NEET

NEET
Chapter 6 : Prajurit tahanan 2


__ADS_3

aku hanya punya waktu 10 detik untuk mencapai kumpulan senjata itu. sebenarnya itu waktu yang sangat cukup. aku mulai berlari bersama para tahanan lainya yang masih bertahan sekitar mungkin 30an orang. aku tidak tau senjata yang tersedia akan cukup atau tidak karena senjata yang ada terlihat lbih sedikit daripada jumlah kami.


aku mulai berlari menuju ke senjata. aku tidak menyangka para tahanan lain larinya begitu cepat dan di saat yang sama juga ruangan seukuran lapangan bola ini mulai tertutup rapat bahkan atapnya pun mulai tertutup oleh tembok besi. oleh karena itu tidak ada jalan keluar bagi kami.


para tahanan lain sudah mendahuluiku dengan cepat. mereka semua mengambil senjata-senjata yang bagus untuk melawan para monster. sedangkan aku yang telat hanya mendapatkan sebuah pedang kayu. yang sepertinya tidak begitu berguna.


perlahan para monster mulai muncul. ada 3 jenis monster yang muncul dari pintu yang terbuka tepat di depan kami. monster pertama yang muncul adalah slime. monster berbentuk seperti bola jelly berwarna biru. biasanya mereka memiliki serangan berupa elemen tergantung level mereka.


entah kenapa saat para monster muncul aku bisa melihat level mereka serta health Point mereka dan monster slime ini memiliki level 2.


monster ke 2 adalah Monster burung. berbentuk seperti burung bangau dengan paruh yang bergerigi untuk mencabik para mangsanya. level monster itu ada di level 3.


sedangkan monster terakhir adalah serigala, mereka berada di level 2.


para tahanan yang membawa pedang asal membabi buta. sekitar 5 orang mulai menyerang slime. tapi itu tidak berguna slime tidak mempan dengan serangan fisik. sedangkan beberapa orang yang lain yang mendapatkan gada besi mulai menyerang monster burung dan serangan mereka sama sekali tidak berguna karena tidak menjangkau para burung. mereka menghindari para serigala karena mereka pikir monster itu sangat berbahaya.


karena kebodohan mereka akhirnya mereka malah Terbunuh oleh para monster. aku sudah mulai panik dan memilih menghindar. tiba-tiba salah satu monster serigala menghadangku. aku sangat ketakutan dan tidak tau harus berbuat apa. aku hanya memasang kuda-kuda dan menodong kan pedang kayuku. semua tubuhku gemetaran dan tak bisa berpikir jernih.


serigala itu melompat ke arahku. aku hanya mengayunkan pedangku dengan sekuat tenaga. dan serangan pedang itu pas sekali mengenai kepala serigala sehingga membuat serigala itu tersungkur ke tanah. melihat kesempatan itu aku menyerang serigala itu lagi dengan pedang kayu ku. dan akhirnya membuat dia kalah. Health Point dari serigala itu pun habis dan dia langsung lenyap menjadi butiran debu dan terbang di langit.


monster di dunia ini jika mati sepertinya mereka tidak meninggalkan mayat atau bangkai. mereka akan berubah menjadi butiran debu dan terbang ke langit untuk di reinkarnasi kan lagi di kehidupan berikutnya. mereka hanya meninggalkan item drop dan setiap monster berbeda beda. kebetulan serigala ini meninggalkan item drop berupa 1 koin perunggu dan taring.


di saat aku ingin mengambil item drop yang berasal dari serigala. monster burung terbang ke arahku dan ingin menyerang ku. aku tidak sempat menghindar. hampir serangan monster itu mengenai ku. tiba-tiba panah meluncur dan tepat menancap di monster burung. dalam sekejam Monster itu langsung berubah menjadi debu dan terbang ke langit. meninggalkan item drop 2 koin perunggu dan juga sebuah bulu.


"kau tidak apa-apa kawan?" seorang pria berambut kuning memakai bandana dan membawa panah menghampiriku.


di saat dia sudah di dekatku giliran Monster slime yang menyerangku. kami berdua yang kaget tidak bisa menghindar lagi. tiba-tiba seorang wanita berteriak.


"Fire!!!" teriak wanita itu.


bola api meluncur dan mengenai slime itu. slime pun langsung menghilang jadi debu dan terbang ke langit. meninggalkan item drop 1 koin perunggu dan sebuah obat bernama potion


"kalian tidak apa-apa?" wanita berambut pendek sebahu berwarna coklat membawa tongkat kayu dan menghampiri ku dan pria berbandana.


kami ber 3 berada di tempat yang sama dan terkepung oleh banyak monster.


"hey, aku Jack nama kalian siapa? tanya pria berbandana. kepadaku dan wanita pembawa tongkat. sambil tetap memasang kuda-kuda dan menarik anak panahnya.


"aku R" jawabku


"aku Mia" jawab si wanita.


"jika kita mau lolos dari sini kita harus bekerja sama. kalian mau?"


karena tidak ada pilihan lain aku dan Mia spontan menjawab "setuju".


karena tidak bisa asal menyerang di sini aku memikirkan suatu rencana.


"kawan-kawan aku punya rencana. Jack kamu sebagai pemanah jaga bagian atas. jauhkan kami dari serangan Monster burung. sedangkan kamu Mia gunakan sihir api mu untuk melawan para slime. kamu masih punya banyak tenaga kan?" rencanaku


"i, iya." jawab Mia


"Roger, terus apa yang akan kamu lakukan R?" tanya Jack

__ADS_1


"aku akan menerjang para serigala sekaligus mengambil item drop dari slime yang berupa potion. karana itu sangat berharga untuk kita ber 3" jawabku.


akhirnya aku bisa menggunakan wawasan game ku di sini dan setelah ku pikir ternyata tepat.


potion adalah sebuah item berbentuk cairan berwarna hijau yang berada di dalam botol. item itu berfungsi untuk menyembuhkan luka kita. kalau untukku bisa menambah 50 health Point untuk ukuran kecil yang biasa di dapat dari slime.


serta untuk monster mereka juga punya cara tersendiri untuk di kalahkan. dan setelah ku amati ternyata tidak jauh dari game-game RPG pada umumnya.




slime, gerakannya memang lambat. tapi serangan fisik tidak terlalu efektif untuk mereka karena tubuhnya yang kenyal. lebih efektif kita menggunakan sihir jika bisa. tergantung jenis slime dan elemen yang di gunakan slime tersebut.




monster burung atau monster terbang. mereka cepat dan yang lebih sulit serangan fisik seperti tongkat dan pedang mudah mereka hindari karena serangan itu hanya bisa di lakukan jarak dekat. tapi mereka sangat lemah terhadap panah atau senjata jarak jauh lainnya.




monster serigala dan monster darat lainnya. gerakan mereka cepat. dan mungkin ada beberapa yang lambat. tergantung jenisnya. fisik mereka lumayan kuat jika di serang dengan serangan jarak jauh kurang efektif. jadi senjata seperti pedang atau bogem lebih efektif.




sementara itu Jack dan Mia masih melindungi ku dari monster burung dan slime. setelah ku perhatikan ternyata level mereka berada di atasku. dan mereka sudah memiliki job juga. untuk Jack dia adalah seorang Hunter. dan Mia dia seorang black mage. sedangkan aku masih freelance.


aku sudah mengalahkan 5 serigalanya dan sekarang levelku sudah ada di level 3. sedangkan Jack dan Mia entah berapa monster yang mereka kalahkan mereka sudah naik di level 5 dengan job mereka masing masing di level 3.


biar ku jelaskan sedikit tentang sistem job ini ya siapa tau sama dengan game lain.


jadi sebelum punya job kita hanya bisa menaikkan satu level utama setiap mengalahkan monster atau menyelesaikan misi bagi petualang. level tersebut berguna untuk menaikkan kekuatan fisik, kecepatan, kecerdasan, maksimal HP dan juga MP. sedangkan untuk yang sudah memiliki job mereka memiliki yang namanya job level. ini berfungsi untuk meningkatkan skill dan juga jurus-jurus sesuai job kita. tapi susahnya setelah dapat job kita tidak bisa memilih senjata sesuai keinginan kita. senjata yang bisa kita gunakan harus sesuai job kita


aku ambil contoh saja Jack dan Mia.


Jack adalah seorang Hunter. sepertinya senjata yang hanya bisa dia gunakan adalah panah. aku belum tahu skill apa yg bisa di pelajari dari Job ini. cuma biasanya orang yang memilih job ini memiliki akurasi yang sangat tinggi.


Mia adalah black mage. biasanya mereka seorang penyihir element seperti api, es, dan petir. serta jika levelnya lebih tinggi kekuatan sihir mereka akan semakin kuat dan juga mereka bisa mempelajari sihir pelumpuh, seperti poison, sleep, blind, dan paralize.


okeh kembali ke cerita. karena para tahanan semakin berkurang mungkin tinggal sekitar 10an para monster semakin menggila dan semakin banyak yang menyerang kami. semua ini memang sangat sulit bagi kami yang masih berlevel rendah. tapi kami tidak menyerah. aku terus membagikan potion ke Jack dan Mia serta ke diriku sendiri.


aku juga memberikannya ke tahanan lain supaya setidaknya mereka bisa bertahan.


mungkin sekitar setengah jam atau lebih kami berusaha mati matian untuk bertahan melawan para monster. kami sangat lelah dan juga sudah tidak kuat lagi bahkan untuk berdiri. namun yang berhasil bertahan di sini hanya tinggal kami ber 3. aku, Mia dan Jack. karena kelelahan kami pun duduk dan akhirnya berbaring bersama menghela nafas kami yang terengah-engah.


walaupun ini sangat menyiksa setidaknya aku berhasil naik level ke level 7 untuk saat ini dan yang lain sudah di level 10.


"hah.. hah.. akhirnya selesai jugaaaa...!!!" teriak Jack

__ADS_1


"i,iya aku juga lega kita berhasil. ini melelahkan sekali." sahut Mia


"aku juga berpikir begitu. ku pikir aku akan berakhir di sini. tapi berkat kalian aku bisa terus maju dan akhirnya berhasil melewati semua ini." kataku


"ini juga berkat rencanamu R. kau pintar mengamati situasi dan berhasil melawan mereka dengan cepat." kata Jack kepadaku


"karena ini juga kita jadi teman kan? ku harap kita bisa terus berteman seperti ini untuk selamanya." kata Mia


"ya, ku harap juga seperti itu." jawabku.


tak berselang lama kami berbaring dan berbincang seseorang bicara dari pengeras suara. dan dia mengeluarkan tepuk tangan


"PLOK!! PLOK!! PLOK!!"


"selamat kalian berhasil bertahan dari para monster yang sebenarnya lemah itu. yah.. hukuman kalian akan kami kurangi tapi setelah kalian menyelesaikan satu misi dari kami" kata orang di pengeras suara.


Jack pun berdiri dan berteriak ke pengeras suara.


"apa maksudmu?. kau sudah janji kan kalau kami berhasil di sini hukuman kami akan berkurang kan?"


aku dan Mia juga berdiri dan menenangkan Jack.


"sudahlah Jack kita turuti saja. ayo kita dengarkan apa misinya". kataku menenangkan Jack.


kami menunggu sekitar 5 menit dan masih tidak ada pemberitahuan tentang misinya. serta tanpa pemberitahuan apapun tiba tiba listrik mengalir di kalung yang berada di leher kami. setelah itu kami pun pingsan.


***


"Arya.. halo.. bangun Arya.. bangun.. HOI!! BANGUN!!"


suara melengking nan menyebalkan meneriaki ku. yah, suara yang tidak asing itu adalah suara Shiva.


"Shiva apa itu kamu? kemana saja kamu, aku tidak bisa menghubungimu. pemandu macam apa kamu ini?" tanyaku


"aku tidak ada waktu untuk menjelaskannya pokoknya cepat bangun!!" jawab Shiva yang terlihat ketakutan.


aku berusaha membuka mataku. rasanya begitu berat.


"ke, kenapa ini? kenapa berat sekali membuka mata?" pikirku.


aku berusaha sangat keras dan masih tidak bisa membuka mata. aku berusaha lagi dan lagi dengan sekuat tenaga. akhirnya perlahan demi perlahan aku mulai melihat cahaya. dan akhirnya mataku terbuka.


"hah.. hah.. apa yang terjadi?"


aku terengah-engah. kepalaku pusing. aku melihat sekitar dan aku berada di dalam jeruji besi yang sepertinya bergerak. mungkin ini gerobak pembawa tahanan. di samping ku dan di depanku juga ada beberapa orang kalau di jumlah sekitar sepuluh orang. berpakaian armor lengkap dengan senjata mereka masing-masing.


wajah mereka terlihat pucat. pandangan mereka juga kosong. ketika ku tampar mereka tidak ada respon sama sekali. dan ketika itu aku juga sadar ternyata aku sudah memakai armor kulit lengkap dengan pelindung dada tangan dan kaki yang terbuat dari besi. sepertinya besi kualitas rendah. di belakang punggungku juga ada pedang satu tangan yang terbuat dari besi dan rasanya lumayan berat.


aku tidak tahu juga ini di mana tapi hawa panas ini mengingatkanku pada suatu tempat saat pertama kali aku ke dunia ini.


aku melihat jendela kecil yang ada di pintu penjara bergerak ini. yang ku lihat adalah hamparan tanah tandus berwarna merah keunguan sepanjang jalan. dan di belakang gerobakku ini terdapat masih banyak gerobak lagi. mereka di tarik oleh sekumpulan banteng dan seorang kusir yang seperti kesatria berpakaian lengkap. dengan armor besi yang begitu berkilau terkena sinar matahari.


aku tidak tahu tepatnya ini di mana? mungkin ini misi yang di katakan orang dari pengeras suara. atau bisa jadi ini hal lain.

__ADS_1


sepertinya cobaan baru sudah menanti ku kedepannya


__ADS_2