant. Mata Karin dan Axel bertatapan dan hal itu pula diamati oleh Akbar.


“Axel makan disini juga sama Siska”, ucap Akbar. Dengan biasa Karin melihat Axel dan Siska jalan berdua apalagi tangan Siska bergelayut di tangan Axel. Buru-buru Axel melepaskan tangannya dari Siska dan Siska dibuat dongkol akan sikap Axel. Apalagi Siska yang tadinya mau memanas-manasi Karin malah menjadi jutek.


“Baik, yang kamu lihat gimana”, kata Karin sambil memutar bola matanya.


“Apa yang kamu lihat gak seperti itu sweety”, ucap Axel dengan melihat Karin lamat-lamat.


 “Yang menurut orang gimana kenapa harus kasih tau aku, sudah dulu kak Akbar aku balik ke kantor”, berucap dan berpamitan kepada Akbar.


Akhirnya mereka bertiga yang masih di luar restaurant dengan melihat Karin menjauh.

__ADS_1


“Jauhin Karin Xel, biar dia mencari pasangan yang mencintai dia dengan tulus dan tidak akan menyakitinya”, kata Akbar.


“Apa maksudmu Bar, Karin bahagia Cuma sama aku”, ucap Axel dengan sorot mata tajam.


“Dan perempuan yang tak tau malu ini mau kamu apain, Siska kan pasanganmu”, cibir Akbar. Mendengar perkataan Akbar kalau Siska adalah pasangan Axel, Siska merasa bahagia sekali karena waktu kuliah dulu dia sudah naksir sama Axel cukup lama.


“Jangan asal nuduh, Siska hanya teman dan tidak lebih”, kata Axel dan perkataan Axel membuat wajah Siska


masam.


“Tapi dia menganggap kamu lebih Xel”, ucap Akbar dan pergi dari hadapan Axel dan Siska. Mood Axel menjadi


sangat buruk pertemuan dengan Karin dan ucapan Akbar barusan.


“Siska sekarang kamu tidak usah dekat-dekat aku dulu, aku gak mau kalau Karin berprasangka yang tidak-tidak tentang kita.


“Kenapa harus begitu Xel, aku kan mau dekat denganmu”, ucap Siska sambil mengejar Axel.


“Tapi aku gak suka akan hal itu”, ucap Axel tegas dan membuat Siska diam di tempat.

__ADS_1


Dalam hati Siska “awas saja Karin, apa istimewanya kamu sehingga Axel bersikap begitu padaku. Akan kupastikan Axel akan menjadi milikku”. Dengan wajah merah padam Siska akhirnya pergi ke dari restaurant menggunakan taxi.


__ADS_2