NEET

NEET
Chapter 14 : Lana Sang Elf


__ADS_3

hari sudah mulai malam dan rombongan kami masih mencari tempat berteduh. saat ini kami sedang di pegunungan tandus dengan banyak bebatuan dan juga jurang.


aku, Lana, Shiva, dan dua orang yang pingsan bersama kami yaitu Jack dan Mia. masih berada di punggung singa raksasa yang tidak lain dan tidak bukan adalah Momo. kami terus melompat kesana kemari di pegunungan untuk mencari tempat berteduh sebelum malam semakin gelap.


tak berselang lama Momo memberitahuku.


"tuan R di depan kita ada goa. sepertinya kita bisa istirahat di sana" kata Momo


"baiklah Momo, langsung menuju ke sana saja. semoga saja itu goa yang aman dan tidak ada monster di dalamnya" jawabku.


setelah sampai di depan goa. aku turun dari tubuh Momo dan memeriksa isi goa tersebut. setelah beberapa menit dan memastikan aman aku kembali ke rombongan dan memberikan info ke mereka.


"goanya aman kawan-kawan. kita bisa istirahat di sini malam ini." kataku


Lana dan Shiva pun turun dari punggung Momo sedangkan. aku menurunkan Jack dan Mia kemudian membaringkan mereka berdua yang pingsan di dalam goa agar lebih aman.


Momo berubah dari bentuk singa raksasa kembali ke wujud anak kecil lagi. setelah semua turun aku mencari ranting, rerumputan, bebatuan serta kayu di sekitar. untuk membuat alas tidur dan api unggun. tapi setelah terkumpul aku malah hanya bisa membuat alas tidur saja. sedangkan api unggun aku tidak bisa membuatnya sama sekali.


aku lupa kalau aku tidak membawa persediaan apapun sama sekali. dan hanya pergi dari desa sebelumnya dengan modal nekat saja.


tapi di situ Lana mengulurkan tangannya dan membantuku membuat api unggun. dia memanfaatkan kayu-kayu kering yang ku kumpulkan dan berhasil membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh ini.


"wah hebat sekali kamu Lana. darimana kamu belajar ini semua?" tanyaku


"yaa.. jika kau sudah lama hidup di dunia ini lama kelamaan kamu pasti juga akan bisa R" jawab Lana yang mukanya terlihat masih sedikit sedih.


"oo.. seperti itu. baiklah. aku akan berburu di sekitar tempat ini dulu dan mencari kayu lagi untuk api unggun kita. kamu tunggu di sini saja ya Lana" kataku.


"baiklah" jawab Lana dengan datar.


aku berkeliling di sekitar tempat kami istirahat dan berhasil menemukan bahan yang bisa di makan seperti daging burung Dodo, dan beberapa rempah-rempah. tak ku sangka di tempat yang setandus ini masih tersedia banyak bahan makanan.


aku kembali ke goa tempat istirahat dan terlihat di situ shiva sedang berbaring dan terlihat kelelahan sedangkan Momo duduk di depan goa menungguku. tapi aku tidak melihat Lana.


"hey Momo, di mana Lana.?" tanyaku


"ooh... Momo tadi melihatnya berjalan ke depan bukit itu." jawab Momo sambil menunjuk ke bukit depan goa.


aku berjalan ke bukit tersebut. menaiki bukit itu dan di balik bukit terlihat Lana sedang duduk di pinggir jurang tebing dan menatap langit malam.


aku mendekatinya dan duduk di sampingnya. wajah Lana begitu menawan saat di Sinari cahanya malam. walau kesedihan masih nampak dari mukanya.


"malam ini indah sekali ya R, langitnya begitu indah bintang-bintang menyinari menemani sang rembulan." kata Lana sambil menatap langit malam


"eh?.. i, iya kamu benar langit malamnya indah sekali. ngomong-ngomong kamu sedang apa di sini?." tanyaku


"yaaah.. semenjak aku di dunia ini aku suka menatapi langit malam dan bintang-bintang. itu membuat hatiku lebih baik. dulu dunia ini tidak seperti ini. tidak ada namanya penindasan dan semua hidup damai. mereka melakukan tugas mereka masing-masing dan juga saling berpetualang untuk bersenang-senang" jawab Lana.


"waahh.. sepertinya kisah yang bagus. mungkin kamu bisa menceritakannya ke padaku. biasanya bercerita juga bisa membuat hati lebih baik. oh ya.. sama aku punya sedikit pertanyaan untukmu, tapi janji ya jangan marah. emm... pertanyaannya.. aku sebenarnya tidak sengaja mendengar dari warga. tapi apa benar umurmu sudah ratusan tahun? berarti kamu itu sudah nene..."


belum selesai aku berbicara Lana menutup mulutku. mukanya memerah dan terlihat sangat malu.


"aahh... sial para warga itu mulutnya benar-benar keterlaluan. iya memang aku sudah berumur seratus tahun lebih tapi sebenarnya aku ini masih muda tau. yaa.. bangsa elf memang punya umur yang panjang dan awet muda." kata Lana sambil terus menutup mulutku.


aku kemudian melepaskan tangan lana dari mulutku dan Lana malah makin terlihat kesal.


"iya, iya.. aku tidak akan menanyakan itu lagi. aku janji. dan umurmu yang dah ratusan tahun itu juga akan ku rahasiakan" kataku membujuk Lana.


"janji ya!" kata Lana.


"baiklah aku berjanji. tapi ceritakan dulu kisahmu. walau sebenarnya aku sudah tau sedikit masa lalu dunia ini dari Momo. tapi mungkin kamu punya cerita tersendiri." jawabku

__ADS_1


dengan masih sedikit cemberut Lana menjawab "baiklah akan ku ceritakan."


Lana pun mulai menceritakan kisahnya.


***


kisah ini di mulai sekitar 100 tahun yang lalu. namaku adalah Lana itulah yang ku tau saat aku di lahirkan di dunia ini. entah nama siapa itu dan wajah siapa yang ku pakai ini. aku juga tidak tau. dan aku juga tidak tau apa yang terjadi sehingga aku bisa ke dunia ini. bahkan aku tidak mengingat sama sekali masa laluku.


yang ku rasakan entah kenapa aku sangat senang dalam wujud ini. aku bisa berjalan, berlari kesana kemari dengan riangnya. akan tetapi itu tidak berlangsung lama.


aku terlahir sebagai bangsa Elf tapi aku berbeda dari bangsa elf lainnya. biasanya bangsa elf yang lain itu hidup berkelompok di sebuah desa di dalam hutan suci. tapi aku malah berpergian kesana kemari sesuka hatiku.


hal itu lah yang membuat para manusia tertarik padaku dan menculikku untuk di jual belikan untuk di jadikan budak atau pelayan orang orang kaya. aku di kurung di dalam penjara bawah tanah menunggu sampai ada orang yang membeli ku.


suatu hari datang seorang pria. dia adalah seorang petualang. hari itu ku pikir dia akan menjadikanku budaknya dan menyuruhku melakukan semua perintahnya. tapi ternyata aku salah. dia malah membebaskan ku dan memberikan ku pilihan mau bebas atau ikut berpetualang dengannya. karena ku pikir dia orang yang baik aku jadi mengikutinya.


pria berambut biru dengan baju zirah silvernya itu bernama Hart. dia memiliki tujuan untuk mengalahkan raja iblis. itu saja yang ku tahu di awal.


aku menikmati berpetualang bersamanya. melawan banyak musuh, monster-monster dan banyak lagi. mereka melakukan tugasnya dengan suka cita serta ikhlas.


akan tetapi semua berubah setelah pertarungan melawan raja Iblis. aku dan Hart beserta anggota party nya sangat kesusahan melawannya. satu persatu Anggota party Hart berguguran dan menyisakan aku serta dia saja.


kami bekerja sama dan berjuang keras melawan raja iblis. tapi di sini aku melihat ada yang aneh di saat saat terakhir.


iya itu benar Hart masih terlihat sangat tenang bahkan tidak terkesan kuwalahan atau yang lainya. malah raja Iblis yang semakin lama melawan dia malah semakin melemah. dan malah raja iblis yang semakin terpojok.


tak berselang lama dia mengalahkannya. bahkan tanpa bantuan sihirku sama sekali. padahal seharusnya kerjasama tim itu yang paling penting dalam berpetualang.


setelah raja iblis kalah. Hart tertawa dengan riangnya dan terlihat seperti tertawanya orang yang puas akan sesuatu. aku belum pernah melihatnya seperti itu selama berpetualang bersamanya. yang biasa ku lihat dia adalah pria yang tenang dan juga sedikit pendiam. tapi kali ini dia sangat berbeda.


"huahahaha hahahaha!!! akhirnya!! dengan mengalahkan raja iblis aku mendapatkan sihir keabadian!! dengan ini dan Cheat game masterku. aku bisa menguasai dunia ini dan menjadikannya sebagai keuntunganku." kata Hart.


aku tidak mengerti maksudnya. tapi sepertinya itu bukan niatan yang baik.


"hehehe.. kau tahu aku ini sebenarnya bukan dari dunia ini. termasuk para anggota party ku. dunia ini di sebut NEET. ini adalah dunia yang sebenarnya buatanku. tapi seseorang merebutnya dariku. nah karena itu sekarang akan ku rebut kembali dunia ini lagi." jawab Hart.


"a, aku benar-benar tidak mengerti apa maksudmu Hart" kataku yang masih tidak mengerti sama sekali.


dari belakang nya seseorang berteriak lemah ke Hart. orang itu adalah salah satu anggota party kami.


"ja, jadi kamu selama ini hanya memanfaatkan kami Hart?!" tanya orang itu


"oh.. ternyata kamu masih hidup kawan?." tanya Hart dengan santai.


Hart kemudian bejalan menghampiri pria itu dengan santainya. pria yang di hampiri Hart sangat ketakutan. dia menahan tangan kanannya dan mengeluarkan sebuah layar dan menu pintasan. dia terlihat mencari sesuatu dari menu itu. namun sepertinya dia tidak menemukannya.


Hart sudah sampai di depan pria itu. kemudian dia menodongkan tangan nya. sambil membuka telapaknya dan mengarahkannya ke kepala pria itu.


"ada apa? kamu mau log out dari dunia ini dan melaporkanku? percuma kawan. aku game masternya sekarang. aku sudah mengatur agar kalian semua para player tidak akan ada yang bisa log out selain aku. oh ya dan satu lagi, jika kamu mati di sini. maka kau tinggal mengucapkan selamat tinggal ke dunia aslimu." kata Hart.


sebuah cahaya muncul dari tangan Hart. dia mengarahkan langsung cahaya itu ke pria tersebut. dan pria tersebut berteriak kesakitan.


"tidaakk Hart jangaaaaaann!!" teriak pria itu.


tapi Hart tidak mempedulikannya dan tak berselang lama pria itu lenyap tanpa bekas.


aku yang melihat itu berusaha lari dari Hart. aku berusaha keluar dari dungeon tempat raja iblis berada. aku berlari menuju pintu keluar namun dengan cepat dia berhasil menghadangku tepat di depan pintu itu.


dengan secepat kilat dia langsung mencekikku dan memojokkanku ke tembok terdekat.


"hey.. kamu jangan lari ya. kamu itu sama denganku. jadi aku tidak akan membiarkanmu pergi." kata Hart

__ADS_1


dia mengeluarkan cahaya yang sama yang dia gunakan untuk melenyapkan temannya dari tangan kirinya.


"to, tolong ampuni aku Hart, a.. aku, akan setia menjadi pengawal mu kalau kamu mau. aku akan menuruti apapun perintahmu. jadi tolong jangan bunuh aku Hart." kataku memohon pada Hart.


"huahahaha, kamu pikir aku akan terkecoh begitu saja. dengan perkataan manismu. aku tidak akan terpengaruh denganmu. jadi selamat tinggal" jawab Hart


"pa, padahal aku.. aku.. aku sangat me.. mengagumimu. kamu sudah menyelamatku.. membawaku untuk berpetualang. tapi.. tapi.." aku mengatakan itu dan mulai menangis.


"yah.. ku ucapkan terimakasih karena sudah membuatku jadi orang yang penting buatmu. tapi aku tidak peduli tentang itu." kata Hart sambil terus mencekikku dengan keras.


aku sudah pasrah saat itu tapi, aku tidak ingin mati dengan keadaan seperti ini. tiba-tiba cahaya muncul dari sekujur tubuhku. dan menimbulkan ledakan. yang membuat Hart terpental dan membuat dungeon raja iblis perlahan runtuh. aku tidak ingat apa yang terjadi setelah itu. yang ku tahu setelah itu aku tersadar dan terbangun di salah satu hutan Elf.


para Elf bilang aku lah yang mendatangi mereka. mereka bilang saat itu aku tiba-tiba terjatuh dari langit bagai meteor. namun pemberhentian ku di desa elf itu hanya sebentar. mungkin hanya sekitar satu sampai dua tahun tiba-tiba sebuah pasukan menyerang desa Elf itu. dan saat itulah aku tahu kalau aku punya kekuatan istimewa.


memang kelasku ada white mage sang penyembuh dan support. namun aku punya sihir yang cukup aneh. aku menyebutnya sihir recovery dan reset.


dengan sihir recovery aku bisa menyembuhkan dan mengembalikan bagian tubuh makhluk hidup yang sudah hilang walau tidak terlalu sempurna.


dan dengan sihir reset aku bisa melenyapkan makhluk jahat dan mengembalikannya ke bentuk awal. bukan hanya itu aku juga bisa mengembalikan benda-benda yang sudah mati atau hancur ke bentuk awalnya juga.


aku bisa menyelamatkan banyak orang di dunia ini dengan sihir ku itu. namun diriku juga yang membuat penderitaan di dunia ini.


Hart terus mencariku tidak peduli di manapun aku pergi dia tetap mencariku. bahkan sampai puluhan dan seratus tahun berlalu dia terus mencariku. dia bahkan sampai memperburuk keadaan dengan mematikan kristal-kristal element yang ada di benua iblis ini serta membuat banyak bencana.


aku terus lari selama seratus tahun lebih dan pernah mencoba menghidupkan kristal element dan akhirnya berhasil. namun karena kurangnya tenaga dan banyaknya halangan untuk menuju ke kristal-kristal itu aku tidak bisa terus maju. apalagi orang-orang di dunia ini takut denganku dan menyebutku Elf pembawa bencana. makanya aku menyamar dan memakai kostum bangsa iblis yang aku dapatkan dari seorang pedagang keliling bernama Langris.


dan Tak ku sangka juga aku bisa bertemu dengan seorang yang mungkin dia adalah seorang player. aku pertama kali bertemu dengannya dia sangat mengenaskan di bawa oleh dua temanya. namun orang ini lah satu satunya yang percaya padaku. dan ku harap aku juga bisa percaya padanya juga.


***


kembali ke malam di mana R dan Lana saling berbincang.


"waahh.. itu cerita yang sangat wow. sekali Lana. jadi aku tahu sekarang betapa jahatnya raja Hart itu. dan aku jadi tahu apa tujuan kita selanjutnya." kataku kagum dengan cerita Lana.


"R.. berjanjilah padaku kamu tidak akan terjerumus seperti Hart." permintaan Lana


"aku berjanji padamu, Lana aku akan menyelamatkan dunia ini dan mengembalikannya seperti semula di mana semua orang bisa senang. dan mempercaimu lagi." kataku.


Lana memalingkan wajahnya dan terlihat meneteskan air mata. namun kemudian dia mengusapnya. setelah itu dia merogoh saku bajunya dan mengambil sebuah pisau dan sebuah penutup mata.


"oh ya R sebenarnya pagi itu aku ingin memberikan ini padamu." Lana memberikan penutup mata itu kepadaku.


"i, ini untuk apa?" tanyaku


"maaf aku belum bisa menyembuhkan mata kananmu secara keseluruhan, jadi aku membuat penutup mata ini agar pengelihatanmu lebih fokus R" jawab Lana.


Lana kemudian berdiri dan kemudian mengikat rambutnya ke belakang dengan tangannya. dia menggunakan pisaunya dan mengarahkannya ke rambutnya.


"hey Lana kamu mau apa dengan pisau itu?" tanyaku panik.


Lana langsung memotong rambut hijaunya yang panjang itu seukuran dengan ikatannya. setelah itu dia berkata.


"sudah ku putuskan R. aku akan ikut petualangan mu. aku tidak akan lari lagi. aku akan melawan Hart lagi. dan menyelamatkan Dunia ini"


setelah itu tiba-tiba Momo berlari dan berteriak dari kejauhan.


"tuan R, tuan R... teman tuan R sudah bangun!!" teriak Momo dari kejauhan.


つづく


ctt penulis :

__ADS_1


jangan lupa dukung terus ceritaku melalui link berikut : trakteer.id/rubiyantoryubi


__ADS_2