
Ke esokan paginya...
Terlihat seorang laki-laki di ranjangnya yang memandang langi-langit di kediamannya itu. Laki-laki itu memikirkan kejadian tadi malam. Seulas senyum muncul di bibir sexi nya..
"Sepertinya aku harus berbicara dengan Ibu Suri untuk mempercepat pernikahan ku.." gumam Kaisar Yun..
Setelah selesai dengan aktivitas mandinya dan makan paginya, Kaisar Yun melangkahkan kakinya menuju pavilium Melati...
"Ibunda..." sapa Kaisar Yun dari arah pintu, Ibu Suri keheranan melihat Kaisar Yun tersenyum. Biasanya dia akan menampilkan wajah dinginnya, setiap bertemu dengan siapa pun kecuali Selirnya itu..
"Hem, ada apa ?" tanya Ibu Suri, dia meminum tehnya dan menatap Kaisar Yun yang duduk berhadapan dengannya..
"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan Ibunda.."
Ibu Suri yang masih setia meminum tehnya, dia hanya mendengarkan maksud kedatangan putranya itu.
"Aku akan mempercepat pernikahan ku dengan anak Menteri Sarjana.." tutur Kaisar Yun dengan wajah serius..
Ibu Suri langsung menaruh tehnya dan menatap putranya itu..
"Kau yakin ? bahkan Ibunda sudah merencanakan akan menikahkan nya dengan Adik mu.." ucap Ibu Suri yang mampu membuat Kaisar Yun terkejut.
Baru pertama kalinya Ibundanya berfikir tentang pernikahan Adiknya, setelah sekian banyak nya wanita yang ia tolak..
__ADS_1
"Maksud Ibunda apa ? baru kali ini Ibunda memikirkan pernikahan Pangeran Yun Sang.."
Ibu Suri memicingkan bibirnya, menatap sinis putranya..
"Benar dulu Ibunda hanya menawarkannya pada mu, tapi setelah di lihat. Jika pun kau menolak Pangeran Yun Sang tidak akan menolak Xio Lin, apalagi Xio Lin adalah wanita yang mengalahkan kecantikan Selir tercinta mu. Ibunda harap kau menolak pernikahan ini." ucap Ibu Suri kembali meminum tehnya..
Kaisar Yun langsung meneguk tehnya hingga habis yang telah di bawakan oleh pelayan Ibu Suri..
"Aku adalah Kaisar, apapun yang aku mau. Aku bisa mendapatkannya.." ucap Kaisar Yun dengan mengepalkan tangannya..
"Oh, benarkah ? kau memang seorang Kaisar. Bisa mendapatkan apa pun yang kau inginkan, tapi tidak dengan hati Xio Lin. Jika pun Xio Lin tau, dia tidak akan setuju menikah dengan mu."
Perkataan Ibundanya, membuat Kaisar Yun naik darah..
Bahkan tatapan mereka saling mengeluarkan aura membunuh, seketika ruangan itu menjadi hitam yang berkelabut..
"Ibunda sudah berapa kali aku bilang, Selir Mei orang yang baik. Kenapa Ibunda tidak mau mengakuinya.."
"Kau dibutakan cinta, dan Ibunda tidak ingin menjadikan Xio Lin seperti putri Xi Lie. Dengan teganya kau membunuhnya. Bahkan orang yang menyebak nya ada di samping mu. Wanita mana yang mau di duakan. Ini istana bukan pengungsian. Setiap wanita akan berebut kasih sayang Kaisar, walaupun Kaisar tidak mencintainya..
"Jika pun kau menikahinya, Ibunda tidak akan tinggal diam..."
"Mari kita buat kesepakatan, Ibunda akan memberi mu waktu selama tiga bulan untuk mendapatkan hatinya. Tapi jika tidak kau harus melepaskannya..
__ADS_1
Dan jangan lupa pasang pengawal rahasia mu di samping Xio Lin.."
"Baik, aku akan membuat Xio Lin mencintai ku.."
Ibu Suri tersenyum mendengarkan kegigihan putranya itu..
"Kau tidak akan mengerti arti cinta yang sesungguhnya, jika pun kau mengerti kau, kau akan membuatnya terluka. Dan menjatuhkan dirinya kelubang yang dalam."
"Aku akan menerima taruhan Ibunda.." ucap Kaisar Yun berlalu pergi..
Tanpa sadar kau membuka hatimu, tapi Ibunda tidak mau dia terluka...
Setelah bercakap dengan Ibundanya, Kaisar Yun menuju ruangan kerjanya. Tanpa sadar dia berpapasan dengan Selirnya..
"Hormat hamba, Yang Mulia.." ucap Selir Mei
"Ada apa Mei'er ?" tanya Kaisar Yun lalu menggandeng tangan Selirnya menuju ke ruang kerjanya..
"Hamba dengar ada seorang gadis yang lebih cantik dari hamba. Hamba tidak ingin Yang Mulia jatuh cinta padanya. Jika pun Yang Mulia akan memilihnya menjadi Selir. Ingat Yang Mulia sudah berjanji.." ucap Selir Mei yang mengeluarkan air mata buaya nya itu..
Dia mendengarkan dari pelayannya. Jika ada wanita yang lebih cantik darinya yang tak lain adalah Xio Lin anak Menteri Sarjana. Setelah datang ke istana, banyak para pelayan dan prajurit yang memuji kecantikannya. Hingga dia terburu-buru menemui Kaisar Yun. Selir Mei menduga, jika Ibu Suri akan menjodohkan Kaisar Yun. Mengingat Menteri Sarjana adalah sepupunya..
"Tenanglah, aku akan menepatinya Mei'er.." balas Kaisar Yun, tanpa sadar hatinya bertolak belakang dengan perkataannya itu..
__ADS_1
Setelah mengucapkan kata itu, Kaisar Yun masuk keruang kerjanya, tanpa di ikuti Selir Mei..