
hari ini Jack menjalankan misi yang telah di berikan oleh pria bertopeng. dia berjalan menyusuri ladang pertanian lagi menuju ke sebuah gua yang lokasinya telah di beritahukan oleh pria bertopeng sebelumnya.
perjalanannya cukup jauh dari desa. pria bertopeng bilang kepada Jack mungkin akan berkisar sekitar 1 harian.
walau perjalanan terlihat mulus tapi Jack harus tetap melawan beberapa monster yang menghadang. monster-monster itu berlevel kecil jadi sangat mudah di kalahkan oleh Jack.
hari mulai gelap dan perjalanan Jack masih lumayan jauh. setelah melewati ladang pertanian. dia harus masuk hutan dan menelusuri hutan tersebut untuk mencari gua yang di beritahukan.
karena akan sangat berbahaya kalau ke hutan di malam hari Jack akhirnya membuat tenda di luar hutan. dia kemudian berkemah disana untuk menunggu datangnya pagi hari.
pagi hari telah datang. Jack melanjutkan perjalannya menuju ke dalam hutan. baru masuk hutan dan belum terlalu dalam juga. Jack sudah di hadang oleh berbagai monster. mulai dari yang berbentuk hewan buas, serangga, sampai tanaman. namun dengan mudah Jack berhasil mengalahkan mereka dengan memanfaatkan semua yang ada di alam. serta pedang belati kecil yang dia bawa.
tidak terlalu lama menelusuri hutan akhirnya Jack menemukan gua yang dia cari. tepat di depan mulut gua terdapat banyak sekali jamur berwarna ungu. jamur itu mengeluarkan cairan berwarna ungu yang mengalir kedalam gua. cairan ungu itu baunya begitu menyengat.
sebelum masuk gua Jack memperhatikan jamur ungu tersebut.
"hmm.. sepertinya jamur ini adalah jamur yang sama seperti yang tumbuh di tubuh para warga desa. sebaiknya aku lebih berhati-hati" pikir Jack
Jack pun mulai memasuki gua. bau menyengat dari cairan jamur ungu semakin bertambah kuat. Jack pun mengeluarkan sarung tangan dari tas kecil yang dia bawa. kemudian Jack menggunakan sarung tangan itu sebagai masker.
Jack terus menelusuri gua sambil menahan bau menyengat yang menyerang hidungnya sampai akhirnya dia sampai di tengah-tengah gua.
tepat di tengah gua itu ada sebuah monster jamur ungu raksasa. yang terlihat sudah mengakar sangat dalam di gua tersebut. monster jamur ungu itu juga di kelilingi dengan cairan ungu yang begitu banyak. bagaikan kolam cairan ungu.
Jack tanpa pikir panjang langsung saja melompat dan masuk ke dalam kolam cairan ungu tersebut. dia berenang dengan santainya seperti berenang di kolam renang yang tenang.
Jack terus mendekati monster jamur ungu raksasa itu tanpa di sadari. namun ketika Jack ingin menebas salah satu akar jamur ungu itu dengan belatinya. sang jamur langsung menyadari keberadaanya.
"kalau aku jadi kamu. aku tidak akan melakukan itu nak. tapi jika kamu ingin cepat mati aku tidak akan menghalangimu" kata sang jamur ungu
"eh maaf tuan jamur ungu. aku tidak bermaksud untuk melukaimu. hanya saja aku dapat tugas untuk membasmi mu." kata Jack.
"memang apa untungnya kamu membasmiku. apa aku membuat kerugian untukmu?" tanya jamur ungu
Jack pun menceritakan ke pada jamur ungu kalau warga desanya terkena wabah penyakit aneh yang sudah memakan korban. mereka semua di tumbuhi jamur ungu yang menyebar sangat cepat kemudian membuat mereka meninggal.
Jack berpikir kalau pusat penyebab semua ini adalah dari akar jamur ungu yang mungkin menjalar sampai ke desanya.
sang jamur ungu mengakui kalau itu mungkin memang akibat dari nya. soalnya memang cairan jamurnya sangat berbahaya. makanya dia bersembunyi di dalam gua agar tidak melukai makhluk lain dan agar jamurnya tidak menyebar ke mana-mana.
sang jamur pun terlihat salut dan juga kaget dengan Jack karena dia tidak terpengaruh sama sekali dengan cairan bahkan bau dari jamur ungu. makhluk biasa akan langsung mati kalau terkena cairan sebanyak itu. tapi entah kenapa Jack kebal terhadap semua ini.
sang jamur ungu yang merasa bersalah memberikan solusi kepada Jack. dia berkata bahwa akan sia-sia saja kalau hanya membunuhnya. ada satu cara yang bisa menyembuhkan penyakit warga di desa.
jamur ungu berkata kalau ada sebuah inti penting di dalam tubuhnya. inti itu yang bisa jadi penawar penyakit para warga di desanya Jack. namun inti itu harus di berikan langsung oleh pemiliknya. jika mengambilnya secara paksa inti itu juga akan hancur dan tidak akan bisa di gunakan lagi.
sang jamur ungu kemudian menggerakkan salah satu akarnya dan langsung menusuk tubuhnya Jack yang kaget dengan hal itu langsung bertanya.
"kenapa kamu menusuk tubuhmu sendiri? bukannya itu sama saja dengan bunuh diri?" tanya Jack
"ya, ini memang bunuh diri tapi setidaknya pengorbananku bisa bermanfaat bagi orang lain" jawab jamur ungu.
jamur ungu pun mencabut sebuah bola bercahaya berwarna ungu dari dalam tubuhnya. kemudian dia memberikannya ke pada Jack dan berkata.
"itu adalah lacrima racun. suruh para warga di desamu untuk menyentuhnya. aku jamin penyakit mereka akan lenyap. tapi ingat satu hal. lacrima itu juga banyak yang mencari karena harga jualnya juga tinggi. jangan pernah berikan lacrima itu ke orang lain. berjanjilah padaku kamu akan menjaganya dengan nyawamu."
Jack pun menerima lacrima racun itu dan langsung memasukannya ke dalam tas.
"te, terimakasih tuan jamur ungu" kata Jack.
__ADS_1
tak berselang lama jamur itu pun perlahan menjadi butiran debu bercahaya yang kemudian terbang ke langit. Jack merasa begitu bersalah karena telah salah menilai monster jamur ungu sebagai monster jahat dan berusaha membunuhnya. jika memang ada cara lain seperti ini seharusnya bisa di bicarakan dengan lebih baik. dan akhirnya menghasilkan hasil yang baik juga.
setelah itu Jack pun segera kembali ke desa untuk memberitahukan hal ini kepada warga.
namun setelah keluar hutan dan sampai di ladang. Jack melihat kepulan asap yang arahnya berasal dari desanya.
melihat hal itu dia pun segera berlari menuju desanya dan benar sekali. tepat di depan gerbang desanya Jack melihat desanya sudah di lahap api yang begitu besar. semua rumah terbakar bahkan rumah Jack juga.
Jack berteriak memanggil para warga tapi tidak ada satupun dari mereka yang menjawab. namun dari kobaran api yang besar itu muncul sebuah makhluk berbentuk manusia yang terbakar api. dia berlari ke arah Jack dan berteriak.
"Jack!! Jack!! tolong kami!!" teriak orang terbakar itu dengan susah payah.
tapi api itu sudah terlalu besar melahap tubuh orang itu. sehingga dia terjatuh dan meringkuk terbakar tepat di depan Jack.
Jack masih ingin menolong orang yang terbakar itu namun tiba-tiba seekor makhluk raksasa berbentuk laba-laba melompat dari kobaran api dan mendarat tepat di atas orang yang terbakar itu. laba-laba hitam raksasa itu pun mengoyak dan menghancurkan seluruh tubuh orang yang terbakar tersebut dengan sadisnya.
setelah selesai mengoyak tubuh orang yang terbakar. laba-laba hitam raksasa mendekati Jack. seketika Jack perlahan berjalan mundur. namun laba-laba itu tetap mendekatinya.
walau dalam keadaan frustasi karena seluruh warga desanya terbakar oleh api Jack tetap memberanikan diri untuk melawan laba-laba hitam itu. Jack menghunus belatinya dan langsung menerjang makhluk itu. namun dengan mudah Jack di hempaskan oleh kaki laba-laba itu.
setelah membuat Jack tersungkur laba-laba itu merubah bentuk nya. dia berubah menjadi seorang pria. dia adalah pria yang tidak asing bagi Jack. seorang pria bertopeng yang tidak lain dan tidak bukan adalah gurunya.
"guru? tidak mungkin. kenapa kamu malah menghancurkan desaku?" tanya Jack.
"aku melakukan ini demi kebaikan semua orang." jawab pria bertopeng
"demi semua orang?. apa maksudmu?" tanya Jack lagi
"kamu tahu kan. penyakit warga desamu ini sangat berbahaya. jika ini sampai menyebar ke luar desa, itu akan membahayakan semua orang." jawab pria bertopeng.
"tapi tidak harus membunuh mereka semua juga!" sahut Jack
"punya!" jawab Jack.
Jack pun mengeluarkan lacrima racun yang ada di dalam tas nya. seketika pria bertopeng pun terkejut.
"padahal, padahal.. monster jamur sudah mengorbankan hidupnya untuk menebus kesalahannya dan ingin menyelamatkan warga desa tapi kamu. kamu malah membunuh mereka semua!!" kata Jack
pria bertopeng tanpa pikir panjang langsung menyerang Jack. dengan cepat dia langsung menendang Jack dan membuat lacrima yang Jack pegang terlempar serta Jack pun tersungkur ke tanah.
pria bertopeng pun mengambil lacrima racun yang terlempar kemudian berkata. "ini dia yang ku cari, dengan ini aku bisa mendapatkan banyak uang dan tugasku selesai."
"aku, tidak akan membiarkan nya!!"
Jack pun berdiri dan mendorong pria bertopeng. bola lacrima itupun terlempar kembali dan dengan cepat Jack menangkapnya. setelah itu dia berlari dan menjauh dari pria bertopeng.
"hey nak, jika kamu memberikan lacrima itu aku akan membiarkan mu hidup. jadi berikan padaku." kata pria bertopeng
"tidak akan, aku sudah berjanji tidak memberikan bola lacima ini ke siapapun." jawab Jack
demi menjaga agar lacrima itu tidak jatuh ke tangan pria bertopeng. Jack tanpa pikir panjang menelan lacrima itu bulat-bulat.
"Jack apa yang kamu lakukan?" teriak pria bertopeng.
setelah menelan bola lacrima racun. Jack langsung di kelilingi aura ungu di seluruh tubuhnya. rasa sakit langsung menyerang seluruh tubuh Jack dan dia merasakan kekuatan yang sangat luar biasa. Jack pun menghunus pedang kecilnya dari sarung pedangnya. dan aura ungu itu pun langsung mengelilingi pedang Jack juga.
dia langsung menerjang menyerang pria bertopeng. dan pria bertopeng dengan santainya bersiap menyerang Jack.
pria bertopeng melemparkan belatinya langsung ke arah Jack. dan dengan mudah Jack menghindari belati itu.
__ADS_1
namun pas saat belati itu melewati Jack. berlati itu langsung bertukar dan berubah menjadi pria bertopeng.
"apa?" Jack pun tercengang melihat hal itu.
pria bertopeng pun langsung berbalik dan dengan satu pedang belati di tangannya dia langsung mengeluarkan jurusnya yaitu tebasan seribu belati.
dengan cepat dia menebas Jack tanpa ampun. sehingga Jack terpental lumayan jauh. Jack pun tersungkur, namun dia tetap berusaha berdiri walau tubuhnya sudah penuh dengan luka.
disaat yang sama jack berusaha berdiri tiba-tiba pria bertopeng sudah berada di belakang Jack. kemudian pria bertopeng menepuk pundak Jack dan mengatakan "sleep". setelah itu Jack langsung tidak sadarkan diri dan pingsan seketika.
pria bertopeng pun membaringkan Jack ke tempat yang lebih baik. kemudian pria bertopeng pun mengeluarkan sebuah bungkusan dan menaruhnya di samping Jack yang dalam keadaan pingsan dan luka parah.
"sesuai janjiku nak, aku akan memberikan berlati spesial untukmu. maaf telah menghancurkan desamu. dan kamu pasti akan sangat membenciku setelah ini. aku akan siap dengan itu. selamat tinggal"
pria bertopeng pun segera pergi setelah mengatakan hal itu kepada Jack.
tak berselang lama Jack terbangun. dan dia melihat bungkusan di samping tubuhnya. dia membuka bungkusan itu dan benar di dalamnya ada sebuah belati yang sangat tipis dengan ujung gagang belati itu terdapat perban yang sangat panjang. jack pun kemudian membalut perban itu ke kakinya dan menyembunyikan belati pemberian pria bertopeng di balik perban kakinya.
setelah itu dengan wajah penuh amarah Jack berkata. "aku bersumpah akan membunuh mu guru. aku akan mencarimu dan akan melampauimu."
namun setelah itu polisi kerajaan pun muncul dan menyalahkan semua kejadian yang terjadi di desa Jack adalah ulah Jack. yang membuatnya harus di tangkap dan di penjara. hingga akhirnya takdir mempertemukan Jack dengan R dan kawan-kawan lainnya.
***
setelah mengalahkan pria bertopeng kami pun kembali ke desa peri. dan raja peri Astrea pun membuatkan kami sebuah rumah kecil sederhana untuk tempat tinggal kami sementara.
yah kali ini kami harus kehilangan satu teman kami yaitu Shiva. dia berubah menjadi kristal bola lacrima karena serangan kejutan dari pria bertopeng.
karena hari sudah mulai gelap kami pun masuk ke dalam rumah buatan raja peri Astrea dan pergi ke kamar masing-masing.
aku pun kemudian duduk di kursi di dekat jendela. di depan kursi itu ada meja kotak kecil. aku pun membuka inventori ku dan mengeluarkan bola lacrima es. yang tak lain sebenarnya itu adalah Shiva.
aku kemudian menyandarkan kepalaku ke meja dan mengguling-gulingkan bola lacrima es Shiva dengan tanganku.
"hey, Shiva, kenapa kamu yang pertama kali bertemu denganku dan pertama kali berpetualang dengan ku. malah yang harus pergi duluan?." tanyaku pada bola lacrima Shiva.
tiba-tiba bola lacrima es Shiva menyala begitu terang. aku yang kaget langsung menaikkan kepalaku lagi dan duduk sedikit mundur.
dari cahaya bola itu muncul sosok Shiva dalam bentuk hologram. aku pun bertanya-tanya karenanya.
"Shi, Shiva kamu?" tanyaku.
hologram Shiva pun tersenyum kecil dan berkata.
"maaf R. aku tidak bisa menjadi peri pemandumu lagi. dan maaf juga karena telah memarahimu. aku sangat senang dengan petualangan kita selama ini. aku berubah menjadi bola lacrima setidaknya mungkin walaupun aku sudah tidak ada aku masih bisa membantumu. terimakasih atas segalanya dan selamat tinggal."
aku pun mulai menteskan airmata karena kata kata Shiva.
"tidak Shiva, bukan kamu seharusnya yang meminta maaf. tapi aku, aku tidak bisa melindungi mu." kataku sambil terus meneteskan air mata.
setelah itu Shiva melanjutkan perkataannya lagi.
"oh ya, R apa kamu masih ingat tujuan kita untuk mencari seorang wanita yang sangat penting?. hehe... aku sudah bertemu lho dengan orang itu. dia orang yang paling dekat dengan kita. namanya.. hzzz.. hzzz.. kamu tidak menyangka kan?" setelah mengatakan itu bola lacrima berhenti menyala dan gambar hologram Shiva lenyap.
entah kenapa ketika Shiva memberitahukan nama wanita tersebut. rekamanya agak terganggu sehingga tidak jelas siapa yang di maksud oleh Shiva.
"Shiva, hey Shiva. siapa dia hey... tolong beritahu aku lagi...!!"
walaupun aku berkata seperti itu. bola lacrima tidak merespon sama sekali. aku berusaha untuk mencari cara memutar kembali rekaman Shiva. tapi aku tidak menemukannya sama sekali. semalaman aku tidak bisa tidur karenanya.
__ADS_1
aku bertanya tanya "siapa dia? siapa wanita itu? orang yang dekat denganku?" hal itu terus terngiang ngiang sepanjang malam dikepalaku. ku kira tujuanku sudah hampir tercapai tapi ternyata masih belum juga. namun informasi dari Shiva itu cukup berharga bagiku. setidaknya aku tahu orang ku cari selama ini ada di dekatku.