NEET

NEET
Chapter 8 : Hewan Suci dan Kisah masalalu


__ADS_3

sesuatu menjilati pipiku. rasanya geli. apa ini?


hal itu membuatku terbangun. iya aku baru ingat aku masih terbaring di rerumputan sebuah bukit. dan yang menjilati ku adalah seekor kucing abu-abu. lebih tepatnya singa raksasa sih kalau dalam wujud asli.


tubuhku masih lemas dan belum bisa bergerak karena mengeluarkan kekuatan yang besar semalam. kucing itu terus menjilati pipiku. tapi tak berselang lama dia menuju ke arah leherku. dia menggaruk garuk kalung yang ada di leherku. kalung itu adalah kalung pengendali dan tidak bisa di lepas.


kucing itu terus menggaruk-garuk kalungku sampai terasa ada sedikit sengatan listrik. akhirnya kalung itu pun lepas.


"wah ini sebuah keajaiban" pikirku.


setelah kalung itu terlepas sontak tubuhku lebih ringan untuk di gerakkan. aku masih tidak percaya kalung itu lepas. aku masih memegang pengang. leherku untuk memastikannya.


aku duduk bersila dan kemudian kucing itu duduk di pangkuanku. aku mengelus kucing itu kemudian tiba-tiba dia bercahaya. aku yang panik yang mengira dia akan berubah menjadi singa raksasa lagi. langsung melempar kucing itu dan berlari menjauh. tapi yang terjadi bukan seperti itu.


"poofftt!!"


sebuah asap kecil muncul dari perubahan kucing itu. dan di balik asap itu sesosok anak kecil perempuan muncul. dia memakai jubah bertudung jadi aku kurang bisa melihat wajahnya. tapi entah kenapa aku tidak asing dengan jubah itu.


"adu, du duh.. kamu ini kasar sekali ya tuan. kamu ini main melempar Momo tiba-tiba" kata anak kecil wanita berwujud kucing itu


setelah ku pikir sejenak aku baru ingat. itu kan pencuri yang menabrak ku sebelumnya. yang membuat ku jadi prajurit tahanan. dan di perbudak oleh orang yang tidak jelas.


aku yang sudah kesal duluan langsung menghampiri gadis kucing itu dan mencubit pipi kiri dan kanannya.


"adudududududududuhhh... apa yang kamu lakukan tuan!!!" teriak bocah kucing itu.


"kamu yang menabrakku waktu itu kan?, iya kan?. kamu yang menyebabkan aku merasakan neraka itu kan?. yang membuatku membunuh orang-orang yang tidak bersalah!!" aku meneriaki gadis kucing sambil sedikit mengeluarkan air mata.


"tu, tunggu dulu tuan. biar Momo jelaskan terlebih dahulu!!" kata gadis kucing itu kesakitan.


"aku tidak mau mendengar penjelasanmu. aku akan terus mencubit pipimu ini sampai aku puas" sahutku


gadis kucing itu terus memberontak tapi aku tidak melepaskannya begitu saja. aku terus menjahilinya sampai aku benar-benar puas.


"thunder!!" teriak gadis kucing itu.


tiba-tiba sebuah petir menyambar ku. petir itu tidak terlalu kuat tapi cukup untuk membuatku terpental.


"baiklah, baiklah... aku menyerah!!" kataku


bocah kucing itu menghampiriku sambil menggosok-gosok pipinya yang merah menyala karena cubitanku.


"uuhh.. padahal Momo sudah susah payah menyelamatkan tuan tapi tuan malah melakukan ini pada Momo. Momo kesal tau" kata gadis kucing itu.


aku mendekati gadis kucing itu dan mengelus kepalanya.


"cup, cup, cup. gadis baik tidak boleh seperti itu. iya aku minta maaf aku keterlaluan" kataku.


"iya Momo maafkan" jawab gadis kucing


"oh ya namamu Momo ya. aku R. Momo yang cantik ini sebenarnya siapa ya?.. dan kenapa kamu menolongku?." tanyaku.


"iiiihh.. jangan panggil Momo cantik. Momo ini laki-laki tau." jawab Momo.


"eeeeehhhh???!!!" teriakku tidak percaya.


"eeeeehhhh???!!!" teriak seseorang yang sama kagetnya denganku.


sebenarnya dia adalah peri. yang tiba-tiba keluar dari dalam tubuhku setelah sekian lama tidak ada kabarnya. peri itu adalah Shiva pemanduku.


"Shiva?!!. Kemana saja kamu? tidak bisa di hubungi. tidak memandu ku sama sekali di dunia ini dan malah meninggalkan ku tidak jelas. awas kamu ya!!" kataku kesal


Shiva langsung terbang menjauh dariku dan aku mengejarnya.


"toloong!! maafkan akuuu!!" teriak Shiva sambil terbang.


setelah aku berhasil menangkap Shiva. aku menggelitiki tubuh kecilnya agar menjelaskan segalanya.

__ADS_1


"ma, maafkan aku. hueee...!! aku hanya update. tidak lama kok" kata Shiva sambil menangis.


"sudah sudah kakak Peri.. jangan menangis. nanti Momo hajar tuan R" kata Momo menenangkan Shiva.


"hey.. kenapa jadi aku yang di salahkan. lagian apanya yang sebentar. mungkin sudah ada sebulan tau kamu tidak bisa di hubungi Shiva." jawabku.


"sebulan? dari waktu yang ku lalui itu hanya seperti beberapa jam." kata Shiva yang terlihat kebingungan dengan apa yang terjadi.


"ngomong-ngomong kenapa ada hewan suci di sini?. dan dia benar-benar menggemaskan." tanya Shiva sambil mengelus-elus kepala Momo.


"mungkin biar Momo saja yang menjelaskan semuanya." kataku


aku pun mempersilakan Momo untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. dia pun dengan dada membusung bangga mulai berbicara.


"Momo ingin tanya satu hal ke tuan R. aku tidak tau ini benar atau tidak tapi aku sudah lebih dari 100 tahun tidak melihatnya lagi. apa benar tuan R itu seorang player?" tanya Momo terlihat serius.


mendengar pertanyaan Momo aku langsung menarik Shiva yang terbang di sampingku sedikit menjauh dari Momo. dan berbisik kepadanya.


"hey Shiva kamu bilang tidak akan ada yang tau kalau aku ini player?" tanyaku ke Shiva


Shiva belum menjawab pertanyaan ku tapi Momo langsung mendekatiku dengan cepat dan menjawab pertanyaan ku.


"mungkin tua R akan bertanya-tanya kenapa Momo bisa tau kalau tuan R itu player. jawabannya simpel. kami para hewan suci bisa mendeteksi seorang player. dan itu memang tugas kami sebagai pelatih mereka agar lebih kuat dan sekaligus jadi pengikut petualangan mereka. Momo menyadari kalau tuan R adalah player saat melihat tuan R di kota the back." jawab Momo.


"syukurlah, ku pikir kamu akan langsung menghancurkan ku kalau ketahuan aku ini seorang player." kataku lega.


setelah itu Momo menyuruhku duduk dan menyuruhku untuk mendengarkan ceritanya.


dia bercerita bahwa sekitar 100 tahun yang lalu ada banyak sekali hewan suci. tapi hampir semuanya mati dan sekarang hanya tersisa sedikit dan juga sangat langka. mungkin sekitar 10 ekor kurang. dan mereka tersebar di seluruh dunia.


dia mengatakan semua itu karena seorang raja kerajaan manusia yang serakah bernama Hart. orang ini juga masih hidup sampai sekarang. aku membayangkan manusia berumur lebih dari 100tahun pasti terlihat tua sekali. tapi kata Momo umur tidak berpengaruh padanya karena dia sudah menguasai game master. yang membuatnya tetap muda.


belum ada yang tahu siapa sebenarnya Raja Hart ini. Momo menceritakan sebelum Raja Hart ini muncul dulu ada sekitar 100 player yang mencoba game ini. player-player itu ada yang bertahan dan ada yang menyerah dan memilih untuk log out dari game.


aku menghentikan cerita Momo sebentar


"eh tunggu berarti kita bisa log out kapan saja dari game ini. tapi kenapa aku tidak bisa?"


setelah mengalahkan raja iblis dan menyelesaikan game ini. player itu merasa bosan dan akhirnya ingin menguasai game ini untuk dirinya sendiri. akhirnya dia berhasil. dia membuat sistem untuk mengurung para player di sini dan mengambil alih game. para player yang tidak bisa log out semakin ketakutan. karena dia juga membuat sistem jika kamu mati di dunia NEET ini maka kamu juga akan mati di dunia nyata.


satu demi satu para player meninggal karena umur mereka semakin tua dan ada yang frustasi kemudian bunuh diri di dunia NEET ini.


tidak ada yang tau nasib si gamer genius sampai sekarang. dan demi mengambil alih game kembali. developer memasukkan sebuah sistem berbentuk wanita yang bisa mereset game seperti semula. di kabarkan wanita itu merupakan seorang Elf atau bangsa manusia bertelinga panjang dan runcing.


setelah ada kabar kalau ada seorang Elf yang bisa mereset game menjadi normal kembali. mungkin wanita ini lah yang harus ku cari seperti kata Shiva di awal.


suatu hari tiba-tiba raja Hart muncul yang entah dari mana datangnya. dia langsung membuat kebijakan untuk mencari Elf itu dengan berbagai cara. dia mendapatkan informasi kalau elf itu ada di benua iblis.


jadi selama 100 tahun lebih dia menghancurkan desa para Elf di benua iblis dan juga menghilangkan kekuatan dari 4 kristal elemen yang menyokong kehidupan di benua iblis. yang membuat banyak bencana di benua iblis ini. itu juga yang membuat kami para hewan suci hampir punah.


karena lebih dari 100tahun juga raja Hart tidak menemukan yang dia cari. akhirnya dia semakin menggila dan ingin menghancurkan semuanya yang ada di benua iblis agar sang elf keluar.


"hmm.. jadi dari ceritamu ini intinya aku harus mencari wanita Elf itu sebelum raja Hart. dan setelah itu menghidupkan kembali 4 kristal elemen yang ada di benua iblis ini. lalu mengalah kan si Hart agar game ini kembali menjadi normal dan para player bisa memainkannya dengan gembira lagi." tanyaku ke Momo.


Momo tiba-tiba langsung bersujud di hadapanku dan memohon kepadaku.


"ya, momo mohon tuan R selamatkan dunia ini. karena kamu satu-satunya player di dunia NEET saat ini. hanya kamu saja harapan kami para hewan suci"


aku memikirkan sejenak permintaan Momo. aku berpikir andai saja aku masih punya lisensi petualang ku. mungkin akan lebih mudah berpetualang dan memperkuat diri di dunia ini.


"oh ya Momo. saat kamu menabrak ku di kota the back bukannya kamu mengambil lisensi petualang ku yang terjatuh?" tanya ku ke Momo


Momo berpikir keras kemudian setelah mengingat sesuatu dia berkata.


"aahh.. benda itu ya..!! karena Momo pikir itu barang tidak berguna akhirnya Momo buang saja. hehe" jawab Momo dengan santai.


aku langsung menghampiri Momo dan mencubit lagi kedua pipinya.

__ADS_1


"adudududududududuhhh....!!!!" teriak Momo


"apa kau tidak tahu betapa pentingnya lisensi itu bodoh!! bagaimana aku bisa berpetualang tanpa lisensi itu.?" teriakku ke Momo.


"ma, maaaaafff!!! aku hanya bercanda tuan R. aku hanya bercanda" jawab Momo.


akhirnya aku melepaskan cubitanku dari pipi Momo. dia pun akhirnya mengeluarkan tas kecil di balik jubahnya dan di dalam tas itu ada tablet lisensi petualang ku. serta ada dia juga mengeluarkan gelang rantai dengan gantungan berbentuk pedang dari tas itu.


"eh bukannya itu ARK?" tanya Shiva yang terlihat penasaran dengan gelang yang di keluarkan oleh Momo.


"ARK? apa itu?" tanyaku ke Shiva


"ARK adalah sebuah senjata legendaris yang di perkecil menjadi bentuk tertentu seperti kalung, gelang atau cincin. agar lebih mudah di bawa." jawab Shiva.


"untuk lebih jelasnya silakan langsung pakai saja tuan R" kata Momo sambil memberikan gelang yang di bawanya.


Momo memakaikan gelang rantai itu ke tangan kananku. gelang itu seperti hidup dan langsung melilit pergelangan tanganku. yang kurasakan bukan kekuatan yang mengalir tapi rasa berat yang membebani tanganku. mungkin sekitar 25kg beratnya. bahkan sepertinya lebih Karena untuk menggerakkan tangan kananku saja sudah sangat susah.


"be, benda ini berat sekali." kataku sambil menahan beratnya.


"itu masih belum wujud aslinya lho" sahut Shiva. meremehkan ku


"coba tuan R bilang "sword release"." kata Momo


aku berusaha mengangkat tangan kananku kemudian berkata "sword release!!"


gelang di tangan kananku langsung bercahaya cahaya itu kemudian membentuk sebuah pedang pedang satu tangan yang lumayan besar dan sangat berat. karena tidak bisa menahan beratnya aku melepaskan genggamanku dari pedang itu dan akhirnya pedang itu jatuh kemudian menancap ke tanah. cukup dalam sampai bagian tajam pedang itu tertutup semua oleh tanah dan hanya memperlihatkan gagang pedang yang memiliki aksen sebuah kepala singa.


"hey. Momo kamu mau membunuhku dengan pedang seberat ini?"


Momo kemudian berjalan ke arah pedang itu. dia mencabut pedang itu dengan mudah. seperti tidak ada beban sama sekali. setelah mencabut pedang itu dia langsung mengarahkan ujung pedangnya ke arahku dan berkata.


"tuan R. pedang ini bukannya berat hanya saja pedang ini belum memilihmu sebagai pemiliknya."


setelah itu Momo mengatakan kata "restore" dan pedang itu berubah lagi menjadi gelang dan menempel di tanganku.


"apa jika aku bisa menguasai pedang ini aku bisa menjadi tak terkalahkan?" tanyaku


"pftt.." Shiva tertawa kecil


"hey R di dunia NEET ini walaupun kamu karakter utama kamu tidak bisa jadi over power seperti karakter-karakter utama di light novel bertema isekai (dunia lain) lainya. di sini kerjasama kelompok paling di utamakan. soalnya setiap job di dunia ini memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri sendiri." kata Shiva.


"betul itu" sahut Momo.


"jadi aku harus bagaimana?." tanyaku


Momo pun berkata. "kuasai senjata itu, setelah itu akan Momo berikan lisensi petualangmu tuan R. jika kamu berhasil pasti kamu akan menemukan rencana untuk selanjutnya"


"caranya?" tanyaku yang masih bingung.


"itu gampang bisa Momo atur"


setelah berkata begitu Momo langsung berubah menjadi singa abu-abu raksasa. dan dia langsung menelanku tanpa pandang bulu. bahkan aku tidak sempat menghindar.


ruangan di sekitar ku menjadi gelap seketika tapi tidak berselang lama cahaya menerangi ruangan itu.


entah bagaimana aku tiba-tiba berada di sebuah gua dan di tempat ku berdiri adalah sebuah kotak yang di kelilingi cahaya. dan di luar kotak itu banyak sekali monster seperti kalajengking raksasa, ular, kelabang raksasa. dan masih banyak lagi.


"tuan R, tuan R. apa kamu bisa mendengar Momo?"


suara Momo tiba-tiba terdengar di kepalaku.


"iya, Momo sangat jelas sekali." jawabku.


"sekarang levelmu berapa tuan R?" tanya Momo


aku mengecek status di tangan kananku yang begitu berat. dan ketika ku cek ternyata aku sudah berada di level 15 sekarang.

__ADS_1


"level 15, memang kenapa Momo?" tanyaku lagi.


"baiklah biar Momo jelaskan. untuk sementara tuan R ada di dalam zona aman. selama di zona aman tuan tidak akan di serang oleh monster. tapi zona aman ini juga tidak akan bertahan lama. mungkin sekitar 10 jam. setelah itu monster dengan level 20-30 akan secara membabi buta menyerang tuan. bertahanlah sampai zona aman berikutnya keluar. dan juga bertahanlah untuk menaikkan level selama 7 hari ke depan. jadi pikirkan dengan matang strategi kedepannya. agar bisa terus bertahan hidup. dan jangan lupa selamat bersenang senang"


__ADS_2