
Cerita kali ini berfokus ke Think dan Lana yang terjatuh ke penjara bawah tanah.
Mereka berdua jatuh di tumpukan jerami yang berada di bagian timur penjara. hanya ada satu jalan lurus yang lebarnya kurang lebih hanya sekitar 5 meter dan satu pintu keluar yang terbuat dari besi padat tepat di bagian barat dari tempat Lana dan Think jatuh. jaraknya mungkin sekitar 50 meter dari tewmpat mereka jatuh. sementara itu di sebelah kiri dan kanan penjara terdapat penjara. ada sekitar sepuluh sel penjara di sana. 5 sel penjara di kiri dan 5 sel penjara di kanan. dan masing-masing penjara di huni 5 orang tahanan.
Para tahanan yang sebelumnya tertidur dan ada juga yang terduduk pasrah dengan badan kerdil Khas warga Dwarf serta badan mereka yang terlihat kurus sontak terkaget meihat jatuhnya Think dah Lana dari pintu jebakan yang berada di atas ruangan. mereka pun langsung berdiri dan mendekati jeruji penjara. beberapa orang melambaikan tangan mereka dan meminta tolong.
"tolong, keluarkan kami dari sini... kami mohon"
Begitulah kata mereka para tahanan dengan nada yang lemah dan tidak bertenaga. mereka terlihat sangat frustasi dan terlihat mengenaskan. salah satu penghuni penjara pun ada yang berteriak histeris.
"Nonaaaaa!!! Selamatkan aku!!! Aku tidak mau jadi santapan mereka!!"
Salah satu dari mereka juga ada yang mengenal Think dan meminta bantuannya.
"Hey, kamu Think kan? tolong selamatkan aku, a.. aku tadi sempat melihat seseorang yang mirip kakekmu. sepertinya dia ada di penjara sebelah. Hey, Think keluarkan aku dari sini biar ku tunjukan dimana dia."
Lana yang tidak tega melihat mereka langsung berdiri dan mendekati para tahanan. dia berusaha menarik pintu jeruji dengan sekuat tenaga. namun tidak ada hasil sama sekali.
sementara itu Think masih duduk di atas tumpukan jerami denga muka terperanga. dia terlihat sangat terkejut melihat penjara bawah tanah itu serta melihat para tahanannya.
"Think.. hey Think!! bukan waktunya untuk terdiam!! Ayo orang-orang ini butuh bantuan kita" Teriak Lana ke Think sambil berusaha untuk membuka pintu.
"ke, kenapa dari sekian banyak orang yang bersamaku kenapa aku harus terjebak bersamamu elf terkutuk" gumam Think.
"hey, kenapa kamu malah mempermasalahkan itu, Ah sial, kenapa semua orang selalu begitu setelah tahu identitasku."
Lana pun mendekati Think dan berusaha menariknya agar berdiri. tapi Think menolaknya. dia menampar tangan Lana dan langsung berlari menuju pintu keluar.
Think terlihat begitu ketakutan saat bersama Lana. saat bersama R dan yang lain memang kelihatannya sudah biasa-biasa saja tapi ketika bersama lana sendirian baru dia menunjukkan ketakutan aslinya terhadap Lana. dia terlihat begitu panik saat di dekali oleh Lana. Bahkan mungkin ingin pergi menjauh dari dia. Tapi Lana tidak memperdulikannya dan tetap ingin menenangkan Think
Dia mengejar Think menuju pintu keluar namun sesuatu yang aneh menghentikan langkah Lana. terdengar suara gemuruh dan material debu terjatuh dari atap penjara bawah tanah itu. material debu yang jatuh itu bergerak perlahan mengikuti Think.
"Ti, tidak!!.. ini buruk.. nona dia di sini" Salah satu tahanan memperingati Lana akan sesuatu.
"A, apa maksud anda tuan?" Tanya Lana panik
"CEPAT HENTIKAN TEMANMU!! DIA SEDANG DALAM BAHAYA SEKARANG" Teriak tahanan orang itu.
__ADS_1
Tiba-tiba sebuah gunting raksasa muncul dan meluncur langsung ke arah Think. Lana yang hal itu langsung berlari sekuat tenaga menuju ke arah Think.
"Think awas!!!"
Lana pun mendorong Think dan serangan gunting raksasa itu berhasil di hindari. namun serangan itu masih menggores punggung Lana. Goresan itu merobek jubah Lana dan membuat luka sayatan di punggung Lana. mereka pun tersungkur ke tanah. sementara itu gunting raksasa menancap di tanah dekat mereka berdua.
"ke, Kenapa kamu menolongku?" Tanya Think yang masih terlihat takut
sambil menahan sakit dari serangan gunting raksasa Lana berkata.
"ke, kenapa ya? Aku juga tidak tahu. aku hanya berpikir kamu itu temanku. aku berpikir aku harus melindungimu"
Think kemudian berdiri dan mengulurkan tangannya ke Lana. Lana pun menggapai tangan Think kemudian Think pun membantu lana berdiri. Kemudian langsung memeluk Lana.
"ma, maafkan aku.. Aku telah salah sangka padamu Lana" Kata Think
"kha ha ha ha ha!!!"
Tiba-tiba terdengar suara seseorang tertawa dari atap ruangan penjara bawah tanah. setelah itu sesuatu yang tak terlihat sepeti jatuh dan mengakibatkan efek getaran dan suara gemuruh saat benda itu jatuh. dari tempat benda itu jatuh muncul sebuah sosok. sosok itu adalah seorang lizardman dengan badan gemuk. dia berjalan mendekati Lana dan Think kemudian mencabut gunting raksasa yang menancap di depan mereka.
"Si, siapa kamu?" Tanya Think
"O.... Namaku Adalah Geko. Aku suka dengan kalian para tikus, pertamanya saling takut sekarang saling Percaya. Tapi aku tidak suka akhir saling percaya itu." Setelah berkata seperti itu Geko pun menghilang lagi.
"ke, kemana dia" kata Lana yang terlihat waspada.
Tiba-tiba sebuah sayatan muncul di tangan kiri Lana kemudian membuat luka yang lumayan dalam buat Lana. Lana pun mengerang kesakitan karena hal itu.
"kamu tidak papa Lana?" Tanya Think
"I, iya aku tidak apa-apa" Lana mengatakan itu sambil memegang tangan kirinya sambil mengeluarkan sihir cure untuk menyembuhkan lukanya.
"Kha ha ha ha ha, Nikmat sekali!! menyiksamu sedikit demi sedikit seperti itu membuatku semakin bersemangat!!!"
terdengar suara ketawa Geko yang entah dari mana.
merasa sesuatu yang janggal Lana pun tiba-tiba mendorong Think. setelah itu sebuah serangan tak terlihat menghujani lana. serangan itu membuat banyak sayatan di badan Lana. Darah pun berceceran dari Lana karena serangan itu. dan seketika Lana pun tumbang dan jatuh terkapar di tanah dengan luka dan darah yang berceceran.
__ADS_1
Think pun tidak tinggal diam dia pun mengeluarkan sebuah kacamata dan kemudian merubah tasnya menjadi sebuah senjata berbentuk bazoka. kemudian dia langsung melihat sekitar dan seperti menemukan sesuatu.
"haha, di situ kamu rupanya."
setelah mengatakan itu dia pun mengumpulkan sebuah cahaya tenaga yang bersinar di ujung senjata bazokanya. setelah tenaga serangan terkumpul dia pun menembakannya ke arah salah satu penjara. para tahanan terlihat panik melihat serangan itu mengarah ke mereka. namun sebelum serangan itu sampai ke para tahanan. serangan itu seperti membentur sesuatu. dan yah tepat, serangan itu mengenai geko dan membuatnya kesakitan.
"adu du duh, ba, bagaimana kamu bisa melihatku yang menyamar.?" Tanya geko yang sedang emegang perutnya karena serangan Think
"hehe, itu gampang karena kacamata pencari panas ini aku bisa menemukanmu dengan mudah" Think mengatakan itu sambil menunjuk kacamata yang dia kenawan.
mendengar perkataan Think, Geko langsung marah besar dia langsung menerjang maju ke arah Think sambil mengayun ayunkan gunting raksasanya. ayunan itu memotong besi besi penjara dan membuat para tahanan terluka gara-gara serangan itu. namun sebelum serangan itu mencapai Think. ada sebuah angin yang berhembus dari belakang Think.
angin itu berasal dari Lana yang dengan sisa tenaganya berusaha berdiri dan berjalan ke samping Think.
"Aerogaaaaa!!"
setelah meneriakkan itu sebuah pusaran angin yang sangat dahsyat muncul dari depan Lana. pusaran itu dengan kecepatan tinggi mengenai Geko. lizardman gemuk itu menerima ser5angan itu secara langsung dia berusaha menahan serangan pusaran angin Lana yang sangat dahsyat itu. namun yang terjadi adalah tubuh geko tercabik-cabik oleh serangan Lana. dia pun terlempar dan membentur tembok sebelah timur dari penjara bawah tanah. karena serangan yang begitu dahsyat tembok itu pun hancur seperti sedamh di bor.
begitu juga badan dari Geko. perut Geko yang buncit dan besar terlihat sepeti di bor oleh angin. perutnya bolong dan tembus sampai belakang karena serangan Lana. Dia pun mati seketika. setelah itu Geko berubah jadi butiran debu dan terbang ke langit. dia mengeluarkan drop otem berupa kunci. itu adalah kunci penjara.
Lana yang sudah kehabisan tenaga hampir saja terjatuh lagi. tapi Think menahannya agar tidak langsung ambruk. Think pun membopong Lana dan mengambil kunci dari Geko. mereka membuak pintu penjara satu persatu dan juga Lana meminta ke Think Untuk mengumpulkan tahanan yang terluka.
dengan tubuh yang masih penuh luka dan di bopong oleh Think dia menyembuhkan luka para tahanan dengan sihir curaga. Sihir itu adalah sihir yang bisa menyembuhkan sekelompok orang sekaligus. Lana memilih menyembuhkan orang lain terlebih dahulu daripada lukanya sendiri. bahkan dia seperti tidak memperdulikan lukanya sama sekali.
setelah semuanya sembuh dari luka. mereka pun menuju ke ruangan yang lain. di situ akhirnya Think bertemu kakeknya dan para warga yang hilang. mereka sangat berterimakasih karena sudah di bebaskan dari penjara. mereka berkata bahwa saudagar kaya pemilik rumah yang bernama felix adalah orang yang berbahaya. setiap minggu dia pasti meminta Geko untuk mengeluarkan satu tahanan. dan setelah tahanan itu di bawa Geko mereka Tidak pernah kembali. Entah apa yang di lakukan oleh Felix mereka juga masih belum tahu. tapi dari rumor salah satu tahanan yang sempat kabur dia melihat Felix memakan para Tahanan itu.
setelah semua terbebas Think memberikan teleport stone ke kakeknya. agar dia bisa langsung berpindah ke desa dengan cepat.
"hey, Think Kamu tidak ikut kami? Apalagi temanmu itu dia terluka parah." Tanya kakeknya Think
"tidak kakek, Lana Tidak mau ikut karena teman-temannya juga masih di terjebak di sini. Aku tidak bisa membiarkannya berkeliaran dengan luka seperti ini." Jawab Think
"baiklah kalau begitu berhati-hatilah"
setelah mengatakan itu kakeknya Think menyuruh semua orang untuk memegangnya. dia pun menyalakan teleport stone itu. cahaya pun bersinar dan menyelimuti para tahanan yang saling bergandengan. angin sedikit berhembus dan sempat membuat tudung Lana bergeser sedikit. yang mengakibatkan rambut hijau dan kuping runcingnya sempat terlihat oleh kakeknya Think. dia pun terlihat terkejut akan hal itu. namun teleport stone sudah mengirim mereka terlebih dahulu kembali ke desa.
Ahkirnya lana pun sedikit demi sedikit menyembuhkan lukanya dan melanjutkan lagi perjalanannya di rumah Felix untuk mencari teman-temannya.
__ADS_1